Home / Romansa / My Barbie / Bab 4 Kediaman Miland

Share

Bab 4 Kediaman Miland

Author: Jackie Boyz
last update publish date: 2026-05-04 13:06:52

Mike membawa Yuvrelina kembali ke kediamannya. Sudah waktunya untuk menunjukkan Barbie kembali di depan publik. Keduanya baru saja tiba di rumah. Supir membawakan koper Yuvrelina masuk ke dalam. Yuvrelina menerima koper itu dengan bibir tersenyum, mendapati hal itu, Mike segera membuka kata..

“Kamu harus ingat apa saja yang mustahil dilakukan Barbie! Poin penting itu harus kamu tanamkan baik-baik di dalam kepalamu!” Bisik Mike sebelum mereka berdua masuk ke dalam kamar.

Mendengar nada tajam dan melihat ekspresi tidak senang pada wajah Mike, Yuvrelina meremas gagang troli kopernya. “Pelayaaan!” Seru Yuvrelina dengan suara lantang tepat di depan wajah Mike. Pria itu sampai melotot kesal seraya mengorek liang telinga kanannya.

“Iya, Nyonya!” Pelayan datang dengan langkah tergopoh-gopoh.

“Bawa koper ini masuk ke dalam, tata semua bajunya ke dalam lemari.” Perintahnya sambil melepaskan genggaman tangannya dari gagang troli.

“Barbie tidak akan membiarkan siapapun menyentuh barang kesayangannya, kamu tahu apa barang kesayangan bagi seorang peraga busana?! Kamu tidak melihat dia pelayan dapur, bukan pengurus baju? Kamu harus bisa membedakan mana pelayan dapur dan mana pelayan yang mengurus bajumu!” Desis Mike seraya menepuk bahu Yuvrelina lalu masuk ke dalam kamar.

Dengan langkah tergesa Yuvrelina segera menyusul masuk ke dalam kamar, high heels yang dia kenakan tanpa sengaja tersandung dan dia jatuh tepat di depan Mike. Spontan Mike menahan pinggang Yuvrelina. Demi menepis rasa canggungnya, Yuvrelina segera berdiri dan bergelayut dengan kedua lengan di belakang tengkuk Mike. Yuvrelina tidak peduli lagi dengan wajahnya yang kini sedang memerah lantaran menahan malu yang sangat luar biasa.

Pelayan di dalam kamar merasa aneh melihat tingkah majikannya, selama ini Barbie selalu berperilaku anggun bahkan dia hampir tidak pernah menunjukkan cela sama sekali. Tapi Barbie yang dia lihat sekarang sangat ceroboh dan cenderung terburu-buru.

“Apa yang kamu lihat?! Keluar!” Teriak Mike pada pelayan itu.

Tanpa menjawab ucapan Mike pelayan dapur tersebut segera keluar dari dalam kamarnya.

“Jangan sampai siapapun mengetahui istriku terjatuh! Jika sampai tersebar keluar, maka kamu harus membayarnya!”

“Ba-baik! Tuan!” Sahut pelayan itu sambil membungkuk hormat di depan Mike lalu keluar dan menutup pintu.

Melihat pintu di belakang punggung Mike sudah tertutup Yuvrelina langsung melepaskan tengkuk Mike lalu berjalan menuju ke arah kopernya.

“Bisa-bisanya bertindak sangat ceroboh!” Keluh pria itu sambil menghenyakkan tubuhnya duduk di tepi ranjang.

“Ini pertama kalinya bagiku, berhentilah mengomel. Seharusnya kamu memberikan dukungan padaku, bukan malah mengomel.” Sahut Yuvrelina dengan nada tidak sabar seraya menata bajunya ke dalam lemari.

“Nona Marrie! Itu lemari bajuku. Astaga..! Apa yang harus aku lakukan dengan wanita ini!” Keluhnya lantaran sudah sangat lelah dengan Yuvrelina.

“Aaa-apa? Lemari sebesar ini hanya kamu gunakan sendiri? Tidak apa-apa, aku hanya memakai sedikit ruang. Masih tersisa banyak ruang jika bajumu ditumpuk menjadi satu.” Ucapnya seraya menyingkirkan baju Mike ke samping lalu tetap memasukkan bajunya ke dalam lemari tanpa peduli.

