Share

Bab 14.

Author: Klan Qing
last update publish date: 2026-07-18 14:53:53

Namun dia tidak mencari lebih jauh.

Tujuannya hanya membantu pasukan Provinsi Barat mengalahkan bandit.

Pertempuran berlangsung hingga sore.

Pasukan Provinsi Barat berhasil merebut beberapa bagian Kota.

Para bandit mundur menuju bagian tengah Kota.

Komandan pasukan mengangkat pedangnya.

"Jangan beri mereka kesempatan!" suaranya menggelegar di tengah-tengah kekacauan itu.

Pasukan kembali bergerak dan pertempuran semakin sengit.

He Long ikut membantu dari sisi lain tanpa menarik perhatian.

Saat m
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Legenda Kaisar Api   Bab 21. Lelang Berakhir

    Lelang kembali berlanjut. Setelah beberapa item dilelang, wanita pelelang membawa sebuah kotak kecil. "Item terakhir dalam sesi ketiga." "Jamur Kaisar Langit." Begitu nama itu terdengar, para Murid Pemburu berubah serius. Wanita pelelang membuka kotak tersebut. Sebuah jamur putih dengan pola emas terlihat di dalamnya. "Jamur ini berasal dari wilayah rahasia kuno." "Jika dikonsumsi oleh ahli Langit, benda ini bisa membantu meningkatkan kultivasi 1 tahap." "Untuk Murid Pemburu yang sedang mencari terobosan, item ini memiliki nilai luar biasa." jelas si wanita. Penjelasan itu membuat banyak peserta tertarik. Harga awal diumumkan. "10 juta koin emas." "20 juta koin emas." "30 juta koin emas."

  • Legenda Kaisar Api   Bab 20. Lelang II

    "500 ribu koin emas, apakah ada yang ingin memberikan penawaran lebih tinggi?" tanya wanita pelelang. Namun tidak ada suara lain. "Terjual kepada Tuan Muda di bagian belakang dengan harga 500 ribu koin emas." ucap wanita pelelang sambil mengetuk palu kayu. He Long menerima Bunga Naga Api beberapa saat kemudian. Dia menyimpan bunga itu ke dalam cincin penyimpanan. Para peserta kembali melihatnya dengan rasa penasaran. Namun tidak ada yang mengetahui identitas aslinya. Lelang terus berlanjut. He Long beberapa kali memberikan penawaran untuk beberapa bahan kultivasi langka. Setiap kali dia membeli sesuatu, para Murid lain semakin penasaran. "Siapa pemuda itu?" "Aku belum pernah melihatnya di Sekte." "Dia berani menghabiskan ratusan ribu k

  • Legenda Kaisar Api   Bab 19. Lelang

    "Senior." He Long melihat seorang Murid Elite dan memanggilnya. "Ada yang bisa ku bantu?" tanya Murid itu menoleh. He Long menganggukkan kepala. "Kenapa begitu banyak Tuan Muda dan Nona Muda naik ke lantai 3?" tanyanya. Murid Elite itu tersenyum. "Adik junior baru datang ke Sekte?" "Benar Senior." He Long menganggukkan kepala. "Hari ini ada Pelelangan Tahunan Paviliun Harta Karun." jelasnya. "Pelelangan?" kening He Long kembali terangkat. "Setiap tahun Paviliun Harta Karun melelang berbagai harta langka." "Kadang ada Pil tingkat tinggi, senjata kuno dan teknik kultivasi langka." "Semua barang itu berasal dari Reruntuhan kuno dan wilayah rahasia." Murid Elite itu menganggukkan kepala. He Long sedikit tertarik dengan pelelangan ini. Kalau benar ada berbagai harta langka, mungkin dia menemukan sesuatu yang be

  • Legenda Kaisar Api   Bab 18. Paviliun Harta Karun

    Tidak lama kemudian dia tiba di lantai 2. Ruangan itu jauh lebih tenang dibandingkan lantai 1. Jumlah kios juga lebih sedikit. Namun aura berbagai harta jauh lebih kuat. Di setiap kios terlihat berbagai herbal berusia ratusan bahkan ribuan tahun. He Long pun menganggukkan kepala dengan puas. "Seperti yang diduga. Tempat ini memang berbeda." gumamnya pelan. Dia kemudian mengelilingi setiap kios dan melihat berbagai barang langka. Ada Buah Api Seribu Tahun, Teratai Es Ungu dan ada juga Batu Bintang Hitam yang biasa digunakan untuk menempa senjata. Namun semua itu bukan tujuan utamanya. Dia terus mencari hingga langkahnya berhenti di depan sebuah kios kecil. Di atas meja kayu itu terlihat 2 tanaman yang sangat dikenalnya. Jamur berwarna u

  • Legenda Kaisar Api   Bab 17. Gagal Bertarung

    Beberapa saat kemudian, He Long dan semua Murid Pemburu tiba di sana. Tanpa membuang waktu, He Long lebih dulu naik ke arena pertarungan. "Siapa yang lebih dulu?" tanyanya menyapu pandangannya. "Cukup sombong juga bocah ini." para Murid Senior tertegun melihat mental He Long. Mereka tidak menyangka Murid baru yang berusia 18 tahun itu begitu berani. "Baik. Aku yang naik lebih dulu." teriak seorang Murid laki-laki dan melompat ke arena pertarungan. "Ada apa ini?" namun tiba-tiba sebuah suara datang dari langit. Semua Murid pun langsung mendongak dan membungkuk hormat. "Salam Tetua." ucap para Murid dengan hormat. "Apa yang sedang kalian lakukan?" tanya Tetua Gu dengan suara berat. Pemuda yang bernama Zhao Feng pun menangkupkan tangan. "Tetua Gu, kami hanya

  • Legenda Kaisar Api   Bab 16. Status Yang Menghebohkan

    3 hari kemudian. Whush... Kapal terbang melewati awan dan sebuah pegunungan besar terlihat di kejauhan. Puncak gunung itu sangat tinggi dan diselimuti kabut. Di antara gunung-gunung tersebut terlihat bangunan besar dengan aura kuno. He Long menatap pemandangan itu dengan kagum. "Ini adalah Sekte Gunung Langit." ucap Tetua Lin. Kapal terbang bergerak mendekati wilayah sekte. Dari kejauhan, sudah terlihat banyak bangunan megah dan lapangan latihan yang luas. Para Murid Sekte sedang melakukan latihan pedang dan teknik kultivasi. Ketika kapal Tetua Lin tiba, beberapa murid melihat ke arah mereka. "Tetua Lin sudah kembali." "Tapi siapa pemuda di samping Tetua?" Bisik-bisik tetangga terdengar di antara para murid. He Long tetap tenang dan tidak memperlihatkan perubahan.

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status