LOGINขณะที่เขาเมา ปากก็เอ่ยเรียกชื่อของคนที่หลงรัก เช้าวันถัดมา เขาจำอะไรไม่ได้เลย และพูดกับเธอว่า “ไปพาผู้หญิงคนเมื่อคืนนี้มาซะ!” “.....” ในที่สุดเวินหนี่ก็ท้อแท้และยื่นคำขอหย่าด้วยเหตุผลที่ว่า ฝ่ายหญิงต้องการมีบุตร แต่สามีไม่มีความสามารถในการมีบุตร จึงทำให้ความสัมพันธ์พังทลายลง! เมื่อเย่หนานโจวผู้ไม่รู้เรื่องรู้ราวทราบข่าว ใบหน้าของเขาก็อึมครึม สั่งให้คนไปจับเวินหนี่มาเพื่อพิสูจน์ตัวเอง คืนหนึ่ง ขณะที่เวินหนี่กลับมาที่บ้านหลังจากเลิกงาน เธอก็ถูกผลักไปที่มุมบันได “ใครอนุญาตให้เธอหย่าโดยไม่ได้รับความยินยอมจากฉัน?” เวินหนี่กล่าวว่า “คุณไม่มีความสามารถเอง แล้วยังไม่ยอมให้ฉันไปหาคนที่มีความสามารถอีกงั้นเหรอ?” คืนนั้นเย่หนานโจวต้องการทำให้เธอรู้ว่าแท้จริงแล้วเขามีความสามารถหรือไม่ แต่เวินหนี่หยิบรายงานผลตรวจการตั้งครรภ์ออกมาจากกระเป๋า เย่หนานโจวโกรธมาก “เด็กคนนี้เป็นลูกของใคร?” เขาตามหาพ่อของเด็กไปทั่ว และสาบานว่าจะฆ่าไอ้สารเลวนี่ให้ได้! แต่ใครจะรู้ว่าสุดท้ายแล้วกลับเป็นตัวเขาเสียเอง…
View More"Ibu, ada yang ingin aku katakan " ucap seorang pria sembari berjalan mendekati wanita paruh baya yang sedang asyik membaca majalah fashion favoritnya didampingi secangkir kopi.
"Apa yang ingin kau katakan, Putraku?"Bukan menjawab, tetapi Jonathan memperlihatkan kepada Theresia sebuah alat test kehamilan yang menampilkan dua baris merah. Seketika Theresia mengernyit."Alat tes kehamilan? Apa kau sudah menghamili seorang gadis?" tanya Theresia sembari mengambil test pack dari tangan Jonathan.Theresia menatap benda itu dan Jonathan secara bergantian."Benar, Bu. Aku sudah menghamili Amelie."Plak!Sebuah tamparan mendarat di pipi Jonathan. Membuat satu tangannya memegangi pipi karena rasa perih yang terasa. Firasatnya berkata, hal buruk akan segera terjadi."Dari awal aku sudah curiga, Jonathan! Bukankah selama ini aku selalu memintamu untuk tidak bergaul dengan gadis pembantu itu?!""Ibu, aku begitu mencintainya. Tidak bisakah Ibu memberi Amelie kesempatan untuk kami membina rumah tangga?" pinta Jonathan yang berbalas delikan tajam Theresia.Tanpa berucap sepatah kata, Theresia berjalan ke kamar pembantu untuk mencari keberadaan Amelie.Theresia mengedarkan pandangan begitu tiba di koridor kamar pembantu. Dengan cepat wanita itu menemukan gadis yang ia cari sedang bergurau dengan Katie dan pelayan yang lain."Dasar gadis jalang!" pekiknya sembari menarik kasar rambut Amelie.Amelie meringis kesakitan, berusaha