بيت / Fantasi / Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz / Bab 265. Riak di Bumi Tengah

مشاركة

Bab 265. Riak di Bumi Tengah

مؤلف: Syikazrafahyan93
last update تاريخ النشر: 2026-03-21 05:00:43

Sementara itu di Bumi Tengah...

Langit di atas Universitas Negeri Sentantara tampak cerah seperti biasa.

Namun suasana di dalamnya justru terasa berbeda.

Sejak pagi, bisikan mulai menyebar di antara para mahasiswa. Awalnya hanya percakapan ringan, namun perlahan berubah menjadi kegelisahan yang sulit disembunyikan.

“Nathan belum kembali?”

“Bukannya hari ini harusnya ada penyambutan resmi?”

“Kenapa tidak ada pengumuman apa pun dari kampus?”

Pertanyaan demi pertanyaan terus bermunculan.

N
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 400. Awal dari Segalanya

    Malam kembali turun di Kota Metropolis. Lampu-lampu kota bersinar indah di bawah langit gelap, sementara angin malam berembus pelan melewati atap vila Nathan. Suasana terasa tenang. Terlalu tenang. Nathan berdiri sendirian di atas atap sambil memandang langit malam yang dipenuhi bintang. Di belakangnya, Kuali Emas Shandong melayang perlahan sambil memancarkan cahaya keemasan lembut yang sesekali berdenyut seperti memiliki kehidupan sendiri. Nathan mengangkat tangannya perlahan. Energi spiritual di sekitar vila langsung bergerak mengikuti pikirannya. Aliran energi itu membentuk pusaran kecil di udara sebelum kembali menghilang. Namun perhatian Nathan sama sekali tidak tertuju pada hal tersebut. Tatapannya justru terus memandang bulan di langit. Entah sejak kapan... Perasaan gelisah di dalam dirinya semakin sering muncul. Bukan rasa takut. Bukan juga firasat buruk biasa. Melainkan sesuatu yang terasa seperti panggilan. Seolah ada sesuatu yang jauh di luar

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 399. Cahaya di Vila Nathan

    Dua hari kemudian, Nathan dan yang lainnya akhirnya telah kembali ke Kota Metropolis. Perjalanan pulang berlangsung jauh lebih tenang dibanding keberangkatan mereka sebelumnya. Tidak ada lagi tekanan mengerikan, tidak ada pertarungan besar, dan tidak ada suasana tegang seperti saat mereka memburu jejak Malik dan Shafira. Seolah semua kekacauan itu hanya mimpi buruk singkat yang kini sudah berlalu. Berita tentang kehancuran Organisasi Ular Putih sendiri tidak pernah benar-benar menyebar ke publik. Semua jejak pertempuran telah dibersihkan. Markas mereka menghilang tanpa sisa. Mayat-mayat dibawa pergi. Dan pihak tertentu dari dunia bawah dengan cepat menutup seluruh informasi yang mungkin bocor ke masyarakat. Pada akhirnya... Dunia tetap berjalan seperti biasa. Orang-orang tetap pergi bekerja. Lampu kota tetap menyala. Mahasiswa tetap memenuhi kampus. Dan kehidupan Nathan di Universitas Nasional Senantara kembali terlihat normal. Namun berbeda dengan suasana

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 398. Pulang

    Malam perlahan mulai berakhir. Langit yang sebelumnya gelap pekat kini berubah menjadi kebiruan samar, menandakan fajar akan segera tiba. Angin dingin berembus pelan melewati reruntuhan markas Organisasi Ular Putih yang kini telah hancur total akibat pertarungan besar sebelumnya. Api masih menyala di beberapa sudut bangunan. Asap tipis membubung ke udara. Sementara tanah di sekitar area itu dipenuhi retakan besar akibat benturan energi para kultivator tingkat tinggi. Nathan dan yang lainnya berjalan meninggalkan tempat tersebut dengan langkah perlahan. Malik dan Shafira berhasil diselamatkan. Meskipun kondisi keduanya masih sangat lemah, setidaknya nyawa mereka sudah tidak lagi berada dalam bahaya setelah Nathan memberi mereka pil pemulihan tingkat tinggi. Tubuh Malik masih dipenuhi luka sobek dan bekas benturan. Sedangkan Shafira terlihat jauh lebih pucat dari biasanya. Namun dibanding keadaan mereka saat pertama ditemukan... Kondisi itu sudah jauh lebih baik.

