Dingin dan lembab, aroma tanah bercampur daun-daun busuk menusuk penciuman Hilda saat dirinya sadar. Dia terbangun di atas tanah basah yang tertutup oleh dedaunan, kabut tebal mengaburkan pandangannya, gelap tidak ada cahaya apapun. Rasa dingin menyergap dirinya, Hilda mengerjapkan matanya berulang kali berusaha menyesuaikan dengan keadaan sekitar yang gelap gulita. Telinganya mencoba menangkap suara di sekitarnya. Gemerisik dedaunan yang tertiup angin, suara binatang malam, serangga yang berjalan merayap diatas tubuhnya. "To-" Hilda memegangi lehernya, tidak ada suara yang keluar dari bibirnya, tenggorokannya terasa pedih dan kering. Tangannya meraba-raba tanah di sekitarnya, dia berharap Steven memberinya kebaikan dengan meninggalkan sebotol air. Dinginnya kaca dia rasakan, botol kaca, dia tidak dapat melihat apa yang berada di dalamnya. Aroma minuman keras membuatnya meneguk liur yang mengering, haus, dia merasa haus, tenggorokan dan kerongkongannya terasa kering yang membuatn
Read more