MENJADI ISTRI KEDUA DUKE TERKUTUK

MENJADI ISTRI KEDUA DUKE TERKUTUK

last update최신 업데이트 : 2026-07-18
작가:  cherrymeyren 방금 업데이트되었습니다.
언어: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
10
1 평가. 1 리뷰
21챕터
108조회수
읽기
보관함에 추가

공유:  

보고서
개요
장르
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.

Suatu hari, keluarga Bexley menerima lamaran dari Duke Dalton yang ditujukan untuk Freya. Lamaran itu membawa kebahagiaan bagi seluruh keluarga Bexley, tetapi tidak bagi Freya. Beberapa bulan lalu, Duke Dalton menikahi Lady Gresida. Seluruh ibu kota tahu betapa besar cintanya kepada sang istri. Jadi, mengapa sekarang ia melamar Freya? Apa sebenarnya yang terjadi? Dan bisakah Freya menemukan kebahagiaan bersama seseorang yang hatinya telah dimiliki wanita lain?

더 보기

1화

1. Lamaran

"Freya! Freya!"

Teriakan nyaring yang menggema dari lantai bawah membangunkannya dari tidur.

Dengan enggan, gadis itu meninggalkan kamarnya untuk melihat apa yang diinginkan ibunya kali ini.

Mungkin ibunya kembali ingin memintanya menjual salah satu peninggalan berharga milik mendiang kakeknya. Atau mungkin, seperti yang terus terjadi selama beberapa bulan terakhir, itu hanyalah lamaran pernikahan lain dari para bangsawan yang menganggap dirinya sebagai sasaran empuk setelah keluarganya jatuh bangkrut dan kehilangan sebagian besar pengaruh mereka di kalangan aristokrat.

"Anakku, para dewa akhirnya mengabulkan doa-doa ibu," ujar sang ibu dengan senyum cerah begitu Freya memasuki ruangan.

"Ada apa lagi kali ini, Ibu?" tanyanya datar sambil mengambil tempat duduk di hadapan wanita itu.

"Sayangku, surat ini adalah lamaran pernikahan dari Duke Dalton."

Freya langsung mengernyit.

"Itu tidak masuk akal, Bu. Mungkin seseorang sedang mempermainkan kita karena mereka tahu betapa putus asanya Ibu untuk kembali diterima di kalangan bangsawan."

"Tidak," bantah ibunya cepat.

"Surat ini datang dengan segel resmi. Bahkan kereta yang mengantarkannya membawa lambang House Dalton. Tidak mungkin ini sebuah tipuan."

Jawaban itu justru membuat kebingungan Freya semakin dalam. Duke Dalton baru saja menikah beberapa bulan yang lalu.

Kisah cintanya dengan sahabat masa kecilnya—Lady Gresida—begitu terkenal hingga seluruh ibu kota mengetahuinya. Para bangsawan maupun rakyat biasa sama-sama membicarakan hubungan mereka dengan penuh kekaguman.

Freya bahkan masih mengingat hari ketika pasangan itu berkeliling kota menggunakan kereta kuda megah setelah memperoleh restu dari keluarga kerajaan.

Berdasarkan penilaiannya, sang Duke adalah seorang pria muda yang tampan dengan rambut cokelat dan pembawaan yang anggun. Namun ada satu hal yang sama sekali tidak mampu Freya pahami.

Mengapa pria itu mengirimkan lamaran kepadanya?

Mengapa dirinya?

Mereka belum pernah bertemu secara langsung. Bahkan saat keluarganya masih berada di puncak kejayaan, mereka pun tidak pernah berbincang dalam pesta-pesta kaum bangsawan ataupun acara resmi kerajaan.

Berbagai pertanyaan memenuhi benaknya sepanjang hari itu.

Apakah Duke sedang mempermainkan keluarganya?

Tidak. Semakin dipikirkan, semakin mustahil rasanya.

Semua orang mengenal Duke Dalton sebagai pria terhormat. Ketika banyak bangsawan memelihara selir atau menghabiskan malam mereka di rumah-rumah bordil, reputasi sang Duke tetap bersih tanpa noda sedikit pun.