membebaskan rambutnya dari cengkraman Theresia. Namun, bukan semakin meregang, justru Theresia semakin kuat dan brutal menarik rambut Amelie."Hentikan, Nyonya! Itu sangat menyakitkan," seru Amelie dengan tetap berusaha terdengar menghormati sang nyonya besar itu."Kau pikir, aku akan menuruti kemauanmu? Apa yang kau lakukan sampai putra kesayanganku bertekuk lutut padamu?" ucap Theresia sembari mendekatkan wajahnya pada wajah Amelie. Gadis itu ketakutan dan mulai menunduk. Air mata Amelie mulai berjatuhan.Sementara pekerja lain tidak ada yang berani melerai Theresia. Mereka hanya menonton penindasan yang Theresia lakukan terhadap Amelie."Jangan anggap aku wanita bodoh, Amelie! Aku tau saat ini kau sedang mengandung anak Jonathan!" jerit Theresia sembari menampar keras wajah Amelie, hingga membuat gadis itu tersungkur.Robert dan Irene yang mengetahui kejadian tersebut segera berlari menghampiri Amelie."Amelie, apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Irene dan Robert hampir bersamaan."Asal kalian tau! Anak gadismu yang terlihat lugu ini sangat jauh dari penilaian orang-orang tantangnya!" ucap Theresia bersungut-sungut dengan kedua tangan terlipat di depan dada."Jonathan berkata padaku, bahwa dia sudah menghamili anak kalian. Tetapi aku tidak begitu saja percaya," ucap Theresia sembari mengibaskan tangan diudara, sebelum akhirnya ia menambahkan;"bisa saja Amelie hamil dengan pria lain, dan mengaku jika janin yang dikandungnya adalah anak Jonathan.""Nyonya, tolong jaga ucapan Anda!" hardik Robert saat mendengar anak gadisnya direndahkan. Sementara itu, Irene terus mengelus punggung Amelie yang bergetar karena tangis yang tergugu."Kenapa? Bisa saja kan? Tampan dan kaya. Siapa gadis yang tidak menginginkan Jonathan? Tetapi anakmu, malah memanfaatkan kehamilanya untuk mengikat Jonathan.""Nyonya, saya yakin sepenuhnya bahwa bayi di dalam kandungan saya adalah anak Jonathan." ucap Amelie disela isakan tangis sembari memegangi perut, tempat dimana buah cintanya dengan Jonathan tumbuh."Omong kosong! Gugurkan kandunganmu, atau jangan pernah lagi menginjakkan kakimu di rumah ini!" ancam Theresia sebelum akhirnya pergi meninggalkan Amelie yang malang.Semua pekerja yang tadi menonton peristiwa itu dari kejauhan berhambur mendekati tiga orang yang masih terduduk di atas lantai. Masing-masing dari