Mike dengan tidak sabar, segera berjalan dengan langkah lebar menuju ke arahnya. Yuvrelina menjatuhkan baju Mike ke lantai lalu bersandar penuh pada daun pintu lemari.

“Yuvrelina!” Mike mencengkeram dagunya. “Kamu sengaja melakukan ini untuk membuat kesabaranku habis?”

“Ti-tidak, mana mungkin?!” Serunya sambil menggeleng seraya menggenggam pergelangan tangan Mike menggunakan kedua tangannya. “Lepaskan aku, rahangku bisa retak.” Keluh Yuvrelina seraya memukuli lengan Mike.

Pria itu segera melepaskan cengkeraman tangannya. “Bereskan itu!” Mike menunjuk bajunya yang berantakan di lantai, lalu memutar tubuh Yuvrelina menghadap ke arah lain. “Kamu lihat pintu itu?” Tanyanya seraya menahan kedua sisi kepala Yuvrelina dari belakang punggung agar tatapan mata wanita itu tertuju pada pintu di depan sana. “Lemari bajumu, serta semua barang-barangmu ada di balik pintu itu. Aku ingin semuanya beres dengan cepat, dua puluh menit lagi kamu harus turun ke lantai bawah untuk makan malam bersama. Temui kedua putramu!” Bisik pria itu pada daun telinganya.

Melihat Mike keluar dari dalam kamarnya, Yuvrelina menghela napas lega. Wanita itu segera membereskan semua baju di sana. Setelah selesai dia masuk ke dalam ruangan yang ditunjukkan Mike, Yuvrelina melihat banyak perhiasan serta semua perlengkapan entah berapa banyaknya. Dia merasa kediaman ibu mertuanya masih tidak bisa menampung seluruh perlengkapan di dalam ruangan itu jika dia memindahkannya ke sana.

“Dia wanita yang sangat gila! Untuk apa menyimpan barang sebanyak ini?” Yuvrelina hanya meletakkan kopernya di sana, dia berjalan melihat-lihat semua barang yang dipajang di dalam ruangan itu. Ada banyak foto-foto Barbie dengan bingkai besar. Yuvrelina mencoba berpose untuk menirunya sambil berdiri di depan cermin. “Kenapa tidak bisa mirip sama sekali?” Keluhnya seraya menggelengkan kepalanya. Saat melihat wajahnya di cermin, tiba-tiba dia teringat dengan putrinya. “Anna tidak akan mengenaliku lagi..” ucapnya seraya meraba pipinya sendiri, tanpa sadar air matanya ikut menetes jatuh pada kedua pipinya.

Di lantai bawah, Mike sudah tidak sabar menunggu Yuvrelina turun. Begitu juga dengan Kelvin dan Keyvan Miland.

“Wanita ini!” Keluh Mike seraya hendak berdiri dari kursinya. Niat tersebut gagal lantaran mendengar suara langkah sepatu dari arah lantai atas menuju ke lantai bawah. Mike menatap ke arah anak tangga, dia melihat Yuvrelina sudah berganti baju dengan gaun malam. Baju tipis dan sedikit terbuka itu membuatnya takjub. Ternyata tidak hanya wajah Yuvrelina yang mirip dengan Barbie, tapi postur tubuh profesional milik Yuvrelina membuatnya semakin yakin kalau wanita itu adalah pilihan sempurna untuk dijadikan sebagai pengganti istrinya yang kabur entah ke mana!

“Pa? Papa kenapa?” Tanya Kelvin pada ayahnya, tidak biasanya ayahnya menatap ibunya dengan tatapan seperti itu. Selama ini Mike malah selalu bersikap cuek dan tidak peduli. Kelvin Miland, remaja berusia dua belas tahun, anak itu merupakan putra pertama Mike.

“Tidak apa-apa.” Sahut Mike seraya mengambil gelasnya lalu meneguk sedikit isi dari gelas tersebut.

