Saking marahnya, Iwan hampir saja berdiri. Wajahnya kelihatan sangat gusar. “Apa ucapanmu patut dikatakan seorang manusia? Waktu itu, aku lagi berbaring di dalam ruangan ICU. Setelah kamu datang, kamu takut disuruh ganti rugi, makanya kamu segera memutuskan hubungan sama aku, lalu mendorong semua beban ke diri Kelly. Sekarang, kamu malah memutarbalikkan fakta!”Sandora berkata dengan murka, “Kalau yang aku katakan itu bukan omongan manusia, jadi apa yang kalian lakukan itu perbuatan manusia? Saat hidup susah, aku berusaha untuk bertahan. Sekarang giliran kehidupan sudah membaik, kalian semua malah menyembunyikannya dariku. Kalian diam-diam menikmati rezeki ini.”Iwan berkata, “Kenapa kami bisa menyembunyikannya darimu? Kamu sendiri juga jelas!”Terlihat ekspresi sedih di wajah Sandora. “Iwan, kamu punya hati nurani tidak. Saat masih muda dulu, kamu berjudi dan berutang. Aku yang membantumu untuk membayar utangmu. Aku sendirian membesarkan dua anak, sedangkan kamu hanya bersembunyi dan
Baca selengkapnya