mereka mengucapkan kalimat untuk menguatkan Amelie. Amelie memaksa diri untuk tersenyum demi menghargai usaha mereka. Sangat mudah ditebak, dibalik senyuman Amelie, terdapat luka menganga yang sangat perih. Mereka tidak sanggup membayangkan seperti apa jadinya seandainya mereka yang berada di posisi Amelie saat ini.Sementara itu, Jonathan masih duduk di sofa ruang tamu dengan raut gelisah. Pria itu merutukki dirinya yang tidak bisa memenuhi apa yang telah dia ucapkan pada Amelie.Satu hari sebelumnya ...Jonathan menatap Amelie yang sedang menyapa bunga mawar beraneka warna dari kejauhan. Dari senandung yang lolos dari gadis itu, dapat terlihat bagaimana gadis itu merasa senang dan bangga semua mawar yang ia pelihara tumbuh dengan baik.Jonathan berjalan mendekati Amelie yang masih bersenandung dan membelai mawar yang mekar dengan sempurna."Bunga-bunga itu memang cantik. Tapi kecantikannya tidak dapat mengalahkan kecantikan wajahmu, Amelie."Amelie menoleh cepat ke arah Jonathan. Gadis itu tersipu. Rona merah menghiasi kedua pipinya. Jonathan tersenyum melihat ekspresi Amelie yang begitu alami. Gadis lembut yang selama dua tahun terakhir menjadi kekasihnya tanpa sepengetahuan Edmund dan Theresia.Sepasang sejoli itu menjalin hubungan tanpa sepengetahuan orang tua Jonathan. Baik Amelie, Jonathan, ataupun pekerja lain yang bekerja pada keluarga Jonathan sama-sama saling mengerti, perbedaan status sosial keduanya sangat jauh. Sudah pasti Theresia si wanita angkuh itu akan menolak hubungan keduanya. Karena itu, keduanya sepakat untuk bersikap tidak lebih seperti umumnya pembantu dan majikan di depan Tuan dan Nyonya Hayes."Jo? Sejak kapan kau berdiri disitu?"Jonathan menarik siku dan melirik jam tangan miliknya sebelum berucap;"Entah, sudah berapa lama aku berdiri di sini. Yang aku tau, waktu saat bersamamu terasa begitu singkat."Jonathan yang mendapat pukulan pelan di dada bidangnya meringis berpura-pura kesakitan. Pukulan Amelie sama sekali tidak sakit."Berhenti menggodaku, Jo!" jawab Amelie sembari mengerutkan bibirnya yang menurut Jonathan ekspresi wajah itu sangat manis."Jo, ada hal penting yang ingin aku bicarakan denganmu." ucap Amelie tanpa basa-basi.Melihat raut Amelie yang berubah sedih, Jonathan berpikir bahwa apa yang akan disampaikan gadis itu bukanlah berita baik."Katakan saja, Sayang." Jonathan