"Aku sangat bersyukur bisa berkumpul lagi dengan kalian setelah kecelakaan tragis itu. Sampai sekarang, aku masih tidak menyangka bisa selamat dari maut yang sudah di depan mata," ucap Dani, membuka pembicaraan dengan nada bersemangat untuk mengusir kecanggungan yang kian menghimpit dada. Santoso dan Tiara tampak tersenyum sumringah. Mereka ikut merasakan kebahagiaan Dani dan tak henti bersyukur karena putra mereka bisa kembali dalam keadaan sehat. "Kamu tahu, Dani? Papi dan Mami hampir saja nekat menyusul masuk ke dalam sungai untuk mencarimu waktu itu," sahut Tiara dengan kedua mata berkaca-kaca. Dani membulatkan kedua matanya lebar, berpura-pura terkejut. "Benar begitu, Mi? Berarti aku memang sangat berharga untuk kalian berdua?" kekehnya mencoba mencairkan suasana. "Tentu saja kamu sangat berharga bagi kami, Dani. Kami hanya memiliki satu anak laki-laki yaitu kamu," jawab Santoso dengan tata
Baca selengkapnya