LOGINDia mewarisi sebuah peternakan tua yang sunyi, tempat legenda dan rahasia lama bersembunyi. Di antara kuda-kuda liar, satu selalu berbeda mata gelapnya penuh misteri, langkahnya menegangkan, dan aura yang membuat semua orang menjauh. Sejak hari pertama, ada sesuatu tentang kuda itu yang tak bisa dijelaskan. Seseorang… atau sesuatu… seakan menunggu, memperhatikan, dan menantang batas keberanian. Hanya dia yang merasa terikat pada makhluk itu, penasaran hingga tak bisa menoleh ke lain arah. Setiap malam di peternakan terasa berbeda. Angin membawa bisikan, bayangan bergerak, dan hati berdetak lebih cepat dari yang biasa. Sesuatu yang kuat, liar, dan memikat menuntun dirinya ke tarikan yang sulit dijelaskan antara takut, ingin, dan penasaran yang membara. Rahasia lama, legenda yang terlupakan, dan perasaan yang tak bisa dihindari mulai menyatu. Satu keputusan bisa mengubah hidupnya. Satu malam bisa mengubah segalanya. Dalam dunia ini, cinta bisa muncul di tempat yang tak terduga… dan rasa penasaran bisa menjadi awal dari sesuatu yang tak terlupakan.
View MoreKeheningan menyelimuti meja bundar di bawah Pohon Kehidupan.Angin berembus pelan, menggoyangkan dedaunan yang memancarkan cahaya kehijauan. Suasana begitu damai, tetapi bagi Ayla, dadanya justru terasa semakin sesak.Ucapan Shizuka terngiang jelas di kepalanya."Kau akan berlatih di wilayahku.""Kau baru boleh pergi setelah Gerbang Ketiga terbuka."Kalimat itu terdengar sederhana.Namun Ayla tahu artinya.Ia tidak akan meninggalkan negeri ini dalam waktu dekat.Mungkin berbulan-bulan.Mungkin lebih lama.Ia menundukkan kepalanya.Jari-jarinya saling menggenggam erat di bawah meja."Aku..."Ia ingin menjawab.Namun kata-kata itu terasa tertahan di tenggorokannya.Bukan karena tidak ingin.Melainkan karena takut.Ia masih mengingat semua kejadian beberapa hari terakhir.Saat Gerbang Pertama aktif tanpa kendali.Saat tubuhnya tiba-tiba membesar.Saat ia bahkan tidak mampu mengendalikan emosinya sendiri.Kalau menghadapi latihan saja ia belum yakin...bagaimana mungkin ia mampu menghada
Jamuan makan berlangsung dengan suasana yang jauh lebih hangat daripada yang dibayangkan Ayla.Ia semula mengira seorang penguasa sebesar Shizuka akan bersikap kaku dan penuh wibawa setiap saat.Namun kenyataannya berbeda.Shizuka beberapa kali tertawa lepas, bahkan sesekali menggoda Kuda Hitam yang hanya membalas dengan ekspresi datar.Melihat itu, para pelayan hanya tersenyum kecil.Rupanya, pemandangan seperti itu sudah biasa mereka lihat.Ayla diam-diam memperhatikan Shizuka.Sulit dipercaya perempuan yang duduk di depannya adalah seorang penguasa.Rambutnya yang panjang berwarna putih keperakan berkilau lembut diterpa cahaya matahari yang menembus dedaunan.Kulitnya tampak halus tanpa sedikit pun tanda penuaan.Matanya yang keemasan memancarkan kehangatan, tetapi sesekali berubah tajam ketika sedang berpikir.Kesepuluh ekornya bergerak perlahan di belakang tubuhnya, seperti mengikuti embusan angin.Semuanya tampak begitu anggun.Tanpa sadar Ayla bergumam pelan,"...Cantik sekali.
Gerbang utama istana terbuka perlahan.Suara kayu raksasa yang bergeser menggema lembut di seluruh pelataran.Kelima penjaga utama memberi jalan secara bersamaan.Tidak seorang pun mengucapkan sepatah kata.Mereka hanya menundukkan kepala sebagai tanda hormat.Kuda Hitam melangkah lebih dahulu.Ayla mengikuti dari belakang, masih sesekali melirik ke arah penjaga berekor sebelas yang membuatnya penasaran.Namun sebelum mereka sempat memasuki aula utamasebuah embusan angin harum menerpa wajah Ayla.Wangi bunga liar bercampur dedaunan memenuhi udara.Sesosok bayangan melesat sangat cepat dari dalam istana."Akhirnya kau datang juga!"Suara perempuan yang ceria memenuhi halaman.Sebelum Kuda Hitam sempat bereaksi, perempuan itu langsung merentangkan kedua tangannya dan memeluknya dengan erat."Sudah berapa puluh tahun kau tidak mengunjungiku?"Kuda Hitam hanya menghela napas panjang."Shizuka..."Perempuan itu tertawa kecil."Masih memanggilku dengan nada sedingin itu."Ia sama sekali ti
Langkah Ayla dan Kuda Hitam berhenti di pelataran utama kediaman Penguasa Ras Rubah.Istana itu berdiri megah di atas akar pohon raksasa yang menjulang hingga menembus awan. Dindingnya dipenuhi ukiran kuno yang menceritakan sejarah Ras Rubah, sementara aliran air jernih mengelilingi bangunan seperti parit alami.Suasananya tenang.Namun di balik ketenangan itu, Ayla dapat merasakan tekanan energi yang luar biasa.Setiap helaan napas terasa lebih berat.Seolah tempat ini dipenuhi para ahli yang kekuatannya jauh melampaui dirinya.Di depan gerbang utama, lima sosok telah berdiri menunggu.Mereka tidak bergerak.Tidak berbicara.Namun kehadiran mereka saja sudah cukup membuat udara di sekitar berubah.Ayla tanpa sadar menelan ludah."Siapa... mereka?"bisiknya pelan.Kuda Hitam memandang kelima sosok itu dengan tenang."Mereka adalah Pengawal Utama Shizuka.""Lima orang yang dipercaya menjaga keselamatan Penguasa Ras Rubah."Sosok pertama melangkah setengah langkah ke depan.Seorang pere
Ayla tidak segera menjauh. Sentuhan di wajahnya masih terasa hangat, pelan, dan terlalu nyata untuk diabaikan. Jari-jari makhluk itu tidak menekan, tidak memaksa, namun keberadaannya cukup untuk membuat seluruh tubuh Ayla tetap diam. Napasnya masih belum stabil, naik turun dengan ritme yang kacau,
Ayla membeku. Seluruh tubuhnya menegang, seolah setiap otot tiba-tiba kehilangan fungsi. Napasnya tertahan di tenggorokan, tak mampu keluar. Suara itu masih terasa dekat terlalu dekat seakan tidak hanya terdengar, tetapi juga menyentuh. “Ayla…” Bisikan itu kembali terdengar, kali ini lebih pel
Kegelapan di dalam lorong itu tidak seperti gelap biasa. Ia terasa padat, menekan, seolah bukan sekadar ketiadaan cahaya, melainkan sesuatu yang benar-benar ada dan mengisi ruang di sekeliling Ayla. Untuk beberapa detik, ia hanya berdiri diam, membiarkan matanya mencoba menyesuaikan diri, meski hamp
Ujung jari Ayla masih menempel pada permukaan kayu itu. Dingin, namun bukan dingin biasa. Ada getaran halus di baliknya samar, hampir tak terasa, tetapi cukup untuk membuat napasnya tertahan. Seolah ada sesuatu di sisi lain yang hidup dan menyadari sentuhannya. Ia tidak langsung menarik tangan, just












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.