mengusap lembut kepala gadis yang saat ini menunduk takut sambil meremas rok yang ia kenakan.Semburat kecemasan yang terpancar di wajah gadis itu semakin membuat Jonathan penasaran. Kedua alis tebal Jonathan pun bertaut."Sayang, katakan jika memang ada yang perlu untuk dikatakan. Jangan menyimpan perasaanmu sendiri," Jonathan menunduk, menyamai tinggi Amelie sembari memegang dagu gadis itu."A-aku hamil, Jo." jawab Amelie dengan suara parau. Bulir air mata mulai berjatuhan. Gadis itu menyerahkan alat tes kehamilan yang menampakkan dua garis merah berjejer rukun dengan tangan gemetar.Jonathan menggamit benda itu dengan alis bertaut. Ia masih tidak menyangka. Dia akan segera menjadi ayah sebentar lagi. Pria itu merasa dilema. Ada perasaan bahagia, ada juga rasa gelisah. Akankah kehamilan Amelie bisa melunakkan hati Theresia untuk memberi restu atas hubungan keduanya?"Amelie, kau tidak perlu menangis. Seharusnya kau berbahagia karena kini didalam kandunganmu telah hadir buah cinta kita." Jonathan tersenyum sembari mengusap bulir kristal yang terus saja berjatuhan di pipi Amelie. Berusaha menenangkan badai kesedihan yang melanda hati kekasihnya.Gadis itu hanya mengangguk pelan. Dia tidak yakin kehamilannya akan menjadi kabar bahagia untuk keluarga Hayes. Kemungkinan buruk atas respon nyonya besar pemilik rumah tempat dia dan kedua orang tuanya mengabdi sebagai pembantu itu mulai menghantui pikirannya."Percayalah, Amelie. Semua akan baik-baik saja. Akan ku bujuk orang tuaku agar bisa menerimamu dan anak kita." pria itu mengusap perut Amelie dan mendaratkan sebuah kecupan di kening gadis itu setelahnya.Jonathan kembali mengacak rambut hitamnya dengan frustasi. Bayangan wajah polos Amelie seolah mengiris hatinya.Apa yang sudah ia lakukan? Memberi harapan kepada gadis itu yang nampaknya hanya menjadi isapan jempol belaka.***อาจ้านตอบว่า “ช้าอีกหน่อยแล้วกัน สถานที่เดิม”หญิงผมแดงยิ้มอย่างมีเลศนัย “ได้เลย ฉันจะรอคุณตรงเวลานะ”พูดจบหญิงผมแดงก็รีบเดินออกจากบริเวณของเขาไป พอเธอจากไปแล้ว อาจ้านก็ค่อย ๆ เอาหัวใจของสัตว์กลับใส่ที่เดิม จากนั้นเขาก็เย็บปิดแผลอย่างประณีต แม้ว่าเมื่อครู่จะดูโหดร้ายเลือดสาดสักแค่ไหน แต่ในตอนนี้หัวใจของสัตว์นั้นก็ยังสามารถเต้นได้อีกครั้งเมื่อจัดการทุกอย่างเสร็จแล้ว อาจ้านถอดถุงมือที่เปื้อนเลือดออก ล้างมือด้วยน้ำยาฆ่าเชื้อและสบู่หลายรอบ จนกระทั่งไม่เหลือกลิ่นใด ๆ แล้วจึงออกไป