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 397. Keputusasaan Shen Ryu

    Keheningan menyelimuti seluruh area setelah Raja Raksasa Ilusi tersedot masuk ke dalam Kuali Emas Shandong. Tidak ada yang bergerak. Tidak ada yang berbicara. Semua orang masih memproses apa yang baru saja terjadi. Sosok yang sejak awal datang dengan penuh kesombongan, seorang Raja Raksasa yang berdiri di puncak kekuatan Alam Langit, kini justru dikurung hidup-hidup di dalam artefak yang selama ini ia banggakan sendiri. Nathan berdiri tenang di udara. Jubah hitamnya berkibar perlahan tertiup angin malam, sementara Kuali Shandong melayang di sampingnya dengan cahaya emas samar yang perlahan meredup. Beberapa detik kemudian Nathan mengangkat tangan dan menarik kembali kuali itu. Clang. Suara logam bergema pelan. Aura menekan yang sebelumnya memenuhi area perlahan menghilang, membuat Kuali Shandong kembali terlihat seperti kuali biasa. Namun sekarang... Tidak ada seorang pun yang cukup bodoh untuk benar-benar menganggapnya biasa. Tatapan semua orang dipenuhi ket

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 396. Lahap

    Semua orang di sekitar medan pertempuran mendadak terdiam. Kuali Emas Shandong kini melayang tenang di sisi Nathan, memancarkan cahaya emas lembut yang berbeda jauh dari sebelumnya. Jika tadi aura yang keluar terasa liar dan menekan, sekarang aura itu justru terasa hangat dan sejuk, seolah artefak tersebut akhirnya menemukan tempat yang benar-benar cocok untuknya. Bahkan angin di sekitar Nathan mulai berubah lembut. Cahaya emas tipis berputar mengelilingi tubuhnya, membuat sosoknya terlihat semakin misterius. Raja Raksasa Ilusi membelalak tidak percaya. "Itu tidak mungkin..." gumamnya lirih. Ia sudah menggunakan artefak itu selama beberapa waktu, namun benda tersebut tidak pernah menunjukkan reaksi seperti sekarang. Tidak pernah terasa hidup. Tidak pernah memperlihatkan emosi. Namun saat berada di tangan Nathan... Kuali itu justru terlihat seperti makhluk hidup yang merasa nyaman berada di dekat tuannya. Ravina memandang pemandangan itu dengan mata berbinar kecil

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 395. Kuali yang Menemukan Tuannya

    Langit di atas Negara Lunar terus berguncang hebat. Pertarungan antara Nathan dan Raja Raksasa Ilusi telah mencapai titik yang bahkan sulit dipahami oleh para kultivator biasa. Setiap benturan energi menciptakan ledakan besar yang mengguncang bumi hingga puluhan kilometer jauhnya. Boom! Nathan mundur beberapa langkah di udara setelah menerima hantaman telapak tangan raksasa yang diperkuat aura ilusi. Di sisi lain, Raja Raksasa Ilusi juga terpental akibat pukulan Nathan yang menghancurkan lapisan pertahanan energinya. Keduanya kembali menjaga jarak. Napas Raja Raksasa Ilusi mulai berat, namun wajahnya justru dipenuhi kegembiraan liar. "Bagaimana?" ejeknya sambil tertawa keras. "Sekarang kau mulai merasakan kekuatan artefak kuasi suci ini?" Aura emas dari Kuali Shandong terus mengalir ke tubuhnya. Meski ia tidak memahami fungsi asli artefak tersebut, energi yang dipancarkan kuali itu tetap memberikan peningkatan luar biasa pada kekuatannya. Bahkan Nathan harus mengakui... Peni

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 189. Siapa Pacar Nathan

    Sementara itu, meski pertandingan ketiga antara CHU A melawan BII B akan segera dimulai, Nathan dan yang lainnya memutuskan untuk tidak melanjutkan menonton. Sorak sorai baru saja bangkit kembali di arena, para pemain sudah memasuki lapangan, namun perhatian mereka telah sepenuhnya teralihkan. “K

    last updateآخر تحديث : 2026-03-31
  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 174. Musuh yang Memberi Rasa Aman

    Pertarungan di jembatan itu belum sepenuhnya berakhir. Roger dan Richard bergerak tanpa suara berlebihan. Setiap pukulan tepat sasaran, setiap tendangan bersih dan efisien. Reno dan Seno menutup sisi jembatan, memastikan tak ada satu pun yang bisa kabur atau menyerang dari belakang. Billy berja

    last updateآخر تحديث : 2026-03-30
  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 178. Pencarian Berlanjut

    Peluit panjang akhirnya mengakhiri pertandingan. Bukan sorak kemenangan yang langsung mengisi arena. Melainkan kelegaan yang pahit. Pemain-pemain BII A berjalan tertatih meninggalkan lapangan. Beberapa harus dipapah. Beberapa lainnya hanya menunduk, menahan rasa sakit yang belum sepenuhnya mun

    last updateآخر تحديث : 2026-03-30
  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 158. Pertemuan Empat Kampus Besar

    Pagi itu, halaman Universitas Negeri Senantara (UNS) di kota Metropolis jauh lebih ramai dari biasanya. Bus-bus besar dengan lambang universitas berjajar rapi. Spanduk keberangkatan tim olimpiade antar kampus berkibar tertiup angin. Mahasiswa yang tidak ikut pun berkumpul memberi semangat.

    last updateآخر تحديث : 2026-03-28
فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status