"Kak, jangan panik."Swoosh! Saat itu, Tirta masih terlibat pertarungan dengan naga purba jahat jantan. Begitu mendengar suara Yumika, dia segera mengeluarkan pedang kecilnya untuk menekan kedua naga tersebut.Kemudian, dia langsung meraih Yumika dan menggendongnya di pelukannya. Sesudah menyimpan kembali pedang kecil itu, sosoknya terus bergerak lincah menghindari serangan."Tirta ... kamu ... sebenarnya mampu membunuh kedua monster ini. Kenapa kamu masih belum bergerak?" Begitu dipeluk seperti itu, Yumika langsung gemetar saat merasakan dada Tirta yang kokoh.Di saat bersamaan, ketika melihat Tirta tetap mampu bergerak bebas tanpa terluka sedikit pun, bahkan sambil menggendongnya dan menghadapi dua naga purba jahat, dia semakin terkejut."Soal itu, kamu nggak perlu tanya. Aku punya rencanaku sendiri." Tirta tersenyum misterius."Aku ngerti sekarang. Kamu ingin mancing Yunda keluar, lalu membereskan semuanya sekaligus," kata Yumika langsung."Benar." Tirta mengangguk.Tentu saja, soal
Read more