เขาขับรถมุ่งหน้าไปยังฟาร์มที่หน้าประตูมีคนยืนเฝ้าอยู่ พอเห็นรถของอาจ้านเข้ามาก็รีบเปิดประตูให้เข้าไป ด้านในฟาร์มมีการปลูกดอกไม้บางชนิดตกแต่งไว้ แต่มีเพียงสตรอเบอร์รีเท่านั้นที่เป็นพืชหลักของฟาร์มสตรอเบอร์รีในแปลงไม่ได้ถูกเก็บไปขาย หลายลูกปล่อยให้เน่าอยู่บนพื้น อาจ้านลงจากรถ สายตาเขาเหลือบมองทุ่งสตรอเบอร์รีที่ได้รับการดูแลมาอย่างดีอย่างพอใจ บนใบหน้าจึงเผยรอยยิ้มจาง ๆผู้คุมหน้าประตูส่งตะกร้าให้ อาจ้านรับตะกร้ามาแล้วเดินตรงเข้าสู่แปลงสตรอเบอร์รี ทุ่งเบื้องหน้าเต็มไปด้วยผลสตรอเบอร์รีที่สุกงอมจนเป็นส
[ฉันว่าคุณพูดถูกนะ เทียบกันแล้วฉันชอบคลิปสั้นของจางจื่อฉีมากกว่า ชอบบทของเธอในละครเรื่องนั้นจริงๆ!]ใบหน้าของลู่ม่านเซิงแทบเปลี่ยนเป็นสีเขียวด้วยความโกรธคนพวกนี้พูดบ้าอะไรกัน! บอกว่าจางจื่อฉีถ่ายได้ดีกว่าเธออย่างนั้นหรือ? เป็นไปได้ยังไง! เธอหน้าตาสวยกว่าจางจื่อฉีตั้งเยอะผู้ช่วยของเธอที่อยู่ข้าง ๆ เห็นยอดไลค์ในคลิปสั้นของจางจื่อฉีพุ่งทะลุสิบล้านแล้ว จึงพูดจาดูถูกขึ้นมาทันที “พวกชาวเน็ตเขียนอะไรกัน เห็น ๆ อยู่ว่าคุณเซิงสวยกว่า จางจื่อฉีน่ะอาศัยแค่กระแสความทรงจำ ไม่ได้มีความสามารถจริงจังอะไรเลย แถมดันไปถ่ายคลิปสั้นแบบนี้อีก มันเป็นสิ่งที่คนธรรมดาเขาเล่นกันทั้งนั้น ดาราจะไปโพสต์คลิปบนแอปแบบนี้ได้ยังไง ไร้เกียรติมาก!”ผู้ช่วยของเธอดูถูกวิธีการนี้มาก เพราะส่วนใหญ่ดาราที่โพสต์บนแอปสั้นมักจะเป็นพวกที่ไม่ค่อยดัง พยายามหารายได้จากตรงนี้ เธอจึงไม่สนใจสิ่งนี้เลย“อ๊า!” ลู่ม่านเซิงโมโหถึงกับปามือถือลงพื้น!ผู้ช่วยที่ตอนแรกตั้งใจจะปลอบเธอ ถึงกับหน้าซีดเมื่อเห็นลู่ม่านเซิงปามือถือด้วยความโกรธ “คุณเซิง…”ลู่ม่านเซิงโกรธจนตาแดงก่ำ “ทำไมยอดไลค์ของจางจื่อฉีถึงได้ถึงสิบล้าน มีคนชอบเธอตั้งมา
ทางด้านลู่ม่านเซิงก็กำลังถ่ายทำเช่นกันเธอแต่งกายสไตล์ย้อนยุคแบบเดียวกับจางจื่อฉี“ดีมากเลย เซิงเซิง สวยมาก!” ช่างภาพกล่าวพลางถ่ายจากหลายมุม“มุมนี้ดูดีมาก ได้ภาพสวยเลย!”ช่างภาพชมเธอไม่หยุดระหว่างถ่ายทำลู่ม่านเซิงเองก็มั่นใจในตัวเองสูง เธอตั้งใจถ่ายมาก เพราะรู้ดีว่าเสน่ห์และความงามของเธอเหนือกว่าจางจื่อฉี ซึ่งในวงการบันเทิงแล้ว ความงามถือเป็นข้อได้เปรียบอย่างหนึ่ง หลายคนดังได้จากเพียงรูปลักษณ์เธอเองก็แสดงละครได้ดี แถมยังมีหน้าตาที่โดดเด่น จึงมั่นใจว่าจะเอาชนะจางจื่อฉีได้แน่นอนจริง ๆ แล้วเป้าหมายของเธอไม่ใช่จางจื่อฉี แต่เป็นเวินหนี่เธอจงใจไม่ให้ความร่วมมือกับจางจื่อฉีเพื่อโค่นล้มเวินหนี่ หากเธอชนะจางจื่อฉีได้ ก็จะถือว่าชนะเวินหนี่ด้วยและหากชนะครั้งนี้ก็จะมีครั้งต่อไปเมื่อดูภาพถ่ายของตัวเอง เธอก็พึงพอใจมาก เชื่อมั่นว่าจะขึ้นเทรนด์ในโลกออนไลน์ได้“รีบปล่อยภาพนี้ไปให้เร็วที่สุดนะ ใช้ความร้อนแรงของงานในวันนี้ให้เต็มที่” ลู่ม่านเซิงสั่ง“แน่นอนครับ คาดว่าค่ำนี้น่าจะได้เห็นกันแล้ว!”ริมฝีปากของลู่ม่านเซิงเผยรอยยิ้มมั่นใจ คิดว่าความสำเร็จอยู่ในมือเธอแล้วค่ำวันนั้น สื่อ
