Masuk"Sakti, kamu memang luar biasa. Aku mau nambah lagi," bisik Laura. "Aku akan lakukan apa yang kamu mau," balas Sakti. Dikhianati istrinya, membuat Sakti berada di kehidupan lain. Yang tadinya dingin dan kaku. Kini lebih perkasa dan kuat di ranjang. Sakit datang untuk membalas dendam dengan caranya. Terutama pada orang yang telah menyakitinya. Apalagi dia telah menemukan cincin aneh penambah kekuatan.
Lihat lebih banyak"Sayang, kenapa kamu masih merayu orang lain padahal di sini ada aku," ucap Cintia dengan nada tidak suka. Melihat Cintia di dekatnya, Sony mengeenyitkan dahi mendengus angat keras "Ngapain elo di sini? Gue nggak butuh lo!""Ada apa denganmu, Sayang? Aku ini calon istrimu." Sony terkekeh. Bahkan dia lupa kalau kakinya sedang sakit."Apa elu bilang? Wanita brengsek! Elu ngaku calon bini gue. Elu hanya sekretaris. Sekarang ngaku-ngaku elu adalah ibu dari anakk gue. Dasar jelek!" umpat Sony. "Apa elu bisa membuktikan kalau anak yang elu kandung adalah anak gue. Bisa jadi elu main dengan pria lain." "Sayang, bisa-bisanya elu seperti ini. Padahal sejak kamu sakit, aku yang menunggu di sini," ucap Cintia mulai terisak. "Siapa suruh elu nunggu di sini. Gue sudah gak butuh elu lagi!" Melihat kejadian ini Laura hanya tersenyum. Dia berjalan sampai di bibir ranjang. "Kasihan sekali hidupmu, Gadis Muda. Mungkin kamu tidak cocok masuk dalam keluarga ini," hina Laura. "Aku tidak akan dia
Sakti mengikuti polisi menuju ke ruang administrasi. Bahkan dia belum tahu keadaan keuangan Dewangga grup saat ini. Juga harta yang tersisa sejak dia dibuang di bawah jurang. Kondisi keuangan Dewangga Grup sungguh menghawatirkan. Banyak proyek yang dilelang. Dan hutang yang menumpuk. Seorang wanita berjilbab mukanya masih muda dan tersenyum pada Sakti. "Selamat siang, Pak. Apa benar Anda ini ada kakak korban tabrak lari kecelakaan maut di jalan raya itu?""Iya benar, saya adalah Kakak dari Sony.""Coba saya lihat kartu IDnya!"Sakti diam sejenak. Tangannya mengeluarkan dokumen. "Saya hanya punya ini peninggalan orang tua kami. Karena saya baru kecelakaan dan lupa ingatan. Saya baru kembali ke keluarga saya," jawab Sakti tenang. "Okelah kalau begitu," kata perawat itu.Kemudian mengambil berkas yang disodorkan Sakti. Ada akte dan kartu keluarga. Serta foto. Setelah mengecek, perawat itu mengangguk dan menyerahkan kembali. "Baiklah kalau begitu, saya hanya minta konfirmasi saja
Terpaksa Sakti dan Laura ikut mobil polisi ke rumah sakit untuk melihat keadaan Soni. Tidak ada mobil yang tersisa. Bahkan untuk menelpon Eko juga sudah tidak bisa. Gak ada waktu. Keadaan sangat darurat Yah seperti tawanan saja mereka duduk di mobil polisi. PengalDi komplek itu memang tidak peduli dengan urusan orang lain sehingga ada mobil polisi yang parkir di rumah di Langga nggak ada yang mendekat.Begitu sampai rumah sakit Dijemput oleh polisi yang menjaga Sony di rumah sakit "Selamat siang, Pak. Apa benar Anda ini saudara kandung dari Pak Sony yang mengalami kecelakaan?" "Iya benar.Dimana Pak Sony dirawat?" tanya Sakti dengan suara yang sangat berwibawa."Mari ikut saya!" ajak polisi itu. Sakti dan Laura berjalan menyusuri lorong rumah sakit mengikut polisi yang bertubuh gembul. Sampai di ruang perawan VIP yang bernama ruang mawar, polisi itu berhenti. "Ini ruangan Pak Sakti. Silakan masuk melihat keadaan pasien, setelah itu Anda ikut saya ke ruang administrasi untuk m
Sakti dan Laura memasuki kamar pribadi kedua orang tuanya. Dia menyalakan lampu sehingga terlihat ruangan itu. Masih rapi tapi ada hawa lain. Merinding bulu Roma Sakti. Pengap dan berdebu "Wah, ini ruangan ini kamar kedua orang tuamu?""Iya, Sayang. Dulu aku masih tinggal di sini minta Mbok Karti untuk membersihkan.Karena Papa berpesan nggak semua orang bisa masuk ke kamar ini. Setelah aku dibuang ke jurang oleh Soni dan Rina ruangan ini tidak ada yang masuk. Kotor banget." "Wah kotor sekali," ucap Laura. Jemari Laura menyentuh meja yang debunya mungkin bertumpuk. Sakti tidak sabar langsung menuju ke sebuah brankas di pojok ruangan. Di sana ada harta milik kedua orang tuanya tapi dia tetap tidak tertarik. Dia lebih tertarik dengan dokumen tentang DNA keluarga Dewangga. Dia juga mengambil beberapa kepok uang untuk hal penting. Tes DNA itu yang diperlukan untuk mengetahui identitas Sony. Dirinya,kedua orang tua dan Soni. Foto keluarganya terpampang besar di dinding kamar ut
Pukul 02.10Sakti bangkit dari tempat tidur. Badannya sedikit lebih enteng setelah rehat sejenak. Pertemuan dengan kakek berjubah putih membuat dia semakin yakin. Kopi sisa yang ada di meja sudah dingin. Padahal baru diteguk sedikit. Sakti kembali duduk di depan lap top. Kembali dia membuka situs
"Apa ada kamar kosong?" Sakti menatap pria setengah tua yang sedang duduk sambil memainkan ponsel. Pria itu berdiri, menatap Sakti dengan curiga. Apalagi Sakti sambil menggendong wanita. "Ada, tapi mahal. Apa kamu sanggup bayar?" tawar pria itu. Sepertinya sengaja melihat keadaan Sakti yang m
Sakti duduk di samping Laura di dalam mobil.Setelah mandi dan berganti pakaian, penampilannya benar-benar berubah. Hanya bekas luka di wajahnya yang masih terlihat.Laura meminta Sakti untuk memakai masker. Sebenarnya, Laura masih heran. Mengapa Sakti bisa berubah sejauh itu? Apakah sebenarnya d
Namun, Sakti tidak langsung menerima tawaran wanita cantik itu.Dia tidak mau salah jalan. Sekali masuk ke dalam perangkap, bisa saja dia tak bisa keluar. Bagaimanapun, Sakti tidak mengenal siapa wanita itu. Banyak sekali sekarang pura-pura baik tapi menusuk dari belakang. Seperti yang dilakukan
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasan