Compartir

Bab 87

Autor: Jayden Carter
"Pak Arlo, apa kabar!" Meskipun wajah Conan tetap tersenyum ramah, tutur katanya terdengar sangat hati-hati. Dia tidak bersikap sok akrab hanya karena Santoso yang memperkenalkan mereka. Bahkan, Arlo masih bisa melihat adanya rasa tidak percaya dari tatapan Conan.

Menilai orang dari penampilan adalah penyakit umum kebanyakan orang. Conan memang tidak terlalu yakin pada Arlo karena penampilannya yang terlalu muda. Terlebih lagi, dia sendiri tidak terlalu percaya pada pengobatan tradisional.

Conan
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1178

    Setelah helikopter mendarat, Arlo baru menyadari bahwa Tanah Berkah Kura Hitam itu berada di pinggiran Asteria, tidak jauh dari Gunung Yuhar.Kaki gunung yang menyatu dengan sebuah danau alami membentuk siluet seekor kura-kura raksasa. Tempat itu tepat seperti yang selama ini dia cari.Arlo segera mengirimkan lokasi itu kepada Fellis. Setelah melakukan pengecekan, Fellis mengetahui bahwa lahan itu sudah menjadi milik orang lain.Lebih tepatnya, tanah itu merupakan lahan yang dihadiahkan oleh Provinsi Hareast kepada sebuah perusahaan sebagai bagian dari program penanaman modal.Perusahaan itu adalah Braid Farma, dan Braid Farma merupakan salah satu aset milik Konsorsium Miles.Arlo langsung meminta Fellis mengirim mobil untuk menjemputnya menuju Konsorsium Miles. Kalau semuanya berjalan lancar, hari ini juga dia bisa membangun formasi.Bagi Arlo, jika dia bisa memperoleh cairan kehidupan sebelum pergi ke rumah Keluarga Margono, itu sama saja dengan mengantongi asuransi tambahan.Secara

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1177

    "Arlo, kamu sadar apa yang kamu katakan?" Karem langsung murka.Suara Arlo terdengar sangat dingin. "Anjing tua dari Keluarga Margono juga ada di sampingmu, 'kan? Dengarkan baik-baik. Alasan aku masih mau menelepon kali ini murni demi menjaga perasaan Sheila. Kalau dalam waktu sehari aku masih belum melihat Sheila, aku akan ratakan Keluarga Rama!"Rama dan Karem saling memandang. Keduanya begitu marah hingga urat di dahi mereka menonjol.Terutama Karem. Sebagai tokoh dari Sekte Bayangan, ke mana pun dia pergi selalu diperlakukan bak tamu kehormatan.Selama bertahun-tahun, inilah pertama kalinya ada orang yang terus-menerus memanggilnya "anjing tua".Rama baru saja hendak melontarkan ancaman, tetapi Arlo di seberang sana sudah lebih dahulu menutup telepon.Dandy yang berada di samping mendengar percakapan itu dengan jelas. Arlo sudah pulang! Sesuai karakter Arlo, apa pun yang diucapkannya pasti akan dilakukannya. Dia harus segera kembali dan mencoba membujuk Arlo.Sambil berjalan ke lua

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1176

    "Hm?" Ekspresi Arlo langsung berubah dingin. Seketika, suhu udara di seluruh ruangan seolah turun beberapa derajat.Fellis menghela napas, lalu menceritakan seluruh kejadian itu dengan suara pelan. "Awalnya Pak Bagas nggak ingin memberitahumu. Katanya karena Keluarga Margono berani menahan Sheila, berarti mereka sudah mencapai kesepakatan dengan Sekte Bayangan.""Kalau sekarang kamu datang sendiri ke sana, itu sama saja menyerahkan diri ke dalam perangkap.""Lagi pula, mereka menahan putri mereka sendiri. Itu dianggap wajar menurut hukum. Dengan alasan apa kamu bisa meminta mereka melepaskannya?"Fellis menyampaikan kembali perkataan Bagas.Makin Arlo mendengarnya, makin suram wajahnya. Hubungan antara Keluarga Margono dan Sheila sebenarnya tidak begitu dia pahami. Dia hanya tahu secara garis besar bahwa Sheila memang berasal dari Keluarga Margono.Namun, mengapa Sheila tidak memakai marga Margono dan mengapa permusuhannya dengan keluarganya sendiri begitu dalam, semua itu sama sekali

