Share

33. Para Dewa?

Author: Ideabadar
last update publish date: 2025-02-22 17:32:50

Energi di dalam tubuh Wira seolah terhubung dengan kemampuan Lylia, itu adalah kekuatan energi angin yang mampu dikontrol dengan baik.

Para monster bersayap itu kehilangan mangsa, bus sebesar itu hilang dari pandangan mereka. Kemampuan Lylia mampu menutupi keberadaan bus dan para penumpangnya. Energi tipis dari tangan Lylia terlihat menyala.

”Aku sudah tak mampu lagi melihat pembantaian, rakyatku sudah dihabisi oleh para Ogomi. Setidaknya aku bisa menggunakan kekuatanku saat ini.”

”Jangan memak
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Perjalanan Petualang Terkuat   46. Identitas Setan Hitam

    Di hari kehancuran, membunuh seorang manusia sudah menjadi hal biasa demi keuntungannya. Namun, selama ini Wira tak pernah ingin melakukannya hanya untuk menjadi kuat. Namun, dia punya alasan untuk membunuh seorang manusia jika mereka sudah tak memiliki perbedaan dengan monster.Seperti manusia di depannya yang kini telah menjelma menjadi monster dan membunuh orang lain demi kekuatan!”Aku Setan Merah dan aku merasakan energimu sangat kuat. Aku akan menjadi lebih kuat lagi dengan menyerap energimu!”Wosh!Serangan senjata terjadi, sayap-sayap Setan Hitam memiliki senjata di setiap sela ruas. Serangan senjata tajam itu mengarah pada Wira. Namun, Wira mampu menghindari serangan itu dengan baik dan mengambil sisi lain. Kecepatannya sudah meningkat pesat, pertarungan demi pertarungan membuatnya semakin terlatih. Wira mundur karena dorongan energi, serangan datang lagi dan Wira menangkis dengan daggernya.Bang! Brush! Klang!Mereka terus bertukar serangan, bahkan dampak energi keduanya mem

  • Perjalanan Petualang Terkuat   45. Pemimpin Pembantaian, Setan Hitam!

    Pembunuhan yang dilakukan kapten Kanadi dilakukan di depan sekitar seribu pengungsi, semua menjadi panik. Kapten Kanadi menarik tangannya dari tubuh warga. Tangan sang Kapten mengeluarkan cakar-cakar tajam yang berlumuran darah. Itu adalah senjata rahasia yang menyatu dengan tubuh Kapten Kanadi.Kanadi menyerap energi warga yang sudah terjatuh, dia tersenyum kesumat bagai serigala yang memakan mangsanya.[Petualang, kemampuan anda meningkat. Kekuatan sebagai Serigala beast, anda akan semakin kuat dengan menyerap darah dan energi makhluk lain][Kecepatan Beast meningkat, kekuatan meningkat. Beast bisa berevolusi][Anda naik level!]”Ha.. ha.. saatnya berpesta! Kalian semua adalah tumbalku untuk menjadi dewa dan menyerap energi kalian! Jadi, serahkan saja nyawa kalian dengan tenang!”[Perubahan Beast, ON]Crack! Crack! BRAK!Tubuh sang Kapten membesar; otot lengan membesar, diikuti oleh seluruh tubuhnya yang kini membentuk monster serigala yang besar. Bulu perak memenuhi tubuh sang kapte

  • Perjalanan Petualang Terkuat   44. Kota Selanjutnya, Ada Apa?

    Notifikasi chat Petualang terus muncul, radius 10 kilometer dari tempat Wira berada. Chat itu terus bermunculan saat Wira dan teman-temannya menyisir jalanan untuk meningkatkan kemampuan mereka dengan memburu monster.”Hati-hati penyergapan!””Aku sekarang takut keluar berburu monster! Manusia lebih kejam daripada monster.””Aku melihat manusia membunuh yang lainnya! mereka telah dirasuki Iblis!””Aku tidak akan keluar! Aku akan bersembunyi hingga semua kejadian aneh ini selesai!””Aku takut bertemu manusia!””Aku mendengar Setan Hitam! Dia telah membunuh manusia untuk kepentingan dirinya!””Setan Hitam sudah membunuh ratusan orang!””Jangan sampai kalian bertemu Setan Hitam! Larilah! Dia sudah memiliki kekuatan penuh karena menyerap energi Petualang!”Setan merah! Wira berpikir bahwa bumi sudah menjadi medan perang bagi para manusia itu sendiri untuk menjadi lebih kuat. Menjadikan orang lain sebagai tumbal agar mereka bisa lebih kuat dan hebat.”Apa kamu sudah membacanya, Wira?” Tanya

  • Perjalanan Petualang Terkuat   43. Informasi Baru Terbuka; Kelas dan Pembunuhan!

    Brush!Semburan hijau dihindari Wira dengan kecepatan tinggi, Wira melewati satu Pororo dan menggunakan Matic untuk menebasnya menjadi beberapa bagian. Ada lidah panjang yang terpotong saat mencoba menyerang Wira.[Pengalaman didapatkan, kemampuan meningkat dengan penyerapan otomatis]SLURP!Saat Wira tengah lengah, lidah panjang hampir saja menyentuh punggungnya.Slash!”Jangan melamun, Wira!”Bisma dengan cepat menggunakan tali energi yang digunakan memotong lidah salah satu Pororo. Wira tersenyum dan memutar tubuhna, melewati Pororo itu dan membelah kepalanya dengan daggernya.Slash!Harry dan Lylia juga bertarung dengan baik, mereka mengalahkan beberapa Pororo dengan kemampuan mereka. Kemampuan yang sudah mereka miliki ditambah peningkatan pengalaman dan level yang meningkat dengan membunuh Pororo. Kemampuan mereka terus naik dan menjadi lebih kuat.Brush! Brush!Elemental api dan angin milik Lylia juga terlihat sangat kuat, pengembangan dari sistem dan kemampuan sihirnya sudah ku

  • Perjalanan Petualang Terkuat   42. Serbuan Tahap Ketiga, Pertarungan Dimulai

    Splash!Wira melihat pangeran Harry dan Lylia menghilang dalam tutorial memilih kemampuan, jadi ternyata mereka kini dapat memilih kemampuan mereka sebagai Petualang. Meskipun, mereka bukan berasal dari dimensi ini.Ini menandakan, informasi dari Dekker terbukti. Penyatuan dimensi dan perang akhir, armageddon. Apakah hal itu akan segera terjadi?”Mereka mendapatkan kesempatan untuk menjadi Petualang,” kata Bisma di sebelah Wira.Wira hanya mengangguk.”Wira ... jika manusia memiliki kesempatan kedua dan mereka semua mendapatkan kemampuan Petualang. Apakah mungkin para monster dan makhluk kuat akan datang ke bumi?” Bisma menatap Wira penasaran.”Aku juga menduga hal yang sama denganmu, Bisma. Musuh yang lebih kuat, akan berdatangan ke bumi.””Jadi ... kita akan melawan musuh yang lebih kuat? Ya ... kita hanya perlu bertarung, dan aku akan selalu bersamamu, Wira.”Wira tersenyum, ”Namun ... ada sesuatu yang harus kita perhatikan, Bisma.”Bisma menatap Wira penasaran, Wira masih melihat

  • Perjalanan Petualang Terkuat   41. Fase Kedua Kehancuran Dunia, Dimulai!

    Kapten Nagita memutuskan ikut pulang bersama Kapten Tio, bergabung dengan pasukan lainnya yang berada di camp pengungsian. Bersama lebih aman tentunya, sambil merencanakan strategi dan pertahanan bersama militer di seluruh kota dengan saling komunikasi.Mereka pulang menyusuri gang, dengan mudah mereka melewati beberapa monster. Hal itu karena, kemampuan Kapten Nagita saat memilih kemampuan kemarin adalah kemampuan kamuflase atau menghilang. Nagita tidak berpikir jauh, sebagai seorang pelindung dan tentara. Dia berharap bisa menyembunyikan diri dan menyelamatkan orang lain ketika dalam bahaya. Dia berjalan sambil menyembunyikan keberadaan lima orang yang menolongnya dan mereka terus berjalan melewati para monster.Srak! Srak!Sayangnya, Nagita harus menggelengkan kepalanya. Hal itu karena, setiap melewati monster, tak ada monster yang bisa melewati mereka. Hal itu digunakan Wira sebagai kesempatan meningkatkan stat dan kemampuan semua tim. Wira dengan kemampuan cepatnya, membunuh semu

  • Perjalanan Petualang Terkuat   2. Aku Mengalahkanmu, Sistem!

    Kilauan cahaya menyala di langit, Wira kaget melihat pemandangan di langit. Apa yang sebenarnya terjadi?Gempa berhenti, meja yang semua saling berderak dan bertabrakan sudah kembali normal. Semua mahasiswa di kelas itu bangkit dari tiarap. Semuanya saling memandang dan kebingungan. Mereka mulai be

  • Perjalanan Petualang Terkuat   5. Saatnya Menyala, Bisma!

    Klap![Status petualang; Wira][Bertahan hidup adalah tujuan anda di awal kehancuran dunia. Tingkatkan kekuatan anda dan naikkan kemampuan anda untuk mempersiapkan tahap kehancuran dunia selanjutnya]Wira membaca status jendela dengan kemampuannya sebagai Petualang. Saat itu, empat orang yang sela

  • Perjalanan Petualang Terkuat   6. Selamat, Anda Resmi Menjadi Pembunuh

    Makhluk tinggi itu datang ke arah Wira, benturan tubuh mereka terjadi dan membuat para mahasiswa lainnya ada yang menutup matanya.Slap!Brush!Wira terdorong ke belakang dan tubuh monster kurus tinggi itu menimpa Wira, suaranyanya terdengar menyayat.KUUUUKKKKK! (Sakit, sakit ....)Bruk! Kepala mo

  • Perjalanan Petualang Terkuat   1. Wira dan Hari Aneh!

    Tangan wanita itu memegang kepala anak kecil yang baru berumur lima tahun, dia mengecup kening bocah lelaki itu.”Wira, Ibu pergi tidak akan lama. Ibu harus menjemput Ayahmu, kamu ikut bibimu selama Ibu pergi ya.”Senyuman wanita itu menguatkan putra satu-satunya, dia harus pergi. Wanita itu, Rania

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status