POV NauraRuangan kembali hening.Naura masih memandang Ardi Wijaya yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit. Meskipun kondisi fisiknya terlihat menurun, sorot matanya masih menyimpan ketegasan yang sama seperti dalam rekaman video yang mereka temukan."Pak Ardi," ucap Naura pelan. "Kalau Bapak bersedia menjadi saksi, aku yakin nama Ayah bisa dibersihkan."Ardi tersenyum tipis."Itu memang alasan saya berhenti bersembunyi, Naura.""Selama lima tahun saya hidup dengan rasa bersalah.""Saya membiarkan Noel menanggung semuanya sendirian.""Tapi sekarang saya tidak akan lari lagi."Naura mengangguk sambil menahan air mata."Terima kasih, Pak."Gibran kemudian membuka buku catatannya."Pak Ardi, saya akan mengajukan permohonan agar kesaksian Bapak dicatat secara resmi. Mengingat kondisi kesehatan Bapak, kami juga akan meminta penyidik dan jaksa mengambil keterangan di rumah saki
Read more