Sabrina berkacak pinggang di tengah dapur yang kini lebih mirip lokasi syuting film bencana bertema kuliner itu. Ia menoleh ke arah Ganda yang masih tertawa di ambang pintu."Bang Ganda, bawa Aliz mandi sekarang. Lihat, wajah dan bajunya sudah belepotan pasta cokelat begitu," perintah Sabrina tegas. Ganda segera mengangkat Aliz ke dalam gendongannya, masih sambil bersiul menggoda, sementara Aliz tertawa riang sambil melambaikan tangan kecilnya pada Kael. Namun, saat Kael hendak ikut melangkah keluar, Sabrina merentangkan tangannya di depan dada pria itu."Kau mau ke mana? Hukumanmu belum dimulai, Tuan O’Shea."Kael mengerutkan kening, menunjuk dirinya sendiri dengan spatula yang masih ia pegang. "Aku?""Iya, kau. Karena ini medan perangmu
อ่านเพิ่มเติม