Keyvan, anak berusia sepuluh tahun itu hanya menatap ke arah kakaknya dan ayahnya tanpa bicara apa-apa.

Yuvrelina sudah sampai di dekat meja makan, melihat kursi di sebelah Mike yang kosong atau kursi di sebelah Keyvan. Tentu saja sebagai Yuvrelina dia akan memilih duduk di dekat Keyvan. Wanita itu berjalan mendekat ke arah Keyvan dan Kelvin. Yuvrelina merangkul bahu mereka berdua dari belakang. Dua anak itu sangat terkejut sekali, selama ini ibunya tidak pernah bersikap hangat seperti itu.

“Apa yang kalian tunggu? Ayo makan, kalian pasti sudah sangat lapar karena menunggu Mama.” Ucapnya sambil tersenyum menatap wajah dua anak yang kini menoleh padanya. Keyvan dan Kelvin menatap ibunya dengan ekspresi bingung.

Yuvrelina melihat ketakutan terlukis jelas pada wajah keduanya, wanita itu segera melebarkan senyumnya. Dua anak itu segera mengangguk lalu bersamaan memberikan kecupan pada pipi Yuvrelina.

“Mama ganti parfum?” Tanya Kelvin seraya mengendus baju Yuvrelina. Aroma kali ini terasa lebih lembut dibandingkan dengan aroma yang biasanya.

“Ah, iya, Mama merasa harus berganti dengan sesuatu yang baru. Kalian suka yang mana? Yang sekarang, atau yang sebelumnya?” tanyanya tanpa ragu pada Kelvin.

“Yang ini, lumayan.. tapi sepertinya lebih mahal aroma yang kemarin-kemarin.” Sela Keyvan, anak itu sudah mengambil satu sendok nasi dan meletakkannya ke atas piringnya.

Yuvrelina melihat ke arah Mike, Mike terpaku menatap kebersamaan dirinya dengan dua anak itu.

“Makanlah.” Ucap Yuvrelina pada Mike sambil tersenyum lembut. Yuvrelina menarik kursi lalu duduk di sebelahnya. Wanita itu mengambil gelas, untuk meneguk sedikit air.

“Terima kasih.” Bisik Mike dengan tatapan tulus.

Yuvrelina hampir tersedak mendengar ucapan itu, wanita itu hanya mematung sambil menggenggam gelasnya dengan kedua pipi menggembung penuh air karena terlalu terkejut Yuvrelina tidak sempat berpikir untuk meletakkan gelasnya di meja.

Awalnya Mike juga lumayan terkejut, karena Barbie tidak akan pernah melakukan itu! Wanita itu biasanya duduk dan menyuap dua sampai tiga suap ke dalam mulutnya lalu bergegas pergi meninggalkan ruang makan. Tapi melihat kedua putranya begitu nyaman berbicara dengan sosok Barbie yang sebenarnya adalah Yuvrelina, Mike tidak mungkin merusak kebahagiaan yang dia saksikan untuk pertama kalinya dari sinar mata kedua putranya itu.

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • My Barbie   Bab 60 Menemui Barbie sendiri

    Mike tertinggal di lantai utama, dia sedih tapi tidak bisa melakukan apapun. Dia tidak ingin kehilangan Barbie nya, lebih tepatnya seorang Barbie dengan hati tulus seperti yang dimiliki oleh Yuvrelina.Selama beberapa waktu sepulang dari kediaman Bibinya, Mike termenung di dalam ruangan kerjanya. Mike meneguk minuman keras untuk melepaskan beban yang dia tahan di dalam dadanya.Beberapa hari berlalu dan Mike tetap tinggal di dalam ruangan kerjanya tanpa berniat pergi untuk menemui Yuvrelina.Situasi seperti sekarang ini belum pernah dihadapi oleh Yuvrelina jadi dia terus memikirkannya tanpa menemukan solusi untuk dirinya sendiri.***Sementara itu, Yuvrelina seorang diri di dalam kamar. Perasaannya kacau, dia tahu wanita yang dicintai Mike pada dasarnya adalah seorang Barbie yang terkenal dan memiliki wajah jelita bukan dirinya yang hanya memiliki paras sederhana serta tidak memiliki apa-apa untuk diunggulkan di depan semua orang. Yuvrelina sadar dengan posisinya

  • My Barbie   Bab 59 Kembalikan wajahku, semuanya!

