Beranda / Semua / Menikah Demi Hak Asuh / Bab 52. Rasa Gelisah dan Tangis

Share

Bab 52. Rasa Gelisah dan Tangis

Penulis: Dera Tresna
last update Tanggal publikasi: 2026-04-25 04:23:39

“Bolehkah aku bersama Ethan sekarang?” isak Kelly ketika menjauh dari pelukan Zack.

“Pergilah! Bermainlah dengan Ethan agar hatimu lebih tenang,” kata Zack. Kelly segera berjalan ke kamar Ethan dan menghabiskan waktu bersama putranya.

“Apakah selama ini kamu sudah tahu jika Owen masih hidup?” tanya Elbert kepada Zack.

“Aku mengetahuinya dari Kelly, dia menemukan identitas Owen secara tidak sengaja ketika mereka akan pergi ke Paris
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 234. Kedatangan Mantan Mama Mertua

    “Lalu apa yang harus aku lakukan? Akan sangat tidak adil bagi tempat aku bekerja jika mereka hancur karena masalah pribadiku,” ujar Jossie.“Sebelum kamu melanjutkan pekerjaanmu, jujurlah pada atasanmu. Jika dia bijaksana, dia akan menempatkanmu di tempat lain yang tidak akan membahayakan perusahaan. Namun jika dia tidak mau tahu tentang masalahmu, mungkin dia akan memecatmu dan kamu bisa mencari pekerjaan lain. Ingatlah jika aku tidak akan membiarkanmu kelaparan tanpa uang atau tempat tinggal,” bujuk Kevin menyakinkan.“Malang sekali nasibku menjadi mantan istri dan kekasih pria Collins yang miskin,” sindir Jossie.Bukannya marah, Kevin malah tersenyum. “Jadi, apakah kamu tidak keberatan dengan keputusanku? Terkadang kita harus mengambil langkah berani untuk meraih apa yang kita cintai.”“Gampang sekali kamu mengatakannya, tapi terlalu berat buatku untuk melakukannya.”“Bersandarlah padaku dan kita akan melaluinya bersama,” Kevin menyaki

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 233. Masalah Baru, Datang Lagi

    Tubuh Jossie bergetar dengan nafas terengah, dadanya terlihat naik turun karena engahan nafasnya. Tidak sampai di situ, Kevin ternyata masih membawa es tersebut turun menuju tempat paling sensitif miliknya. Pekikkannya berubah menjadi teriakan keras, ketika es yang dingin itu menyentuh titik kenikmatannya.Kevin menaruhnya di sana untuk beberapa saat hingga tubuh Jossie bergetar semakin kencang.“Please Kevin ...! Please ...!” pinta Jossie sambil meneteskan air mata.“Berjanjilah padaku jika kamu tidak akan melakukan kesalahan yang sama,” ucap Kevin.“Aku janji, aku tidak akan melupakan apa pun tentang kita,” balas Jossie.“Bagus, aku suka itu,” ujar Kevin yang kemudian membuka celana terakhirnya dan bergabung dengan Jossie di atas ranjang. Perlahan, dia membuka ikatan tangan Jossie lalu menaruh tangan wanita itu ke lehernya.Dengan lututnya, dia membuka kaki Jossie lebar dan menurunkan tubuhnya. Dengan berbisik di berkata, “Samb

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 232. Hukuman dari Kesalahan

    Seorang wanita yang hanya melilitkan selembar handuk di tubuhnya, muncul dari balik pintu. Tubuhnya terlihat basah dengan tetes air yang menetes di dada dan turun ke sela kedua bukit yang mengintip dari pinggiran handuk. Mata Kevin menatap tajam wanita di depannya, ada sedikit sisa rasa kesal yang bercampur dengan gairah yang tersulut dalam dirinya.Jossie terkejut ketika membuka pintu dan langsung dihadapkan pada pria yang baru saja dikecewakannya. Ada rasa takut dan khawatir menghadapi kemarahan pria itu. “Kevin, kamu sudah pulang? Aku tidak mendengar kamu masuk,” ucap Jossie berusaha bersikap senetral mungkin.Bukannya menjawab, Kevin memilih tidak menanggapi perkataan Jossie. Dia hanya diam menatap kekasihnya, membuat wanita itu merasa gugup dan cemas. Jossie meremas handuk di depan dada dengan kuat untuk menahan rasa gugupnya tersebut.“Maafkan aku karena sudah melupakan makan malam kita. Meski aku tidak berhak untuk membela diri tapi aku ha

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 231. Melupakan Janji Makan Malam

