“Kok kalian berdua… bisa tidur bersama?”Tepat di saat aku dan Linda bingung harus menjelaskan apa, Jonny yang berada di samping kami segera menimpali, “Sayang, Linda sudah bukan anak-anak lagi. Lagipula Ray itu sahabatku, dia orang yang baik, Linda nggak akan rugi kalau bersamanya.”Mendengar itu, Tina langsung melirik sinis ke arah Jonny dan berkata dengan nada ketus,“Aku hanya bertanya, kok kamu begitu panik? Lagipula, Linda mau bersama siapa, apa hubungannya denganmu?”Jonny merasa sangat canggung. Dia pun segera mengangguk dan menjawab, “Iya, iya… benar yang istriku bilang.”Untungnya Tina tak membahasnya lagi setelah itu. Aku pun bergegas menarik Linda untuk duduk bersama.Setelah sarapan, aku pergi ke kamar mandi. Saat berjalan keluar, aku tak sengaja mendengar Tina berbisik bertanya pada Linda, “Kamu benar-benar berencana pacaran dengan Ray?”Linda mengangguk dan menjawab, “Iya, bagaimana lagi kalau nggak pacaran? Kami juga sudah tidur bersama.”Sudah tidur bersama… rasanya
Baca selengkapnya