Namun, wanita yang mengenakan gaun emas hanya menunjukkan perubahan tipis. Alisnya sedikit terangkat, sementara tatapannya menjadi lebih tajam seolah sedang menilai Joko. Berbeda dengan wanita berpakaian formal. Sorot matanya seketika berbinar, dan semburat merah perlahan menghiasi kedua pipinya."Nyonya, siapa pria tampan ini?" tanya wanita berpakaian formal dengan nada sedikit genit."Nona Nadya, Nona Sonya, perkenalkan ini Joko! Seorang ahli yang bisa mengalahkan puluhan orang sekaligus," ucap Tante Riana.Tatapan wanita berpakaian emas semakin lekat. Wanita berpakaian formal pun menjadi serius, semua ekspresi genitnya terhapus.Tante Riana melirik Joko. Dia menunjuk ke arah wanita berpakaian emas. "Jo, ini Nona Nadya." Dia menunjuk wanita berpakaian formal. "Dan ini Nona Sonya, asisten Nona Nadya."Joko tersadari, dia buru-buru bangkit. Kemudian, dia melemparkan senyuman dan anggukan kecil. "Nona Nadya, Nona Sonya," sapa Joko.
Read more