Ia dikenal sebagai salah satu dari sedikit bangsawan yang menikah karena cinta dan tetap setia kepada wanita pilihannya.

Karena alasan itu, Freya memutuskan untuk tidak memikirkannya lebih jauh.

Bagaimanapun juga, ia berniat menolak lamaran tersebut.

Setidaknya, itulah yang ia yakini—sampai malam itu, ketika ia mendengar suara ayah dan ibunya berbisik-bisik cukup lama di ruang kerja, jauh lebih lama dari biasanya. Freya tidak bisa menangkap kata-katanya, hanya nada suara ibunya yang naik turun antara putus asa dan berharap.

Ia mencoba mengabaikannya dan memaksakan diri untuk tidur, meski pikirannya terus berputar memikirkan apa yang sedang dibicarakan kedua orang tuanya di balik pintu itu.

Keesokan paginya, ketegangan semalam ternyata bukan tanpa alasan.

"Freya, Ayahmu dan Ibu sudah membuat keputusan. Pernikahan ini harus segera dilangsungkan sebelum Duke berubah pikiran."

Kalimat itu langsung menyambutnya saat ia tiba di ruang makan untuk sarapan. Freya menatap ibunya dengan ekspresi tidak percaya.

"Apa maksud Ibu?" suaranya meninggi. "Aku tidak pernah menyetujui apa pun!"

"Anakku, kau tidak mengerti." Ibunya meraih tangan Freya dengan lembut, berusaha menenangkannya.

"Mungkin saja telah terjadi sesuatu antara Duke dan istrinya. Apa pun alasannya, kita harus mencapai kesepakatan secepat mungkin sebelum ia menarik kembali tawarannya," lanjutnya.

"Ibu!" Freya berdiri begitu cepat hingga kursinya bergeser dan menimbulkan suara gesekan keras di lantai.

"Ibu pernah mengatakan bahwa aku boleh memilih pasangan hidupku sendiri, sama seperti yang Ibu lakukan dahulu! Namun sekarang? Ibu justru mencoba menjualku demi mendapatkan kembali status yang telah lama hilang!"

"Itu berbeda, Freya!" suara ibunya meninggi sebelum akhirnya terhenti.

Nyonya Bexley menarik napas panjang, berusaha menenangkan diri, lalu melanjutkan dengan nada yang jauh lebih lembut.

"Keadaan kita sekarang berbeda, Frey. Dulu keluarga kita kaya, berpengaruh, dan dihormati. Namun lihatlah kondisi kita saat ini. Bangsawan lain menjadikan keluarga kita bahan tertawaan."

Matanya mulai berkaca-kaca.

"Tolonglah, anakku. Kau adalah satu-satunya harapan yang tersisa bagi keluarga ini."

Freya tidak sanggup mendengarnya lebih lama lagi.

Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, ia berbalik dan meninggalkan ruang makan.

"Freya! Kembalilah! Kita belum selesai berbicara!"

Teriakan ibunya menggema dari belakang, tetapi gadis itu mengabaikannya dan terus melangkah hingga mencapai kamarnya, lalu mengunci pintu dan menyandarkan tubuhnya di balik daun pintu yang tertutup rapat.

Ia menghabiskan sisa hari itu di dalam kamar, menolak turun bahkan untuk makan malam. Sesekali terdengar langkah kaki ibunya berhenti di depan pintu, seolah hendak mengetuk, sebelum akhirnya menjauh lagi.

Freya mengira semuanya telah berakhir dan penolakannya sudah cukup jelas—bahwa orang tuanya, cepat atau lambat, akan menyerah dan membiarkan keputusannya berdiri.

Namun, dugaan Freya ternyata salah. Pagi itu belum genap sejam sejak ia terbangun ketika suara gaduh di halaman depan membuatnya bergegas mendekati jendela.

"Tidak!"

"Ini tidak mungkin terjadi!"

펼치기
다음 화 보기
다운로드

최신 챕터

더보기

독자들에게

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

리뷰

Desi
Desi
cepet lanjutin. ntar gw baca kalo udh tamat......
2026-07-10 14:55:34
0
0
21 챕터
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status