"Kalau begitu, mulai sekarang kita benar-benar sudah jadi keluarga. Ayo masuk dulu, kita ngobrol di dalam."Baru saja mereka memasuki halaman tengah, Orion juga datang menyambut. "Tirta, sudah lama banget nggak ada kabar. Sebenarnya kamu pergi ke mana?"Sebelum Tirta sempat menjawab, Shazana sudah lebih dahulu berkata, "Jangan cuma perhatikan anak kesayanganmu itu. Lihat, banyak juga menantumu yang datang, cepat siapkan makanan sama hadiah. Jangan sampai mereka merasa diabaikan."Orion buru-buru menjawab, "Ya, ya, aku segera siapkan.""Nggak usah, Bu. Kami baru saja makan. Kami lebih senang kalau Ayah sama Ibu mau menemani jalan-jalan keliling ibu kota," kata Tirta."Benar, Bibi. Kami semua baru selesai makan, jadi masih kenyang. Daripada makan, mending kita jalan-jalan bareng." Setelah tadi dicium habis-habisan di mobil, sikap Devika menjadi lebih manis."Ya sudah." Shazana dan Orion saling memandang sejenak, lalu mengangguk setuju.Tak lama kemudian, mereka mulai berkeliling ibu kota
Read more