LOGINElliete adalah seorang bibliofil sejati. Baginya, ribuan buku yang ia lahap sejak kecil adalah dunia yang jauh lebih aman daripada kenyataan. Namun, sebuah anomali menariknya masuk ke dalam lembaran cerita—ia terbangun di tubuh orang lain. Panik melanda saat Elliete menyadari dirinya bertransmigrasi ke dunia antah-berantah. Tanpa petunjuk judul buku, tanpa Raja Iblis, dan tanpa peperangan. Sebagai seorang penyendiri yang mengincar peran NPC (karakter pendamping), dunia damai ini awalnya terasa seperti berkah. Namun, ketenangan itu hancur saat ia menyadari genre asli dunia tersebut: Romance 21+. Di dunia di mana nafsu menjadi penggerak utama alur cerita, setiap gerak-gerik polos Elliete justru menjadi magnet bagi para 'predator' yang lapar akan mangsa baru. Di tengah kepungan pria-pria berbahaya, mampukah Elliete menjaga martabatnya, atau ia justru akan tenggelam dalam narasi yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya?
View Moreนิ้วมือเรียวยาวเปิดหน้าสมุดบัญชีของร้านนวดแผนไทยและมุมปากก็ยกยิ้มขึ้นอย่างพอใจ เพราะเดือนนี้ได้ยอดทะลุเป้าที่ตั้งไว้เอาไว้ไปเยอะพอสมควร
“เฮ้อ~ แบบนี้ก็รวยแย่เลยสิ”
เสียงหวานของ ‘อัยรินทร์’ เอ่ยขึ้นพร้อมกอดสมุดบัญชีไว้อย่างมีความสุข ดวงตากลมโตรอบล้อมไปด้วยแพขนตายาวงอนมองไปรอบๆ ร้านนวดโทนมินิมอลขาวครีมของตนอย่างแสนภูมิใจ
แม้ร้านจะไม่ได้ใหญ่มากหรือดังเปรี้ยงปร้างอะไรขนาดนั้น แต่กลับทำเงินให้เธอได้เพิ่มพูนขึ้นเรื่อยๆ จนมีเงินเก็บก้อนใหญ่ในเวลาอันรวดเร็ว
“เย็นนี้ไปกินหมูกระทะกันไหมเจ๊อัยย์”
เสียงของ ‘กุ๊บกิ๊บ’ ถามขึ้น เธอเป็นพนักงานนวดที่นี่และสนิทกันกับอัยรินทร์มากที่สุดจากบรรดาหมอนวดนับสิบคนที่มีอยู่ในร้าน
“ไว้รอบหน้าละกัน เย็นนี้ว่าจะรีบกลับไปนอน”
“เฮ้อ...รอบหน้าอีกละ ถามจริงเถอะ แอบซุ่มมีแฟนแล้วไม่บอกกันหรือเปล่าเนี่ย?”
“โอ๊ย~ แฟนเฟินอะไร แค่ทำงานก็เหนื่อยจะตายอยู่แล้วไหม?”
“ก็ใครจะไปรู้ล่ะ เจ๊เล่นสวยซะขนาดนี้แต่ไม่มีแฟนมันก็น่าสงสัยอยู่แล้วป้ะ” เป็นเรื่องจริงที่เจ้านายของหล่อนทั้งสวยทั้งน่ารัก โดยเฉพาะหุ่นซ่อนรูปนั่นที่ปกติอยู่ร้านแต่งตัวมิดชิด ทว่าเคยไปดื่มด้วยกันครั้งหนึ่ง เห็นใส่ชุดแซ่บๆ แต่งหน้าทาปาก บอกเลยว่าผันตัวไปเป็นดาราหรือนางงามคงจะรุ่งกว่ามาเป็นเจ้าของร้านนวดแผนไทยอย่างแน่นอน
“อวยขนาดนี้อยากได้อะไรจ๊ะ?”
“โบนัสค่า~”
“ทุกวันนี้ก็ให้อยู่แล้วเนาะ!”
“ฮ่าๆๆๆ” หล่อนหัวเราะร่วนเมื่อกวนประสาทได้สำเร็จ “ถามจริงนะ ตอนนี้เจ๊ยังโสดอยู่จริงเหรอ?”
“สวยและโสดมาตั้งแต่เกิดค่า~”
“แล้วไม่คิดจะมีบ้างเหรอเจ๊”
“ไม่อะ ไม่คิดจะมีด้วย”
“ทำไมอะ”
“ก็ไม่ได้ทำไม ก็แค่โสด โอ๊ยถามอะไรเยอะแยะเนี่ย...ไปๆ กลับไปทำงานได้แล้ว มัวแต่มานั่งฝอยอยู่นั่นแหละ”
เสียงหวานออกปากไล่ เพราะพนักงานคนสนิทเอาแต่ถามเรื่องนี้ไม่หยุดเสียที
“ชิ หนูไม่ถามแล้วก็ได้” กุ๊บกิ๊บยู่ปากก่อนจะเดินขึ้นไปเช็กความเรียบร้อยชั้นบน
“ฮู่วว… ไปได้สักที” เธอพ่นลมหายใจออกมาน้อยๆ อย่างโล่งอก เพราะไม่อยากตอบคำถามเรื่องแฟนรอบที่เท่าไหร่แล้วก็จำไม่ได้เหมือนกัน
แล้วเธอเองก็ไม่รู้จะบอกความจริงได้ยังไง เพราะสาเหตุที่อยู่มาจน 24 ปี แต่ยังไม่เคยมีแฟนเลยสักคน เป็นเพราะรสนิยม ‘เรื่องบนเตียง’ ที่ไม่ค่อยจะเหมือนใครเขา
ตึ๊ง!
