Compartir

Bab 23

last update Fecha de publicación: 2025-06-17 16:36:42
Nada mengerjapkan mata beberapa kali sambil menelan ludah susah payah. Jawaban yang telah dijawabnya tadi terasa susah untuk diulang. Suaranya tertahan di kerongkongan.

"Jawab!" tegas Daffa lagi.

"I … iya." Nada membuang napas kecil. “Iya, itu benar. Dia memang yang mengantar aku pulang.”

Daffa sema
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado
Comentarios (3)
goodnovel comment avatar
Bacakan Bang Yudi
nikah aja ngapa si
goodnovel comment avatar
Bacakan Bang Yudi
iklan oh iklan
goodnovel comment avatar
yoenyoen
sebenarnya lbh suka klo daffa m nada nikah dl ato plg ga nikah siri lah, spt budak sex sj...
VER TODOS LOS COMENTARIOS

Último capítulo

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 235

    Beberapa bulan kemudian …. Cahaya senja membias indah di langit kota. Lembut dan keemasan, seolah langit pun ikut merayakan hari bahagia itu. Di sebuah gedung pernikahan yang elegan namun sederhana, Nada berdiri anggun dalam balutan kebaya putih gading berhias payet, rambutnya ditata sanggul renda

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 234

    “Astaga! Itu … itu kan Pak Gio? Guru kita, Ayu!” Nada menutup mulutnya dengan telapak tangan, suaranya nyaris tercekat di tenggorokan. Mata Ayu membelalak tak percaya. “Enggak mungkin. Dia kan di penjara! Kita lihat sendiri dia dibawa polisi waktu itu.” “Tenang. Jangan terburu-buru. Kita tunggu

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 233

    Tepat lima hari sejak Daffa terbaring koma di rumah sakit, kabut tebal mulai turun pelan menutupi jalan-jalan kota. Malam menjelma menjadi sosok yang menakutkan, seolah ikut menyembunyikan sesuatu. Langit mendung, tanpa bintang, dan udara terasa lembab karena hujan yang baru saja reda. Jalanan tam

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 232

    “Daffa!” Jerit Nada mengoyak keheningan malam. Ia mematung, matanya menatap shock dan tak percaya. Tubuh Daffa terhempas karena tabrakan keras oleh mobil itu. Kini tubuh malang tersebut tergeletak di aspal. Darah menggenang dari pelipis dan dada kirinya. Orang-orang mulai berkumpul. Lampu mobil-mo

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 231

    Langit mendung menggantung rendah sore itu. Petir samar menggeram dari kejauhan, seolah bumi pun tahu bahwa badai baru saja dimulai, bukan hanya di langit, tapi juga di hati manusia. Di dalam rumahnya yang kini terasa sempit meski luas, Hadi berjalan mondar-mandir dengan napas tersengal. Kertas anc

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 230

    “Sialan!” geram pria paruh baya itu. Tangan Hadi masih menggenggam kertas lusuh yang tadi terlipat di bawah batu. Angin malam menerpa wajahnya yang penuh peluh, meski suhu udara di luar tidak panas sama sekali. Lampu jalan berkedip pelan di kejauhan, menciptakan bayangan panjang di atas aspal yang

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 29

    “Ka … kamu? Apa yang kamu lakukan di sini?” Nada bertanya dengan suara gemetar.Dengan cepat, gadis itu pun langsung berdiri dari kursinya dengan tubuhnya yang terasa bergetar. Matanya terbelalak lebar, penuh dengan keterkejutan ketika ia menatap sosok seorang pria yang kini sedang berada di hadapan

    last updateÚltima actualización : 2026-03-19
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 38

    Tangan besar Daffa mencengkeram lengannya dengan erat, menariknya keluar dari mobil tanpa sedikit pun kelembutan. Nada meringis, rasa sakit menjalar di lengan, namun dia tak berani melawan. Dia tahu bahwa protes hanya akan memperburuk keadaan.Di dalam rumah, suasana terasa sama mencekamnya. Beberap

    last updateÚltima actualización : 2026-03-19
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 26

    “Akh! Apa-apaan ini?” Nada menjerit. Bersamaan dengan tertutupnya pintu kamar mandi itu, seorang pria berjas putih masuk ke dalam kamar mandi tersebut. Bahkan pria itu cepat-cepat mengunci pintu dari dalam, hingga membuat Nada merasa begitu panik. “Siapa kamu?” tanya Nada berseru. Namun, pria

    last updateÚltima actualización : 2026-03-18
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 28

    Nek Siti tersenyum tipis, meski wajahnya pucat. “Nenek akan baik-baik saja, Nada. Jangan khawatir,” katanya, sebelum menoleh pada Daffa yang berdiri di sudut ruangan. “Terima kasih, Nak Daffa, sudah menyelamatkan nyawa nenek.” Daffa hanya mengangguk, mencoba menyembunyikan perasaan tersentuh yang t

    last updateÚltima actualización : 2026-03-18
Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status