เธอยังคงเป็นคนของบริษัทเย่หนานโจว หากเกิดปัญหาอะไรขึ้น บริษัทก็ย่อมต้องคุ้มครองเธออยู่แล้ว ช่วงนี้ยังมีข่าวมากมายที่ออกมาช่วยลบล้างข่าวเสียของลู่ม่านเซิงอีกด้วยเวินหนี่มองลู่ม่านเซิงในชุดนี้อย่างเย้ยหยัน “เลียนแบบจนได้ดี มันสนุกมากไหม?”คำพูดนี้จี้จุดของลู่ม่านเซิง แต่คราวนี้เธอไม่สนใจ เธอต้องการชนะเสียครั้งหนึ่ง จึงยิ้มตอบอย่างมั่นใจ “เวินหนี่ เธอไม่ได้อยู่ในวงการบันเทิง จะไปรู้ได้ยังไงว่าอะไรที่คนดูชอบ คนที่สวยก็ย่อมมีคนติดตามมากกว่า หรือเธอว่าไม่จริง?”ความหมายก็คือเธอเชื่อว่าตัวเองสวยกว่าจางจื่อฉี แต่แม้ว่าลู่ม่านเซิงจะพูดอย่างนั้น จางจื่อฉีก็มีฝีมือการแสดงที่เหนือกว่า ความเป็นนักแสดงมืออาชีพทำให้ไม่จำเป็นต้องแข่งขันกันเรื่องความสวยจางจื่อฉียืนอยู่อย่างสงบ สีหน้าเยือกเย็น ไม่คิดจะโต้เถียงใด ๆ กับลู่ม่านเซิง ราวกับไม่อยากเสียเวลาถกเถียงกับเธอเลยเวินหนี่ก็ไม่ได้สนใจจะโต้แย้งอะไรในเรื่องนี้ เธอเอ่ยขึ้นเพื่อให้ลู่ม่านเซิงเข้าใจอย่างชัดเจนว่า การพึ่งพาคนอื่นนั้นไม่ได้ยั่งยืน “ในเมื่อเธอชอบนัก ก็เอาไปเถอะ จางจื่อฉีไม่ใช่ว่าจะอยู่ไม่ได้ถ้าไม่ได้ใช้ที่นี่”พอเห็นเวินหนี่รู
นี่คือลู่เหมียน คู่แข่งของเธอ เมื่อไรที่ถังเยาจัดนิทรรศการภาพวาด ลู่เหมียนก็จะรีบจัดตาม พอเธอตีพิมพ์แบบร่างการออกแบบ ลู่เหมียนก็ไม่พลาด สรุปได้ว่าไม่ว่าเธอจะทำอะไรลู่เหมียนก็จะทำตามทุกอย่างพนักงานขายบางคนก็อยากเอาใจพวกคนมีเงินเวินหนี่จะปล่อยให้คนอื่นเอาเสื้อผ้าไปจากมือของถังเยาได้อย่างไร?เวินหนี่หยิ
เธอก้มหน้าลง “เปล่าค่ะ ฉันแค่พูดไปอย่างงั้น อย่าเก็บไปใส่ใจเลยค่ะ ฉันรู้ข้อตกลงระหว่างเราดีและคุณก็รู้ว่าฉันมีคนอื่นอยู่ในใจอยู่แล้ว”เธอรู้ว่าหากพูดออกไปแบบนี้จะทำให้เย่หนานโจวโกรธมาก แต่เธอไม่มีทางเลือกเธอรักศักดิ์ศรีและไม่ต้องการให้เย่หนานโจวรู้ว่าเธอหึงเขาหลังจากคำพูดของเธอหลุดออกไป รอยยิ้มบนริมฝ
"เผยชิง รีบพาเธอไปโรงพยาบาลเดี๋ยวนี้!" เย่หนานโจวสั่ง"ได้ครับ ประธานเย่" เผยชิงรับคำสั่งทันทีและรีบเข้ามาจัดการลู่ม่านเซิงหันไปมองเย่หนานโจว "พี่จะไม่ไปกับฉันเหรอ?"เขาตอบ "ที่นี่ยังมีเรื่องต้องจัดการ เดี๋ยวจะไปหาที่โรงพยาบาลทีหลัง"เมื่อได้ยินว่าเขาจะไปเยี่ยมทีหลัง ลู่ม่านเซิงถึงได้รู้สึกสบายใจขึ้น "
“ฉันเอามันมาให้คุณแล้ว” เวินหนี่หยิบมันออกมาจากถุง “ตัวนี้ใช่ไหมคะ”เดิมทีเย่หนานโจวอารมณ์เสียมาก แต่เมื่อเขาเห็นว่าเธอเอามันมาเองไม่ได้ให้คนอื่นเอามาสีหน้าของเขาก็เบาลงมาก แต่ก็ยังอดไม่ได้ที่จะถามว่า “เธอเอามาแล้วทำไมยังต้องให้หล่อนมา?”เวินหนี่มองไปที่โจวเสี่ยวหลิน “ถามเธอเองสิคะ เธอยืนกรานที่จะมาที
Ratings
reviewsMore