เสียงแจ้งเตือนข้อความดังขึ้น นิ้วเรียวจึงปิดสมุดบัญชีแล้วหันมาสนใจมือถือของตน พอเห็นว่าหน้าจอขึ้นแจ้งเตือนอนุมัติคำขอเป็นสมาชิกแบบวีไอพี ดวงตาก็เป็นประกายวูบไหวเล็กน้อยอย่างตื่นเต้น
‘ยินดีด้วย! คุณเป็นสมาชิกวีไอพีของ Find your real match เรียบร้อยแล้ว!’
“ผ่านสักที สมัครยากเย็นเหลือเกินนะอีนังแอปฯ นี้เนี่ย!”
‘Find your real match’ เป็นแอปพลิเคชันที่พัฒนาขึ้นสำหรับการหา 'คู่รัก' และหา ‘คู่นอน’ ก็ได้เช่นกัน ฟังก์ชันการใช้งานก็คล้ายกับแอปพลิเคชันทั่วไป ทว่าความพิเศษอยู่ตรงที่ถ้าสมัครเป็นสมาชิกวีไอพี จะสามารถคัดกรองคนที่ได้รับรองว่ามีตัวตนจริงๆ ต้องกรอกข้อมูลสมัครหลายขั้นตอน ซึ่งทางแอปฯ ให้การรับรองว่าปลอดภัย เพราะคัดคนเข้มงวดกว่าที่อื่น
สำหรับคนที่ต้องการหาคู่นอนก็ยังมั่นใจได้อีกขั้นเพราะว่าทางแอปฯ ให้ลงรายละเอียดข้อมูลสุขภาพประจำตัวของสมาชิกที่ต้องการหา ‘คู่นอนวันไนท์’ เพื่อคัดกรองว่ามีโรคติดต่อหรือไม่ และที่สำคัญก็คือจะปกปิดข้อมูลรายละเอียดของผู้ใช้ทั้งชื่อ ที่อยู่ และอื่นๆ ให้อย่างแน่นหนาหากว่าเราไม่ต้องการเปิดเผยเรื่องส่วนตัว
ซึ่งภายในระยะเวลาไม่กี่ปี แอปพลิเคชันน้องใหม่มาแรงอย่าง Find your real match ก็เป็นหนึ่งใน TOP5 สำหรับหนุ่มสาวที่ใช้สำหรับนัดหาคู่เดตและคู่นอนมากที่สุด!
“ตั้งโพสต์ได้ด้วยใช่ไหมนะ…” เธอพึมพำเสียงเบา มองซ้ายมองขวาว่าตอนนี้ไม่มีพนักงานอยู่ใกล้ๆ ก็กดเข้าไปดูภายในแอปฯ นิ่งคิดอยู่สักพักก็กรอกข้อมูลสำหรับหาคู่นอนด้วยความตั้งอกตั้งใจ
‘อยากนัด x กับผู้ชาย 2 คนค่ะ…ถ้าแลกรูปกันก่อนได้จะดีมาก ทักอินบ๊อกมาคุยกันได้ค่ะ^^’
Denting lift yang berdenting halus di lantai teratas gedung itu terdengar seperti dentang lonceng kematian di telinga Elliete.Pintu baja mengkilap itu bergeser terbuka tanpa suara, menyingkap koridor sunyi dengan pencahayaan remang yang elegan—sebuah teritori yang tidak tersentuh hiruk-pikuk kantor di bawahnya.Ini adalah wilayah kekuasaan Killian, tempat di mana aturan moral seringkali tunduk pada kehendak satu orang.Elliete melangkah keluar dengan tungkai yang terasa seringkih jeli. Tangannya refleks menyentuh simpul syal sutra di lehernya, memastikan kain itu masih setia menyembunyikan aib yang ia bawa. Setiap langkahnya di atas karpet tebal itu terasa seperti perjalanan menuju tiang gantungan.Di depan pintu mahogani yang menjulang, ia berhenti. Menarik napas panjang yang terasa mencekik sebelum mengetuk pelan. Tok... tok...“Masuk.”Suara bariton itu rendah, dingin, dan memiliki frekuensi yang sanggup menggetarkan rusuk Elliete. Ia mematung sejenak, menggigit bibir bawahnya k
Akhirnya, Elliete tidak tidur sama sekali malam itu.Ketika alarm ponselnya berbunyi tepat pukul lima pagi, suara itu terasa seperti gangguan dari dunia yang tak memberinya belas kasihan. Ia mematikannya tanpa ragu, lalu tetap duduk dalam diam, seolah bergerak saja akan membuat kenyataan itu semakin nyata. Beberapa menit berlalu sebelum ia akhirnya memaksa dirinya bangkit dan masuk ke kamar mandi.Cahaya pagi merembes masuk lewat celah jendela, terlalu terang, terlalu jujur. Seolah sengaja mempermalukannya.Elliete berdiri di depan cermin. Pantulan dirinya bukan lagi sekadar lelah—ia tampak seperti seseorang yang telah kehilangan sebagian dirinya sendiri. Matanya sembap, kosong, dan di lehernya… tanda itu masih ada.Ungu gelap. Menyakitkan. Seperti cap yang tidak bisa ia hapus, seolah dunia telah menandainya sebagai milik sesuatu yang tidak pernah ia setujui.Dengan tangan gemetar, ia mulai menutupi bekas itu dengan concealer. Lapisan demi lapisan, seperti mencoba mengubur ingatan ya