    Mike datang ke kediaman Bibinya beserta Yuvrelina. Pasangan itu tidak membawa Ethan untuk ikut serta.Begitu tiba di sana, Bibi Mike menyambut kedatangan Mike dengan wajah cerah, namun saat melihat Yuvrelina berdiri di belakang punggung Mike, Bibi Mike langsung terlihat tidak senang.Mike merasa tidak nyaman dengan situasi tersebut dan segera berkata pada Bibinya."Bibi, aku akan menjelaskannya di dalam, jangan marah dulu, okay? Aku minta maaf tidak mengatakan apa-apa sejak awal," bujuknya.Bibi Mike mengusap wajahnya sendiri dengan perasaan tidak tenang, ia membiarkan mereka berdua masuk ke dalam rumah. Yuvrelina terlihat ketakutan, dia memegangi lengan Mike dengan begitu erat.Di ruangan utama, Barbie sudah menunggu kedatangan mereka, di sana Barbie duduk seorang diri. Wajah cantiknya dengan gaun merah terbuka membuatnya terlihat sangat seksi dan cantik. Yuvrelina yang sedang berdiri di samping Mike terlihat berantakan dan tidak bisa dibandingkan seperti diriny

  • My Barbie   Bab 58 Bebas dari penjara

    Geo tersadar, bukan saatnya dia terlihat lemah seperti sekarang ini. Geo langsung menepis tangan Barbie."Jangan konyol! Apa kamu kira semudah itu untuk membunuhku?" Tantang Geo.Barbie kembali tersenyum lalu membetulkan riasannya."Ya, kamu Geo Worland, tentu saja aku tahu tidak mudah untuk menyingkirkan mu, kalau kamu penasaran kenapa kamu tidak bertanya pada Mike? Dialah yang sudah membebaskanku!" Tuturnya pada Geo.Bibi Mike memang mengatakan akan menebus Barbie demi membebaskannya, tapi Mike mendatangi Bibinya dan dia bilang akan mencabut semua tuntutan agar Bibi yang sudah membesarkannya tidak kehilangan uang dalam jumlah besar.Geo terdiam, dia sama sekali tidak percaya dengan perkataan Barbie barusan."Kamu jangan bohong padaku! Hentikan omong kosong konyolmu itu! Kamu sudah dihukum tapi sifat burukmu sama sekali tidak berubah! Sepertinya petugas di penjara memperlakukanmu dengan terlalu baik!""Percaya atau tidak, terserah padamu Tuan Geo, aku ha

  • My Barbie   Bab 57 Bukan Barbie tapi Yuvrelina?

    ***Di sisi lain, Barbie masih mendekam di dalam ruangan tahanan. Selama menerima hukuman atas tindakan yang dia lakukan Barbie tidak melakukan hal-hal yang bisa menambah beratnya masa hukuman. Sudah dua tahun dan tinggal beberapa tahun lagi dia akan dibebaskan. Barbie tidak dinyatakan melakukan kesalahan berat karena hukuman yang ditimpakan terhadapnya hanya didasarkan penculikan Ethan, ditambah lagi Yuvrelina menolak mengakui bahwa luka di keningnya waktu itu adalah perbuatan Barbie yang disengaja."Tidak disangka sebentar lagi aku akan dibebaskan, dengan begini aku bisa melanjutkan kembali hidupku!" Barbie duduk di bangku sambil membaca surat kabar, sudah lama dia mengikuti berita tentang dirinya. Yang Barbie pelajari dari semua itu ialah tentang Mike yang sama sekali tidak mengizinkan berita meliput perbuatan Barbie. Barbie tersenyum senang lalu kembali menatap sinis surat kabar dalam genggaman tangannya. Minggu pagi adalah waktu bagi para tahanan unt

