Keesokan harinya. Aland sudah berpenampilan rapi pagi itu. Begitu juga dengan Nyonya Ratna dan Bu Mar. Seolah mereka hendak pergi ke sebuah acara. Sedangkan anak-anak itu, mereka tampaknya memakai baju seragam sekolah. Semuanya berkumpul di meja makan. Pagi yang cerah, secerah senyum manis dari bibir Aland saat Vina datang. "Selamat datang, maaf apa sudah lama menunggu? Saya sedikit kesiangan!" ucap wanita itu sebelum ia duduk di kursi. Sesekali ia melihat wajah Aland yang sedang senyum-senyum padanya. Nyonya Ratna menjawabnya sambil tersenyum. "Selamat pagi juga, sayang. Tidak apa-apa, kita semua mengerti, kamu pasti kelelahan. Jadi, sudah wajar kalau kamu bangun kesiangan!" katanya sambil menusuk steak daging dengan garpu. "Ohhh, iya!" Vina tersenyum paksa, karena sebenarnya yang membuatnya bangun kesiangan adalah Aland sendiri. "Ngomong-ngomong, bagaimana dengan tidurmu? Apa kamu bisa tidur nyenyak? Karena tadi Nala bilang, kamu semalam terbangun dan mereka melihat kamu kelua
Dernière mise à jour : 2026-04-06 Read More