Share

BAB 53

Author: Rainina
last update publish date: 2026-06-10 15:31:12

"Ini berkas perkara untuk pertemuan siang nanti, Tuan Spencer," ucap Olivia, meletakkan sebuah map tepat di atas meja kerja pria itu. "Saya juga sudah menyesuaikan jadwal Anda untuk minggu depan."

"Ya, tinggalkan saja di situ," tanggap Nicholas dingin. Pria itu sama sekali tidak mengalihkan pandangannya dari layar monitor.

"Lalu, untuk pertemuan dengan perwakilan klien besok, apa anda ingin saya ikut menyiapkan…"

"Tidak perlu. Aku akan mengurusnya sendiri," potong Nicholas cepat. Nada suaranya
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Tuan Pengacara, Istrimu Menggugat Cerai   BAB 223

    Mata Daniel melebar sempurna. Napasnya seolah ditarik paksa dari paru-parunya."Apa?" desis Daniel, memastikan pendengarannya tidak salah."Kau mendengarnya dengan sangat jelas, Daniel," ucap Olivia, menatap lurus tanpa keraguan sedikit pun. "Aku sedang mengandung anakmu."Daniel menggebrak meja kerjanya dengan keras hingga membuat beberapa pena terpelanting jatuh ke lantai."Jangan berani-beraninya menggunakan kebohongan murahan padaku, Olivia!" bentak Daniel dengan rahang mengeras. "Kau pikir kau bisa menjebakku dengan trik kotor semacam ini?!""Begitukah?" Olivia mengangkat bahu, sama sekali tidak terintimidasi oleh ledakan amarah pria di hadapannya. Ia melipat kedua tangannya di depan dada dengan santai. "Apa kau menganggap semua ucapanku ini hanya sebuah kebohongan? Kalau begitu, bagaimana kalau kita pergi ke rumah sakit sekarang juga?""Tidak perlu!" tolak Daniel cepat."Kenapa? Kau takut kebenaran menampar wajahmu?" tantang Olivia dengan senyum sinis yang merendahkan. "Dokter

  • Tuan Pengacara, Istrimu Menggugat Cerai   BAB 222

    "Ada yang mau bertemu denganmu."Suara ketukan pintu disusul oleh suara maskulin memecah keheningan ruangan. Pintu ruang kerja perlahan terbuka, menampilkan Mark yang berdiri bersandar santai di ambang pintu.Daniel mengangkat wajahnya dengan lesu dari balik tumpukan dokumen yang sejak tadi gagal ia fokuskan. Lingkaran hitam di bawah matanya terlihat jelas, sisa dari malam panjang penuh pikiran kacau dan penyesalan setelah menerima telepon dari Emily. Ia menatap asisten sekaligus teman terdekatnya itu dengan tatapan enggan."Siapa?" tanya Daniel tanpa minat."Olivia," jawab Mark seraya melangkah masuk. "Mantan asisten pengacara Spencer waktu itu. Dia sedang menunggu di lobi sekarang."Wajah Daniel seketika menegang. Nama itu seolah menjadi pemicu otomatis bagi rasa marah dan jijik yang sejak semalam berusaha ia kubur dalam-dalam. Rahangnya mengeras."Suruh dia pergi," desis Daniel dingin."Dia bilang ada yang perlu diselesaikan denganmu, Dan," ucap Mark, mendudukkan dirinya di kursi

  • Tuan Pengacara, Istrimu Menggugat Cerai   BAB 221

    "...Apa?"Emily terperangah. Napasnya tercekat di tenggorokan saat mendengar pertanyaan yang terlontar dari bibir suaminya. Tubuhnya membeku di dalam kungkungan lengan Nicholas, matanya membelalak lebar tidak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar."Katakan alasannya, Emily," desis Nicholas dengan suara bariton yang teramat rendah dan berat, mengabaikan keterkejutan istrinya. Sorot matanya yang kelam dan tajam seolah menembus langsung ke dalam pertahanan Emily. "Kenapa malam itu kau menangis dan gemetar setelah aku menyentuhmu? Jika kau tidak membenci sentuhanku malam itu, lalu apa alasannya?"Emily menelan ludah dengan susah payah. Pikirannya berputar cepat, mencoba mencerna fakta mengejutkan ini. Selama dua tahun terakhir, Emily selalu mengira Nicholas bersikap dingin dan menjauhinya karena pria itu muak setelah menyentuhnya. Karena pria itu merasa terpaksa dan menyesali malam pertama mereka.Tetapi kenyataannya... pria ini membangun tembok es yang begitu tinggi hanya karena