Killian kembali menancapkan taringnya, merobek ketenangan Elliete dalam satu sentakan. Saat gigi-gigi itu menembus kulit lehernya, akal sehat Elliete menjeritkan peringatan untuk memberontak. Namun, tubuhnya justru mengkhianatinya. Sensasi perih itu melebur menjadi gelombang panas yang mematikan—seperti candu terlarang yang seketika membangkitkan hasrat yang seharusnya tidak ada."Mmmhm..." Killian menggeram rendah, menyesap darah manis yang telah lama menghantuinya. Tangannya mencengkeram pinggang Elliete begitu erat, sementara tangan lainnya mengunci kedua pergelangan tangan wanita itu di atas kepala, mematoknya pada pintu kayu yang dingin."Ti-tidak, Killian... kau sudah bertunangan..." rintih Elliete. Suaranya pecah, ia berjuang mempertahankan sisa kewarasannya di tengah kabut hasrat yang mulai menenggelamkannya.Killian menarik diri, melepaskan gigitannya perlahan. Ia menatap Elliete dengan sorot mata gelap yang sulit diartikan—campuran antara lapar yang belum tuntas dan amarah
Pip pip!Suara klakson pendek itu mengejutkan Elliete. "Itu... itu Shane," bisiknya dengan napas tersenggal. "Dia kembali."Killian membeku. Rahangnya mengeras, kemarahan berkilat di matanya karena interupsi tersebut. Namun, ia tidak langsung melepaskan Elliete. Sebaliknya, ia justru semakin menekan tubuhnya, seolah ingin menegaskan bahwa Elliete adalah miliknya sebelum pria lain datang."Buka pintunya, El! Ponselmu tertinggal di mobilku!" seru Shane dari luar, diikuti suara langkah kaki yang mendekat ke pintu depan.Jantung Elliete seakan mau melompat keluar. Di depannya ada Killian yang siap menghisap darahnya, dan di balik pintu ada Shane yang bisa masuk kapan saja. "Killian, pergilah... kumohon," rintih Elliete. Killian hanya mendengus dingin, menatap pintu dengan tatapan predator yang merasa wilayahnya diganggu."Baiklah, tapi ini belum selesai," desis Killian. Suaranya serendah geraman, sarat dengan rasa tidak rela saat ia melepaskan kunciannya.Dengan gerakan cepat yang hampir
Matahari mulai tergelincir di cakrawala, menyisakan semburat jingga yang memantul di kaca-kaca gedung pencakar langit. Di depan lobi utama gedung perkantoran Reinhart Group, Shane dan Edeline bersiap untuk beranjak. Sebagai sesama anggota keluarga konglomerat, malam ini mereka memiliki agenda pert
"Hei, aku masih di sini! Bisakah berhenti menghinaku seolah aku ini pajangan?" protes Shane, meski nada suaranya lebih mirip rintihan manja daripada kemarahan sungguhan. "Dan Edeline, bisakah kau berhenti mengganggu kencanku dengan si manis mungil ini? Biarkan saja dia memanggilku 'Kakak'. Mungkin
Di lantai atas, ketegangan belum berakhir. Begitu keluar dari lift, Elliete nyaris terkena serangan jantung saat melihat Killian bersama ajudannya sedang berjalan di ujung lorong menuju arahnya. Dengan gerakan refleks, ia bersembunyi di balik tembok samping lift, menahan napas seolah-olah nyawanya
Sore itu, bias cahaya matahari yang mulai meredup menembus jendela kaca setinggi langit-langit di ruang kerja CEO Reinhart Group. Killian Reinhart, pria yang biasanya dikenal dengan efisiensi kerja yang tajam layaknya silet, justru terpaku. Matanya menatap layar monitor yang menampilkan deretan an






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews