مشاركة

Chapter 41

مؤلف: Atieckha
last update تاريخ النشر: 2026-06-19 21:25:24

Tak ingin membuang-buang waktu, Salsa segera bersiap untuk makan malam bersama Alea dan papanya. Meski kejengkelannya akibat urusan kantor tadi siang belum sepenuhnya hilang, Salsa tahu tidak ada celah sedikit pun untuk menolak ajakan sepihak dari sahabatnya itu.

Dia langsung menanggalkan baju tidur yang baru dikenakannya, lalu menyambar mini dress santai dari lemari. Urusan dandan jelas dia lewati karena Salsa selalu lebih nyaman tampil polos tanpa riasan wajah yang mencolok. Namun, tangannya
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق
تعليقات (2)
goodnovel comment avatar
Najwa Alhuda
Hayoooo ketahuan kamu yaaaaa ...
goodnovel comment avatar
elma
sedikit amat thor...
عرض جميع التعليقات

أحدث فصل

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 144

    Malam semakin larut, namun layar ponsel Salsa masih menyala, memancarkan wajah Nathan di ujung panggilan video. Suasana kamar yang redup berubah hangat oleh getaran rasa yang sudah bertahun-tahun terpendam. Layaknya sepasang kekasih yang baru dilanda kasmaran, keduanya seolah enggan mengakhiri obrolan meski kantuk mulai menyapa. Jarak beberapa kilometer di luar sana terasa lenyap, terkikis oleh tawa kecil dan tatapan hangat yang saling bertukar lewat layar kaca.Perbincangan mereka mengalir begitu indah dan menyenangkan, bermuara pada dua malaikat kecil yang sudah tertidur pulas di kamar sang mama. Nathan mendengarkan setiap detail cerita tentang si kembar dengan mata berbinar—mulai dari tingkah konyol mereka saat bermain, makanan favorit, hingga kebiasaan kecil sebelum tidur yang selama empat tahun ini melekat dalam ingatan Salsa. Rasa rindu yang menumpuk bertahun-tahun seolah menemukan muaranya saat ini.Di tengah obrolan, keseriusan Nathan terpancar jelas dari raut wajahnya. Pria i

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 143

    “Itu monster, Ma. Takuuuuuut,” ucap Kenzo membuat sang mama makin bingung.“Cepat, Mama. Takut banget,” Kenzi ikut menggigil dan berhasil membuat kedua orang tuanya panik. Mereka keluar dari kamar Ayahnya Salsa, tapi Nathan hanya sampai di ruang tamu. Salsa dan Ayahnya menuju ke depan. Rupanya orang itu hanya memakai masker yang ada gambar hantu, bukan monster mengerikan seperti kata Kenzo dan Kenzi. Anak-anak itu khayalannya terlalu jauh akibat kebanyakan nonton kartun yang ada hantunya. “Bukan monster ya, Ma?” teriak kedua anaknya dari dalam tapi Salsa mengabaikan.“Permisi, Bu. Saya Indah dan ini teman saya namanya Anggun. Kami dari Yayasan Kasih Sayang. Ini surat pengantarnya, Bu,” ucap Indah pada Salsa, seraya menyerahkan amplop dokumen kepada calon majikannya.Harusnya Salsa yang menjemput mereka langsung ke yayasan. Namun, karena mobilnya sedang di bengkel, Salsa meminta kedua calon pengasuh itu datang sendiri dan berjanji akan mengganti seluruh biaya transportasi mereka.“Ka

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 142

    “Yah,” suara Nathan serak berhasil mengurai pelukan Salsa dengan Ayahnya. Pria itu berjalan pelan menuju ranjang dan tanpa disangka oleh siapapun seorang CEO yang terkenal dingin itu langsung berlutut dan menyentuh kaki ayahnya Salsa yang menggantung di sisi ranjang.“Aku tahu orang yang paling bersalah dalam situasi rumit ini adalah aku. Aku yang membawa Salsa dalam penderitaan yang tak ada habisnya. Aku yang membuat Ayah terlibat dalam masalah pelik ini. Tapi percayalah, aku tak pernah menginginkan ini. Yang aku mau melihat Salsa bahagia selamanya. Tapi takdir yang kami lewati sangat kejam. Maafkan aku tak mampu mencegah semua untuk tidak terjadi,” ucap Nathan sambil terisak, berhasil membuat Salsa dan ayahnya kembali menangis. Ayahnya Salsa meminta Nathan untuk bangun tapi dia menolak dan terus memohon pengampunan pada Ayah dari wanita yang sudah ia bawa ke kubangan penuh penderitaan. “Aku tak pernah menyangka takdir kami akan seperti ini. Terima kasih sudah ada bersama Salsa saa

