LOGINAku menyukai Yonan Feryadi, sepupuku yang sebenarnya tidak punya hubungan darah denganku. Namun, di acara reuni sekolah, dia justru melamar sahabatku, Kirana Sukmawan, di depan semua orang. Melihat mereka begitu bahagia, hatiku tiba-tiba terasa sangat lelah. Pada akhirnya, aku memilih Mikho Cendrata, sahabat masa kecil yang selalu menemaniku. Setelah menikah selama sepuluh tahun, Mikho selalu bersikap penuh perhatian dan kasih sayang. Dia selalu memanjakanku. Kami juga memiliki seorang putri yang manis. Hingga malam ini, saat jamuan makan malam Tahun Baru bersama keluarga, putra sahabatku sengaja meledakkan petasan hingga melukai putriku. Saat itu, bukannya peduli pada putrinya sendiri, Mikho justru mendorongnya, lalu mengangkat putra sahabatku untuk memeriksa luka di tubuhnya. Putriku akhirnya mengalami bekas luka permanen akibat ledakan itu, sedangkan putra sahabatku hanya terkena luka bakar ringan di tangan. Aku ingin meminta penjelasan darinya, tetapi tanpa sengaja malah mendengar percakapannya dengan sepupuku. "Gagal nikahin Kirana adalah penyesalan terbesar dalam hidupku. Kalau bukan dengan dia, maka menikah dengan siapa pun nggak ada bedanya." "Lagi pula, Wanda itu nyaman untuk teman tidur. Sayang kalau sampai jatuh ke tangan orang lain." Air mataku langsung jatuh tanpa bisa kutahan. Ternyata selama sepuluh tahun ini, semuanya hanyalah sebuah kebohongan besar. Kalau memang di hatinya tidak pernah ada tempat untukku, maka aku akan mengakhiri hubungan ini dengan tanganku sendiri.
View More"Dia yang duluan gangguin istriku, sampai-sampai istriku ngalamin tanda-tanda keguguran!""Dia yang lebih dulu berjanji mau nikahin aku!"….Melihat mereka saling menyerang dan membongkar begitu banyak kebenaran, hatiku terasa sangat dingin, sementara kedua tanganku tanpa sadar mengepal erat."Harap tenang!"Setelah hakim mengetukkan palu peringatan, akhirnya Kirana berhenti berdebat dengan Mikho.Setelah mempertimbangkan seluruh bukti dan pengakuan dari kedua pihak, hakim pun memberikan putusan akhir.Pada akhirnya, Mikho dinyatakan bersalah atas tindak penganiayaan dan perampokan rumah, lalu dijatuhi hukuman sepuluh tahun penjara.Karena gugatan perceraianku juga masih dalam proses persidangan, setelah putusan kasus ini keluar, gugatan ceraiku pun segera diproses.Tak lama kemudian, perceraian kami resmi dikabulkan.Sementara itu, Kirana sebagai rekan pelaku dijatuhi hukuman delapan tahun penjara.Setelah keluar dari pengadilan dan melihat sinar matahari yang menyilaukan di luar, aku
"Wanda, aku tahu aku salah. Tolong maafin aku, aku nggak mau masuk penjara."Melihat dirinya serapuh itu, ada kepuasan yang belum pernah kurasakan sebelumnya. Aku mati-matian menahan senyum di bibirku, lalu memasang wajah serba salah."Aku juga nggak mau kamu masuk penjara. Bagaimanapun juga kita masih punya Rara. Kalau ayahnya punya catatan kriminal, masa depan dia pasti ikut kena dampaknya.""Iya, iya … Rara nggak boleh punya ayah mantan narapidana. Wanda, tolong lepasin aku kali ini."Setelah mendengar perkataanku, mata Mikho yang tadinya suram mendadak kembali berbinar. Dia langsung berlutut dan maju beberapa langkah ke arahku dengan wajah penuh harap."Cuma … semua bukti sudah telanjur aku serahkan. Yonan juga pasti nggak akan bantu aku.""Wanda, aku benar-benar nggak bisa masuk penjara.""Aku tahu. Bagaimanapun juga kamu tetap ayahnya Rara, jadi aku juga berharap .… "Aku sengaja menggantung kalimatku. Begitu melihat sudut bibir Mikho mulai terangkat,dia langsung merasa paham ma
Saat menggugat Kirana, aku sudah memperkirakan bahwa dia akan menggunakan Yonan untuk menekanku. Karena itu, sejak beberapa hari dirawat di rumah sakit, aku sengaja mengajak Yonan bertemu di sebuah kafe di seberang pengadilan.Benar saja, Yonan menolak pertemuan itu. Alasannya, sibuk bekerja dan tidak punya waktu karena sedang rapat.Saat aku mengira akan sulit mendapatkan sesuatu dari Yonan, tanpa diduga dia sendiri justru yang menyerahkan bukti itu kepadaku.Pria yang mengaku sedang rapat itu ternyata sedang berpelukan dengan seorang wanita cantik di sudut jalan tak jauh dari pengadilan. Sebelum berpisah, mereka bahkan sempat berciuman, dan Yonan secara refleks menepuk pantat wanita itu.Keduanya tampak begitu mesra sampai seolah tak menyadari orang-orang yang lalu-lalang di sekitar mereka.Aku langsung memotret adegan penuh keambiguan itu lalu mengirimkannya kepada Yonan. Begitu menerima fotonya, Yonan langsung mendongak dan mulai melihat ke sekeliling. Setelah tidak menemukan keber
Setelah itu dia langsung berlutut di samping ranjangku dengan wajah penuh penyesalan. "Wanda, aku tahu aku salah. Kita jangan cerai ya, maafin aku kali ini."Bahkan sebelum aku sempat membuka mulut, ayahku lebih dulu memarahinya, "Mikho! Setelah cerai baru kamu nyesal, memangnya kamu nggak malu? Dulu waktu aku serahkan putriku sama kamu, gimana janjimu sama aku? Apa kamu udah nepatin?""Aku ingat, Yah, aku nggak lupa. Kasih aku satu kesempatan lagi, aku pasti akan jaga Wanda dengan baik dan nggak akan biarin dia terluka atau nangis lagi.""Pergi!"Ayahku sudah muak mendengar janji-janjinya. Dia langsung mencengkeram kerah baju Mikho dan hendak mengusirnya keluar, untungnya polisi segera menghentikannya.Saat itu kepalaku mulai terasa sakit karena keributan mereka, jadi aku pun angkat bicara, "Tunggu sebentar. Pak Polisi, aku akan panggil pengacaraku. Dia bisa buktiin kalau hubungan pernikahan kami memang udah hancur."Polisi pun setuju. Setelah itu aku langsung menelepon Pak Willy, dan






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.