Masuk“Berhenti… jangan cium lagi, hmm….” Awalnya aku naksir adik ipar sahabatku dan berniat mendekatinya memanfaatkan momen sedang mabuk. Siapa sangka, saat berciuman, aku baru sadar ternyata wanita di pelukanku ini adalah istri sahabatku sendiri. “Kakak ipar? Lho?!” Namun, karena rasanya sama-sama nikmat, akhirnya aku memilih untuk pura-pura tidak tahu dan lanjut saja….
Lihat lebih banyakBukannya ini sama saja menjebakku ke dalam situasi yang tak bermoral? Kalau sampai hal ini tersebar luar, aku bakal digunjing habis-habisan.Aku langsung menggelengkan kepala dan menolak ajakan Tina, “Kak, kejadian malam itu murni kesalahanku. Kalau kamu mau memukul atau memarahiku, aku akan terima. Tapi, aku benar-benar tulus mencintai Linda. Jadi maaf, aku nggak bisa menurutimu. Aku juga berharap kamu dan Jonny tetap baik-baik saja, bagaimanapun juga nggak mudah untuk bisa membangun rumah tangga bersama.”Tak disangka perkataanku malah memancing amarah Tina. Dia langsung membentakku dengan penuh emosi, “Ray! Kamu itu pria atau bukan, sih?! Setelah meniduriku, kamu malah menyuruhku untuk tetap jadi istri yang baik untuk pria lain? Dengarkan baik-baik, itu nggak mungkin!”Tepat di saat aku kebingungan harus berbuat apa, tiba-tiba terdengar suara Linda yang bergetar karena syok dari arah belakang,“Ray… yang kakakku bilang itu benar? Kamu benar-benar sudah tidur dengannya?”Aku tak per
Aku benar-benar tak habis pikir apa yang sebenarnya ada di dalam kepala Tina. Bukankah seharusnya dia menganggap kejadian itu tak pernah terjadi?Jangan-jangan dia sudah tak mau hidup bahagia bersama Jonny?Aku bahkan tak berani membayangkannya, karena takut kalau tebakanku ini tiba-tiba menjadi kenyataan, masalahnya akan menjadi sangat besar.Setelah itu, kami sempat mengobrol santai sebentar. Aku hanya bisa menenangkan Jonny dan menyuruhnya untuk tidak terlalu banyak memikirkannya.Bagaimanapun juga, dia dan Tina sudah menikah. Menikah itu jelas berbeda dengan pacaran, tak begitu mudah untuk berpisah.Setelah memancing beberapa ekor ikan, aku dan Jonny pun kembali ke area perkemahan. Di sana, kakak beradik itu sudah berhasil menyalakan api.Melihat kami berdua kembali, Tina berkata pada Jonny, “Kamu pergi cari ranting lagi, aku takut arangnya kurang nanti.”Jonny mengangguk patuh, lalu segera meletakkan alat pancingnya dan pergi mencari ranting.Sementara itu, Linda inisiatif menawar
“Kok kalian berdua… bisa tidur bersama?”Tepat di saat aku dan Linda bingung harus menjelaskan apa, Jonny yang berada di samping kami segera menimpali, “Sayang, Linda sudah bukan anak-anak lagi. Lagipula Ray itu sahabatku, dia orang yang baik, Linda nggak akan rugi kalau bersamanya.”Mendengar itu, Tina langsung melirik sinis ke arah Jonny dan berkata dengan nada ketus,“Aku hanya bertanya, kok kamu begitu panik? Lagipula, Linda mau bersama siapa, apa hubungannya denganmu?”Jonny merasa sangat canggung. Dia pun segera mengangguk dan menjawab, “Iya, iya… benar yang istriku bilang.”Untungnya Tina tak membahasnya lagi setelah itu. Aku pun bergegas menarik Linda untuk duduk bersama.Setelah sarapan, aku pergi ke kamar mandi. Saat berjalan keluar, aku tak sengaja mendengar Tina berbisik bertanya pada Linda, “Kamu benar-benar berencana pacaran dengan Ray?”Linda mengangguk dan menjawab, “Iya, bagaimana lagi kalau nggak pacaran? Kami juga sudah tidur bersama.”Sudah tidur bersama… rasanya
Jadi, tak peduli Tina mengenaliku atau tidak, satu-satunya cara sekarang adalah diriku harus tetap yakin pada satu jawaban.“Tentu saja dia nggak mengenaliku. Lagipula mereka berdua minum terlalu banyak malam ini. Kurasa mereka bahkan tak akan mengenali siapa ayah kandung mereka.”Mendengar perkataanku, Jonny tampak jelas menghela napas lega.Bagaimanapun juga, masalah ini harus benar-benar dirahasiakan.Selama aku tidak mengakuinya, mana mungkin Tina akan inisiatif terus terang pada Jonny? Sudah pasti tidak mungkin.Kemudian, Jonny mengajakku ke balkon untuk merokok. Setelah mengisap rokoknya beberapa kali, akhirnya dia menemukan sebuah ide.“Efek alkohol ini sangat kuat, kita berdua yang kuat minum saja bisa sampai mabuk. Kurasa besok pagi ingatan mereka akan hilang! Bagaimana kalau… kita bertukar posisi nanti? Kamu pergi tidur di kamar tidur utama dan aku pergi tidur di kamar tamu. Dengan begitu, saat mereka bangun besok pagi, orang yang ada di samping Tina adalah aku! Dan orang yan






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.