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 141

    “Yah,” panggil Salsa dengan suara lirih. Sesampainya di dalam kamar sang ayah, ia mendapati ayahnya berdiri terhuyung di dekat meja nakas. Pecahan beling berserakan di lantai, menandakan gelas yang hendak digunakan untuk minum terlepas dari genggaman tangan yang melemah. “Ayah mau minum?” tanya Salsa, mencoba mendekat dengan hati-hati agar tidak terkena pecahan beling. Dia juga mengingatkan sang anak untuk tidak mendekat.Salsa menghentikan langkahnya saat melihat bahu sang ayah mulai mengusap kedua matanya dengan punggung tangan, pria tua itu juga langsung memalingkan wajah untuk menyembunyikan kenyataan bahwa dia sedang menangis. Tapi dari tarikan napasnya yang berat, Salsa tahu persis—ayahnya sedang menangis dalam diam.“Iya, Ayah mau minum...” jawab sang ayah lirih, suaranya parau dan terdengar begitu lelah. Ada satu kekhawatiran yang tidak bisa ia jelaskan dengan kata-kata.Melihat kondisi ayahnya yang sedang tidak baik-baik saja, hati Salsa terasa diremas oleh tangan tak kasat m

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Bab 140

    Nathan hanya sekali melirik saja ke arah yang dibilang oleh Raka langsung tahu kalau orang itu adalah orang suruhannya. “Itu Baron,” gerutu Nathan kesal karena jantungnya nyaris copot gara-gara mendengar ucapan Raka yang mengira orang itu adalah orang kiriman pak Darmawan. “Oia, dia sudah dapat mobil baru. Maaf, Bos.” Raka yang menyadari kesalahannya pun langsung berdiri dan keluar menghampiri orang itu. Baron adalah orang yang akan menjaga Salsa dan kedua anaknya dari jarak aman. Nathan tidak akan membiarkan orang-orang yang dia cintai tersakiti oleh siapapun. Baron adalah salah satu anak buah terbaik Nathan. Setelah Raka pergi Alea mendekati sang papa.“Pa, selamat ya... Ternyata aku bukan satu-satunya anak Papa, tapi salah satunya,” bisik Alea lirih. Meski ada nada haru di suaranya, mata gadis itu berbinar bahagia begitu tahu sang papa ternyata memiliki anak kembar.Nathan merentangkan tangannya, membawa Alea ke dalam pelukannya. Sejak gadis itu tahu rahasia besar kalau dia bukan

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 139

    Di saat yang sama, mobil yang dikendarai Clara sedang membelah jalan tol menuju luar kota. Di dalamnya, ada tiga teman dekatnya yang ikut serta untuk keperluan pemotretan sekaligus travelling singkat. Sebenarnya perjalanan itu hanya memakan waktu sekitar tiga jam jika menempuh jalur darat. Clara pun bisa saja dengan mudah menyuruh papanya menyiapkan helikopter pribadi agar mereka sampai lebih cepat. Namun, karena teman-temannya ngotot ingin menikmati kuliner di sepanjang jalan dan menikmati perjalanan santai, Clara akhirnya mengalah dan mau mengemudikan mobilnya sendiri.“Jadi dia benar-benar nggak marah kamu pergi ke luar kota tanpa dia? Padahal besok kan tanggal merah, terus nyambung libur weekend. Harusnya dia tawar diri dong buat nemenin kamu? Atau jangan-jangan dia sebenarnya nggak setuju kamu masih aktif jadi model?” cecar Zaskia dari kursi penumpang depan. Dua temannya di belakang langsung mengangguk setuju. Sebetulnya Zaskia ingin bilang jangan-jangan Nathan tidak mencintai Cl

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 39

    Begitu pintu ruangannya tertutup dan Salsa keluar, Nathan langsung melonggarkan dasinya yang terasa mencekik leher. Wajahnya tetap datar tanpa ekspresi. Dia tidak membuang waktu untuk memikirkan hal lain dan langsung meraih ponsel pribadinya di atas meja kerja. Targetnya sudah jelas, yaitu menghanc

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Ternyata Masih Perawan

    Nathan menatap tubuh Salsa dari atas hingga bawah, sementara gadis itu hanya bisa meneteskan air mata sampai akhirnya suara Nathan membuatnya buru-buru mengusap air mata yang membasahi kedua sudut matanya.“Jangan buat nafsuku hilang. Kau disini wajib melayani nafsuku dan membuatku puas,” ujar pria

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Ternyata Besar

    “Ta–tapi saya gak mau pakai baju ini, Om,” cicit Salsa, mencoba mengumpulkan sisa keberaniannya yang sudah hampir habis ditelan ketakutan setiap kali bertemu dengan Nathan.Nathan yang sejak tadi sibuk di depan MacBook seketika berhenti mengetik. Dia menoleh ke sumber suara, menatap Salsa dengan r

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Lingerie

    Braaaaak Pintu kamar Zara dibuka lebar hingga menimbulkan dentuman yang cukup keras membuat Salsa kaget. “Kurang ajar! Kamu ngintip, ya?” tuduh Aditya kesal. Dia keluar untuk mencari tahu apa sebetulnya yang pecah di depan kamar calon istrinya. Dan betapa kesalnya dia mendapati Salsa di sana. Ad

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status