Asisten Tomo menghajar Denisa sampai perempuan itu terkapar tak berdaya. Bahkan bekas percintaan mereka menguar di dalam kamar Denisa. Asisten Tomo yang sudah puas dengan apa yang dia lakukan pada Denisa meninggalkan Denisa begitu saja di dalam kamar itu. Lalu dia mengambil sesuatu yang sejak tadi dia incar. Stempel peralihan harta milik Tomo yang tersisa. Setelah dia mendapatkan apa yang dia mau, lalu dia pergi dari kamar itu. Tak lama dua orang pengawal yang di perintahkan untuk membuang Denisa masuk ke dalam kamar. Mata mereka membola sempurna ketika melihat tubuh Denisa masih belum mengenakan apapun saat ini. "Beri dia obat ini, jadi dia tak akan sadar dengan apa yang dia lakukan bersama kita nantinya." Salah satu pengawal itu mendekati Denisa lalu membuka paksa mulut Denisa dan memberikan obat yang mereka bawa pada Denisa. Awalnya Denisa yang mulak tersadar berniat memberontak tapi ternyata dia tak punya tenaga yang cukup. Akhirnya setelah obat itu masuk ke dalam tubuhny
Baca selengkapnya