Dari atas ranjang, Amara menggenggam tangan Pak Santosa dan meminta maaf berulang kali atas segala dosa masa lalu yang telah menghancurkan keluarga pria tersebut.Menangis terisak-isak, ibu baru ini mencium punggung tangan kasar yang dipenuhi keriput itu sebagai bentuk penyesalan yang teramat dalam dari lubuk hatinya. Kendati tubuhnya masih terasa lemas pasca-persalinan, rasa bersalah nyatanya berhasil memaksa sang putri mahkota untuk memohon ampunan secara langsung.Mengusap puncak kepala wanita cantik itu dengan kelembutan layaknya kepada anak kandung sendiri, pria tua tersebut sama sekali tidak menunjukkan raut permusuhan."Kamu nggak usah nangis lagi ya, Nduk, soalnya Bapak udah ikhlas banget nerima semua kejadian pahit masa lalu itu sebagai bagian dari takdir Gusti Allah. Makanya Bapak sama sekali nggak pernah nyimpen dendam, apalagi pas tahu kalau kamu itu cewek baik-baik yang sekarang udah ngasih cucu ganteng buat keluarga kita."Namun alih-alih menyimpan dendam, Pak Santosa de
Last Updated : 2026-06-30 Read more