分享

Bab 211

last update publish date: 2025-07-10 10:52:44
Daffa mematung. Matanya menatap Tania lebih dalam, namun ia tetap diam, menunggu.

“Aku… waktu itu masih perawan muda, dan karena satu penyakit langka yang kamu derita, dokter bilang… hanya bisa sembuh lewat ASI dari gadis remaja. Ibuku yang memaksa aku jadi donor… dan kamu minum ASI-ku. Ibu tahu i
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節

最新章節

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 235

    Beberapa bulan kemudian …. Cahaya senja membias indah di langit kota. Lembut dan keemasan, seolah langit pun ikut merayakan hari bahagia itu. Di sebuah gedung pernikahan yang elegan namun sederhana, Nada berdiri anggun dalam balutan kebaya putih gading berhias payet, rambutnya ditata sanggul renda

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 234

    “Astaga! Itu … itu kan Pak Gio? Guru kita, Ayu!” Nada menutup mulutnya dengan telapak tangan, suaranya nyaris tercekat di tenggorokan. Mata Ayu membelalak tak percaya. “Enggak mungkin. Dia kan di penjara! Kita lihat sendiri dia dibawa polisi waktu itu.” “Tenang. Jangan terburu-buru. Kita tunggu

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 233

    Tepat lima hari sejak Daffa terbaring koma di rumah sakit, kabut tebal mulai turun pelan menutupi jalan-jalan kota. Malam menjelma menjadi sosok yang menakutkan, seolah ikut menyembunyikan sesuatu. Langit mendung, tanpa bintang, dan udara terasa lembab karena hujan yang baru saja reda. Jalanan tam

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 232

    “Daffa!” Jerit Nada mengoyak keheningan malam. Ia mematung, matanya menatap shock dan tak percaya. Tubuh Daffa terhempas karena tabrakan keras oleh mobil itu. Kini tubuh malang tersebut tergeletak di aspal. Darah menggenang dari pelipis dan dada kirinya. Orang-orang mulai berkumpul. Lampu mobil-mo

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 231

    Langit mendung menggantung rendah sore itu. Petir samar menggeram dari kejauhan, seolah bumi pun tahu bahwa badai baru saja dimulai, bukan hanya di langit, tapi juga di hati manusia. Di dalam rumahnya yang kini terasa sempit meski luas, Hadi berjalan mondar-mandir dengan napas tersengal. Kertas anc

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 230

    “Sialan!” geram pria paruh baya itu. Tangan Hadi masih menggenggam kertas lusuh yang tadi terlipat di bawah batu. Angin malam menerpa wajahnya yang penuh peluh, meski suhu udara di luar tidak panas sama sekali. Lampu jalan berkedip pelan di kejauhan, menciptakan bayangan panjang di atas aspal yang

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 44

    “Nada, kamu sudah siap?” Pintu kamar terbuka, memperlihatkan Daffa yang masuk ke dalam kamar dengan tubuh yang sudah terbalut pakaian teramat rapi. Nada yang semula masih asyik menatap pantulan dirinya di depan cermin, kini refleks menoleh. Ia terpana, melihat Daffa yang sangat tampan dan segar

    last update最後更新 : 2026-03-20
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 52

    “Ohhh!” Nada kelepasan mendesah ketika tangan Daffa kini mulai menyusup di balik dress nya dan meremas remas bukit kebarnya dengan sangat gemas. Permainan bibir pria itu juga membuat Nada pun refleks terpejam. Aroma mint dari mulut dan nafas Daffa, membuat Nada merasakan keenakan. Ia pun tanpa sad

    last update最後更新 : 2026-03-20
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 37

    Air mata mulai menggenang di sudut matanya, tapi dia berusaha keras menahannya. Hatinya dipenuhi perasaan kotor yang tak bisa dibersihkan, seakan tubuhnya bukan miliknya lagi.Jalanan sepi ketika Nada melangkah dengan kaki yang terasa begitu berat, seperti terikat batu. Suara angin yang menerpa deda

    last update最後更新 : 2026-03-19
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 36

    “Wah, dadamu sangat besar, Nada. Tanganku bahkan sampai nggak muat,” bisik Gio sambil terus memainkan milik Nada.“Jangan, Pak! Tolong lepaskan.” Nada hendak menyikut tubuh Gio, tapi pria itu langsung memeluknya dan kini memasukkan tangan ke balik kemeja ketat yang dikenakan oleh Nada.Tangan itu mu

    last update最後更新 : 2026-03-19
更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status