MasukAnne Roselle diusir keluarganya saat hamil di usia 18 setelah kekasihnya menolak bertanggung jawab. Delapan tahun kemudian, pria itu kembali dan masih mencintainya, namun kini ingin merebut puteri mereka sebagai alat mengikat Anne. Saat Zion Kenneth menawarkan pernikahan demi melindungi mereka, kecemburuan saudara tiri Anne memicu tragedi yang merenggut nyawa sang anak. Hancur dan dipenuhi dendam, Anne bersumpah: mereka yang menghancurkan hidupnya akan membayar segalanya. Dan satu per satu rahasia yang disimpan Zion perlahan tersingkap bersama dendam Anne.
Lihat lebih banyakAnne menatap jauh ke luar, lewat jendela kamar rawat Zion yang dibukanya lebar-lebar. Udara luar yang lembab membuat dia memeluk dirinya sendiri. Angin bertiup lambat, tirai melambai pelan.Pikirannya mengembara sangat jauh.Apa yang dialami Zion tidak pernah ada dalam rencananya. Dia hanya ingin membuat Vivian kehilangan dukungan, namun siapa yang menyangka jika Jack muncul dengan senjata di tangan.Sekarang niat Anne semakin memuncak. Terhadap Vivian, bukan hanya masalah dirinya sendiri dan juga Summer. Kini dia melukai Zion, dan Anne tidak bisa terima sama sekali.“Apa pasienmu ada di luar sana?”Anne terkesiap, tubuhnya refleks berbalik. Zion telah sadar. Pria itu bahkan setengah duduk dengan wajah tersenyum ke arah Anne. Mata Anne langsung membulat. Dia berlari.“Apa yang kau lakukan? Kenapa kau duduk? Aku akan panggil dokter untukmu!”Zion tersenyum, menahan tangan Anne dan menariknya. Hingga Anne terjerembab dan memeluk dirinya.“Tuan Putri, jangan perlakukan aku seperti anak k
Vivian terhenyak ketika dia melihat Jack digiring dengan tangan dan kaki diborgol. Tangannya mengepal. Kenapa mereka memperlakukan Jack seperti seorang pembunuh?Dia hanya membela hal Vivian. Dia membela putrinya. Apa yang salah dari semua itu?Jack duduk di balik kaca pembatas ruang kunjungan penjara. Seragam tahanan berwarna kusam yang dikenakannya membuat pria itu tampak jauh lebih tua dari usianya. Namun sorot matanya masih sama, keras, dingin, dan penuh kebencian.Lama sekali keduanya duduk hanya bertatapan wajah. Mary duduk dengan sesekali menyeka air matanya. Dia tidak menyangka, baru beberapa bulan Jack menghirup udara kebebasan, tapi sekarang telah kembali mendekam di sana.Jack lebih dulu mengangkat gagang telepon sementara Vivian masih menunggu. Tak lama, Vivian menggenggam gagang telepon dengan tangan gemetar. Dia menarik napas panjang lalu mencoba tersenyum.“Dad!”Suara itu terdengar gemetar. Jack tertawa kecil, jemarinya mengetuk dinding kaca pembatas pelan, membuat Viv
Ketika Vivian dan Mary kembali, ada banyak orang mengerumuni komplek apartemennya. Vivian bahkan kesulitan untuk memarkir kendaraannya. Dari dalam mobil, dia bisa melihat garis polisi dipasang di sekitar pintu masuk lobi dan juga dekat ke area parkir. Dia juga melihat noda darah di tanah.“Apa ada yang bunuh diri?” Dia mengernyit.Mary juga penasaran. Dia mengangkat kedua bahu, lalu mengumpulkan kantong belanjaan dan turun dari mobil. Namun saat keduanya mendekat, sorot mata itu langsung mengintimidasi.Orang-orang di sana langsung berbisik-bisik sambil menunjuk ke arah mereka. Vivian melirik Mary. Ibunya itu menggeleng, pertanda dia tidak tahu kenapa orang-orang itu melakukannya.Hingga seorang petugas kepolisian langsung mendekat.“Nyonya Mary dan Nona Vivian, benar?”Keduanya mengangguk lambat. Mereka sama sekali tidak tahu apa yang telah terjadi. Mereka tidak sadar, selama mereka berbelanja, Jack telah digiring ke kantor kepolisian dan kembali dipenjara.“Benar. Tuan, apa semua i
Pintu lift bergerak perlahan sebelum akhirnya terbuka dengan bunyi ding yang nyaring. Jack memperbaiki posisi topinya sebelum dia keluar sambil bersiul ringan. Namun langkahnya langsung berhenti.Di depan unit apartemennya, bukan area lobi kosong yang menyambutnya, melainkan beberapa petugas kepolisian berseragam lengkap. Wajah Jack langsung mengeras. Tapi dia tetap tenang. Tidak ada yang tahu rencananya. Bisa saja mereka di sana untuk urusan lain.Hingga dia melihat Anne dan Zion, berdiri sedikit jauh dari para petugas. Kemarahan langsung menyambar seperti api yang disiram bensin. Anne berdiri di sana dengan santai, sedangkan Zion berdiri sedikit di depannya, dengan sadar menjadi tembok pelindung.Tangan Jack langsung mengepal. Untuk sesaat, jantungnya langsung berdegup cepat. Mereka tahu? Tapi dari mana? Rencana ini hanya ada di kepala Jack. Bahkan Vivian dan Mary disuruhnya pergi agar dia bisa melancarkan aksinya.Keduanya bahkan tidak tahu sama sekali. Tapi, kenapa mereka di sana
Hanya dengan melihat ekspresinya, Don tahu. Pria ini adalah sosok dibalik pemalsuan data hasil tes."A-aku…” Pria itu menelan ludah, matanya melirik sekilas ke arah Don sebelum akhirnya menunduk dan menatap lantai. “Aku pikir aku harus mengatakan sesuatu.”Don tidak berkata apa-apa. Dia hanya berdi
“Bagaimana hasilnya?”Don menatap dua laporan berbeda di tangannya, lalu menghela napas.“Dugaanmu benar, Tuan. Seseorang sengaja melakukannya.”“Kau sudah dapat laporannya?”“Ya, dan ada dua laporan berbeda.”“Dua laporan?” Zion menaikkan alis. “Apa maksudmu?”“Esme diam-diam mengirim sampe sisa k
Bau antiseptik menusuk samar, bercampur dengan suara langkah sepatu dan dengung alat medis yang konstan. Don berdiri dengan satu tangan di saku celana, rahangnya mengeras, menunggu seseorang yang seharusnya sudah keluar dari ruangan itu sejak setengah jam yang lalu.Akhirnya, seorang dokter pria ke
“Aku sudah menyerahkan sisa kopi yang diminum pria itu untuk diperiksa. Kau bisa mengurusnya?”Don menahan napas, dia tertegun lama di depan Esme. Ketika dia hendak bertemu dokter, dia tak sengaja melihat Esme baru keluar dari ruangan dokter obgyn. Esme terlihat memegang perutnya, membuat dada Don
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Peringkat
Ulasan-ulasanLebih banyak