Langit menggelap di kediaman Lakeswara. Beberapa orang terlihat hilir mudik dengan pakaian hitam yang membungkus tubuh mereka, tidak ada canda tawa, tidak ada suara kencang atau teriakan. Semua orang terlihat termenung dengan pikirannya masing-masing.Agnira terdiam menatap jendela kamar yang terbuka lebar, udara dingin masuk begitu saja, namun tidak membuat wanita itu beranjak dari tempatnya. Tatapannya kosong, angannya melayang. Seolah semua terampas begitu saja dari hidupnya, sisi hatinya kosong terbawa Kenan yang sudah ia anggap sebagai adiknya sendiri."Bu ..."Kepala Agnira menoleh cepat. Matanya bergerak liar saat satu suara berhasil ia tangkap. Sayangnya, di ruangan ini hanya ada dia seorang, air mata Agnira kembali jatuh, wanita itu menangis tergugu berteman sepi yang kembali menggerogoti jiwanya. Dia menyalahkan dirinya sendiri, sama seperti dulu."Kenan," bisik Agnira tanpa suara.Pintu kamar di ketuk pelan, Agnira dengan langkah pelan berjalan dan membuka pintu. Dia menata
Baca selengkapnya