    Belum juga selesai berdiskusi, telepon ruangan mereka berbunyi, Bella menerima panggilan tersebut. Setelah berbicara dan menutup teleponnya, Bella mengajak Jossie pergi.“Kita mau kemana?” tanya Jossie.“Tuan Marck memanggil, kita akan ke ruangannya sekarang,” jawab Bella.“Memanggil kita? Dia pasti akan membahas sikap tidak sopanku. Maafkan aku jika kamu jadi kena imbasnya,” ucap Jossie dengan penuh penyesalan.“Jangan menyimpulkan yang belum pasti terjadi. Mungkin saja Tuan Marck ingin membahas pekerjaan kita,” ucap Bella lalu beranjak pergi diikuti oleh Jossie.“Menurutmu, bagaimana karakter Tuan Marck?” tanya Jossie ingin tahu.“Dia pria dingin, tegas dan bijaksana. Dia tidak akan menghukum orang karena masalah sepele yang tidak ada sangkut pautnya dengan pekerjaan,” jawab Bella dengan mata bersinar penuh kekaguman.“Sepertinya kamu melihat Tuan Marck dari sudut pandang yang berbeda dari orang-orang melihat pada umum

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 230. Mendapat Atasan Dingin

    Mengingat ada hal yang harus Jossie tanyakan pada pria itu, Jossie menekan dada Kevin dan mendorongnya menjauh.“Cukup Kevin! Ceritakan tentang semua lukisanmu itu, kenapa semua lukisanmu penuh dengan wajahku,” tuntut Jossie dengan nafas terengah.Hati Jossie semakin terkunci oleh Kevin dan tak tergoyahkan lagi setelah mendengar cerita dari pria itu tentang semua lukisannya. Ternyata Kevin telah lama melukisnya bukan hanya saat mereka berbulan madu, tapi jauh sebelum mereka menikah, pria itu sudah sering mengambil gambarnya secara diam-diam.Hal paling memalukan adalah ketika Kevin melukisnya saat tidur di meja kerja setelah seharian bekerja keras mengurus proyek yang tidak Kevin pedulikan, yang seharusnya dikerjakan oleh mereka berdua. Dia sadar Kevin ternyata lebih dulu jatuh cinta pada dan hal itu membuat hatinya semakin luluh.“Kenapa kamu tidak mengatakan padaku jika kamu sudah jatuh cinta padaku sebelum kita menikah? Dan kenapa juga kamu har

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 229. Bersikap Jujur Lebih Baik

    Dia merenggangkan tubuhnya dan terduduk di atas ranjang. Ingatannya mulai terkumpul dan sadar jika seharusnya dia tidur di pelukan Jossie. Wanita itu pasti telah meninggalkannya ketika dia tertidur lelap.“Jossie ...!” serunya yang langsung turun dari ranjang untuk pergi mengejar wanita itu ke apartemen wanita itu. Dia akan merasa sangat marah jika wanita itu benar-benar meninggalkannya.Ketika dia ingin berlari ke pintu keluar, tiba-tiba langkahnya terhenti melihat apartemennya yang tampak bersih dan rapi. Siapa lagi yang mengurus apartemennya jika bukan Jossie karena dia tidak memiliki pelayan seperti jika dia tinggal di rumah orang tuanya atau rumah anggota keluarga Collins.Tangannya yang tadinya sudah berada di pegangan pintu keluar, ditariknya kembali. Matanya menengok ke ruang lukisan dan terlihat pintunya terbuka. Dia yakin jika Jossie berada di sana karena itu dia menjauh dari pintu keluar dan berjalan mendekati ruang lukisnya.

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 113. Bertahan Menangani Pemuda Arogan

    Sedangkan Hazel yang melihat hal tersebut hanya bisa menggerutu tak jelas karena tidak berani meminta bantuan pada majikannya itu.“Duduk di depan, aku tidak ingin duduk di sebelah seorang pelayan,” ucap Ethan dengan nada jijik pada Hazel ketika mereka masuk ke mobil. Hazel mengangguk pa

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 97. Mengisi Waktu Saat Terkurung Berdua

    Tak lama kemudian, Athena kembali dan duduk menghadap Dorian. Tanpa tahu apa yang dipikirkan suaminya, dia menyuapi Dorian dengan penuh semangat. Dorian dengan senang hati menerima suapan istrinya. Namun bukan hanya itu yang dia lakukan, tangannya mulai nakal dengan mengusap kaki bagian

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 80. Bayangan Pengganggu Telah Pergi

    Leah langsung berbalik dan menatap manik mata pria itu. “Kamu masih bermimpi buruk?” tanya Leah sambil menangkup pipi Owen. Owen mengangguk mengiyakan.“Tapi Olivia bilang kamu sudah sembuh sepenuhnya.” Leah mengingat perkataan Olivia.“Benarkah? Sepertinya dia mengata

  • Menikah Demi Hak Asuh   Bab 74. Hanya Ingin Kamu Bahagia

    Namun sampai detik ini, belum ada pendonor yang cocok. Jadi, Olivia mengandalkan obat-obatan untuk bertahan selama menunggu ada pendonor yang cocok. Selama itu pula, Olivia tinggal bersama dengan Owen dan Owen merawatnya dengan baik.Owen kemudian memperkenalkan Olivia pada Zack dan

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status