"Aku tau, jika aku ini memang sangat tampan. Tapi jangan juga kau menatapku kelamaan dengan penuh damba. Nanti bisa jatuh cinta." Kata Tuan Kenzo memperingatkan Aluna, namun justru Aluna merasa tak peraya jika ternyata Tuan Kenzo bisa juga melontarkan kata candaan. Yang Aluna tahu selama ini hanyalah sikap dingin, keras kepala, dan egonya yang tinggi membuatnya terlihat begitu kejam. "Dih ... kepedean, Jangan pernah memuji diri sendiri Tuan. Lagian jikalau aku sampai mencintaimu, memang nya kenapa? apa salahnya mencintai suami sendiri?" Kata Aluna yang mulai menjauhkan pelukan nya, namun tatapan nya masih terus tertuju pada Tuan Kenzo. Aluna bisa melihat perubahan ekspresi Tuan Kenzo meskipun tak begitu kentara, yang jelas Aluna bisa melihat jika kini rahang nya sedikit mengeras seperti sedang menahan sesuatu. "Nggak ada yang salah, jika suami mu itu orang lain, bukan aku. Karena, jika itu aku. Maka bersiaplah kamu akan patah hati. Sampai kapan pun, aku tidak bisa mencintai perempua
Baca selengkapnya