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1175

    Ketika Arlo masuk, Rohit langsung tertegun. Dia refleks mundur beberapa langkah."Ka ... kamu ...." Rohit membuka mulutnya, tetapi tidak mampu mengucapkan satu kalimat pun dengan utuh."Lihat aku saja sampai nggak bisa ngomong yang jelas. Hilang ke mana keberanianmu yang tadi?" Tingkah pengecut Rohit langsung membuat Arlo tertawa.Wajah Rohit memerah. Dia menarik napas dalam beberapa kali sebelum akhirnya berkata, "Nggak ada gunanya kamu datang. Pokoknya kontraknya ada di sini. Terserah kalian mau gimana!"Arlo bahkan tidak melirik kontrak itu. Dahulu, masalah semacam ini memang mungkin akan merepotkan. Bagaimanapun juga, perusahaan harus mematuhi hukum dalam urusan bisnis.Konsorsium Miles pasti akan berpegang teguh pada isi kontrak itu. Arlo pun akan sulit menanganinya.Namun, dia sekarang sudah mengantongi Avery. Masalah itu hanya butuh satu kalimat darinya. Yang perlu dipikirkan sekarang adalah bagaimana memanfaatkan kontrak ini untuk menguras Keluarga Prijaya."Aku yang putuskan?

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1174

    "Sedangkan di utara dipimpin oleh Keluarga Darmawan dan Keluarga Hutani yang memiliki obat-obatan ajaib.""Kebetulan, bulan lalu semua bahan yang kalian butuhkan sudah dijual Lembah Raja Obat ke Keluarga Darmawan dan Keluarga Hutani.""Tapi, Keluarga Darmawan dan Keluarga Hutani memiliki hubungan besan dengan Keluarga Prijaya. Kalau Bu Fellis dan Pak Yukta bersedia bekerja sama dengan Keluarga Prijaya, aku masih bisa bicara dengan mereka."Setelah berputar-putar begitu lama, pada akhirnya Rohit tetap mengakui semuanya."Keberanian Keluarga Prijaya benar-benar luar biasa. Kalian berani menjebak kami." Fellis sampai hampir menggertakkan gigi gerahamnya hingga hancur."Nggak sebesar keberanian kalian. Pesanan sebesar itu, tenggat waktu sesingkat itu. Kalau nggak bisa memenuhi janji harus bayar ganti rugi sepuluh kali lipat. Kontrak seperti itu pun kalian berani tanda tangani."Sudut bibir Rohit melengkung membentuk senyuman puas.Wajah Fellis menjadi muram.Suatu ketika, Arlo pernah menya

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1173

    Sejak bergabung dengan Pasukan Metal Bangsa dan berhasil mencapai tingkat semi-grandmaster, inilah pertama kalinya Jondy mengalami penghinaan sebesar itu.Namun, menghadapi seorang ahli seperti Karem, bahkan Zaem tidak sanggup menahan satu jurus pun. Kalau dia ikut turun tangan, itu hanya akan mempermalukan dirinya sendiri.Mata Sheila dipenuhi amarah. Dia tahu, kali ini Keluarga Margono benar-benar telah mengeluarkan biaya besar dengan mengundang ahli sekuat itu.Zaem sudah terseret ke dalam masalah ini. Dia tidak boleh membiarkan Jondy ikut celaka.Sheila segera menarik Jondy yang sedang diliputi amarah, menggeleng pelan, lalu berkata dengan suara berat, "Bawa Pak Zaem kembali! Aku akan tetap di sini. Nggak akan terjadi apa-apa padaku."Mata Jondy memerah. Arlo telah memberinya kesempatan untuk berkembang, sedangkan Zaem telah membimbing dan mengangkatnya. Namun ... saat ini dia sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa."Baik." Jondy mengangkat Zaem yang sudah pingsan, lalu meninggalka

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 490

    Guram mendengus dingin dan berkata, "Paling-paling kamu cuma dapat kabar lebih dulu, lalu mengatur penyergapan terhadap mereka. Apa yang perlu dibanggakan?""Semua gara-gara orang bodoh dari Keluarga Sukendro itu, ngotot melakukan serangan mendadak. Ujung-ujungnya bukan cuma mati di Kota Naldern, ta

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 523

    Levin mengernyit. Itu adalah barang pertama yang diminati Arlo. Dia sebenarnya berniat menghadiahkan barang itu. Melihat Risty masih terus memprovokasi, dia langsung hendak mengangkat papan untuk menawar lagi.Namun tepat saat itu, Arlo menarik lengannya."Kamu bodoh ya? Barang ini bahkan nggak lebi

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 497

    Andre menatap Arlo dari atas ke bawah dengan wajah suram.Nama Arlo sudah terlalu sering dia dengar hingga hampir bosan, tetapi ini pertama kalinya dia melihat orangnya secara langsung. Melihat penampilannya dan cara berdirinya, Andre memikirkan tiga kata, berbakat, dominan, dan lancang.Lasya sudah

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 491

    Mobil melaju kencang sepanjang jalan, dan tak lama kemudian tiba di markas besar tentara Hareast.Guram melempar Arlo ke ruang interogasi, lalu bergegas ke ruang medis untuk menjahit lukanya. Dengan langkah pincang, dia menuju kantor Andre."Komandan, urusannya gagal!" Guram menundukkan kepala. Kare

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status