  • Tuan Pengacara, Istrimu Menggugat Cerai   BAB 220

    Jantung Emily berdetak semakin liar di dalam rongga dadanya saat mendengar pengakuan suaminya barusan. Kata-kata itu seolah menghentikan waktu di sekelilingnya, menembus pertahanan yang selama ini ia bangun rapat-rapat.Pikirannya tanpa sadar menggali ingatannya jauh ke belakang, kembali ke malam itu. Malam tiga tahun yang lalu, saat ia dan Nicholas bertemu untuk pertama kalinya.Malam itu adalah sebuah mimpi buruk bagi harga dirinya. Sharon, ibu Emily, telah memaksanya mengenakan gaun berwarna biru muda yang sangat pas di badan. Gaun itu menonjolkan setiap lekuk tubuhnya dengan cara yang membuat Emily merasa sangat tidak nyaman dan terekspos. Sepanjang malam perkenalan keluarga itu, Emily bahkan tidak berani mengangkat wajahnya barang sedetik pun untuk sekadar menatap mata Nicholas. Ia terlalu malu, merasa dirinya hanya dipajang seperti sebuah barang dagangan yang sedang ditawarkan kepada keluarga Spencer demi bisnis ayahnya."Kau..." suara Emily terdengar bergetar, memecah keheni

  • Tuan Pengacara, Istrimu Menggugat Cerai   BAB 219

    Nicholas menatap lekat ke dalam kedua mata istrinya. Keheningan perlahan merayap turun di antara mereka, hanya diisi oleh suara pelan dari pendingin ruangan dan detak jarum jam di dinding kamar."Kau terus menanyakan masalah yang sama, Emily," ucap Nicholas pada akhirnya. Suaranya terdengar datar dan tenang, namun ada sepercik ketidaksabaran yang tertahan di balik nada bicaranya. "Apa hal itu begitu penting bagimu? Apa kau benar-benar merasa perlu untuk menamai setiap alasan dari tindakanku hari ini?""Iya."Jawaban Emily keluar begitu cepat dan tegas, tanpa keraguan sedikit pun.Nicholas menatap istrinya dengan kening berkerut dalam Raut wajah wanita itu terlihat begitu keras kepala. Matanya sama sekali tidak berkedip, seolah sengaja menantang dan memaksa suaminya untuk menelanjangi isi kepalanya demi sebuah jawaban yang pasti."Aku membelamu dan melindungimu karena kau adalah istriku," ucap Nicholas, mencoba memberikan argumentasi yang paling rasional untuk meredam tuntutan Emily.

  • Tuan Pengacara, Istrimu Menggugat Cerai   BAB 218

    "Maksudku adalah, jauhi Olivia, Daniel. Dia hanya memanfaatkanmu.""...Aku mengerti..."Daniel masih menempelkan ponsel di telinganya bahkan setelah sambungan telepon itu diputus oleh Emily dari seberang sana. Tatapan matanya tertuju lurus pada satu titik di dinding, mencoba mencerna setiap kata yang baru saja diucapkan oleh Emily beberapa detik lalu.Olivia menaburkan obat ke dalam minuman Emily.Fakta itu menghantam kepala Daniel dengan keras. Selama ini, Daniel mengira dia sedang membantu Olivia. Ternyata, ialah yang dimanfaatkan."Sial..." umpat Daniel pelan, suaranya terdengar serak dan tertahan di tenggorokan.Ia mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangan, menarik napas panjang yang terasa begitu berat. Perlahan, perasaan jijik untuk dirinya sendiri mulai merayap naik di dalam dada Daniel.Daniel terdiam cukup lama, bergulat dengan pikiran gelap yang tiba-tiba muncul di benaknya. Ia benar-benar tidak tahu apa yang sebenarnya membuat harga dirinya begitu hancur saat ini. Apa

  • Tuan Pengacara, Istrimu Menggugat Cerai   BAB 89

    Pertemuan untuk pengumpulan bukti dan membahas rencana di persidangan Daniel dengan team pengacara yang ditunjuk langsung oleh Nicholas baru saja berakhir.Hanya Olivia yang tertinggal untuk membereskan beberapa dokumen

  • Tuan Pengacara, Istrimu Menggugat Cerai   BAB 88

    "Secara hukum, tentu saja bisa, Nyonya Emily," jawab pengacara Robert perlahan. "Anda bisa mengajukan gugatan cerai sepihak ke pengadilan keluarga. Namun, saya harus memperingatkan Anda tentang risikonya.""Risiko apa?"

  • Tuan Pengacara, Istrimu Menggugat Cerai   BAB 68

    "Tidak, Ibu. Aku kan sudah bilang aku tidak berbohong."Emily baru terbangun ketika ia mendengar suara Nicholas setengah berbisik, jelas berusaha keras agar tidak membangunkannya.

  • Tuan Pengacara, Istrimu Menggugat Cerai   BAB 62

    Langkah kaki Olivia terdengar ringan saat ia melangkah keluar dari lift eksekutif menjelang jam makan siang. Nicholas tidak kembali bersamanya karena pria itu harus melanjutkan jadwal untuk bertemu dengan klien penting, makan siang bisnis di luar, dan menyelesaikan beberapa urusan hukum hingga sor

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status