"Allard, aku sangat takut ... aku sangat takut kau pergi meninggalkan aku, Allard...." Alice menangis memeluk suaminya. Wanita itu tidak bisa menahan untuk tidak menangis tergugu menyembunyikan wajahnya dalam dekapan Allard. Di tengah udara yang sangat dingin, Alice berada di hutan di tengah kehamilannya yang besar untuk mencari suaminya. Allard merasa terharu, sekaligus tidak tega dan kaget atas apa yang Alice lakukan di sini demi dirinya. "Aku tidak apa-apa, Sayang," bisik Allard, ia menunduk menangkup kedua pipi Alice dan menatap sepasang mata sembab istrinya. "Allard...." Sambil terisak, Alice mengulurkan tangannya menyentuh kening Allard yang terluka. "Mengapa kau ada di sini, Sayang? Tempat ini berbahaya untukmu. Kau sedang hamil, Alice...." Allard menoleh pada Arshen yang masih memakai mentelnya. "Berikan mantelmu!" Mau tak mau Arshen melepaskannya dan pria itu melepaskan mentel setengah basah yang Alice pakai, lalu menggantikan dengan milik Arshen. "Ayo kita pulang," b
Last Updated : 2026-07-05 Read more