  • My Barbie   Bab 56 Hasrat

    Sudah hampir tiga jam terus melakukan hubungan badan, Mike seperti menemukan makanan yang sangat dia sukai. "Ah, ah, ah, hah, ah, Yuvrelina, aku suka sekali lubang vaginamu sayang! Ooohh, oohhh, ohhh, sangat nikmat sekali!" Mike memuji organ intim Yuvrelina, memang itu yang paling dia sukai dari tubuh telanjang Yuvrelina. "Sangat lembut dan sangat nikmat oohhhh, ohhh, ohhh, aku ingin terus menusuk-nusuk ke dalam lubangmu!" Ujarnya seraya terus berpacu dengan cepat. Lubang senggama Yuvrelina memanas, tubuh telanjang Yuvrelina basah penuh keringat, cairannya keluar dari dalam lubang dan membasahi batang kejantanan Mike. "Mike aku ooohhhhhh, aku sudah sampai, oohhhhh, sangat nikmat sekali, oohhh, Mike oohhhh!" Lenguhnya dengan sangat puas. "Kamu masih selalu basah dan bergairah aku tidak percaya lubang sempit milik kamu ini sudah melahirkan dua orang anak, oohh, aku sangat mencintaimu sayang!" Mike terus mengayunkan bokongnya tanpa hen

  • My Barbie   Bab 55 Desahan

    Setelah kembali ke Swedia lebih dari dua tahun. Yuvrelina tidak lagi bekerja untuk menggantikan Barbie seperti dahulu. Yuvrelina lebih banyak menghabiskan waktunya di kediaman menemani Mike, Anna dan Ethan. Mike yang dulunya mengawasi perkebunan kembali sibuk seperti sebelum pergi ke Amerika. Mengurus karyawan di perkebunan membuatnya lelah, Mike berjalan ke bawah pohon untuk berteduh sebentar di sela kesibukannya. Dari kejauhan terlihat Jhon sedang berjalan menuju ke arahnya. "Mike!" Panggilnya sambil melambaikan topi fedora dalam genggaman tangannya. Mike menatap ke arah suara sambil menyipitkan kedua matanya. "Jhon? Untuk apa dia mencariku ke sini?" Mike bergumam pada dirinya sendiri. Jhon berjalan mendekat lalu menyapanya seperti biasa. "Hai! Apa kabar? Lama sekali tidak bertemu denganmu, em, bagaimana kabar wanita itu? Iblis sepertimu apa masih mempertahankan wanita simpanan itu?"

  • My Barbie   Bab 6 Terlalu liar

    Karena merasa agak canggung, Yuvrelina segera melepaskan pelukannya dari kedua bahu Mike. Wanita itu juga menghapus air matanya dari kedua pipinya. Mike sendiri segera mengalihkan perhatiannya ke arah lain. Pria itu kembali menyulut satu batang rokok pada bibir tipisnya. Ditatapnya sesekali Yuvreli

  • My Barbie   Bab 5 Kehangatan

    Apa aku sudah salah dengar? Pria kejam ini barusan berterimakasih padaku? Yuvrelina bertanya-tanya dalam hatinya. Demi menepis rasa canggung tersebut, wanita itu segera mengambil tisu untuk mengusap bibirnya sendiri seraya menatap kedua anak laki-laki di seberang mejanya. Kelvin dan Keyvan, keduan

  • My Barbie   Bab 3 Cinderella

    Mike tidak ingin menunda waktu terlalu lama, setelah Yuvrelina menguasai semua kebiasaan serta mengetahui dengan detail apa saja yang dilakukan Barbie, pria itu segera mengirimkan Yuvrelina ke luar negeri untuk melakukan operasi plastik dari dokter terbaik. Mike Miland membawakan uang tiga koper en

  • My Barbie   Bab 1 Istriku kabur

    Pesta megah digelar di kediaman keluarga Louis, pada hari ini adalah pesta pernikahan Santos Louis bersama Margareta.“Selamat!” Mike Miland menjabat tangan saudara sepupunya tersebut. Di sebelah Mike berdiri sosok jelita dengan gaun seksi, dialah Barbie! Wanita itu menggamit lengan Mike. Barbie me

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status