Salsa masih mematung di tempatnya. Yang benar saja dia disuruh buka baju sendiri, pikirnya kesal. Dia mencoba memberanikan diri untuk menatap Nathan, tapi begitu melihat pria bertubuh bongsor itu berjalan mendekat nyalinya langsung ciut. Kakinya seketika terasa seperti tak ada tulangnya. Apalagi saat Nathan menarik pinggang rampingnya dan tubuh mereka kembali saling menempel seolah tubuh Salsa tersengat aliran listrik tegangan tinggi. Tanpa banyak bicara, Nathan langsung mencium bibir Salsa. Karena tak ingin dibentak lagi, Salsa langsung membalas ciuman pria itu, hingga ia merasakan Nathan seperti sedang tersenyum. Saat tangan pria itu mau membuka paksa piyama tidur yang dipakai Salsa, wanita itu langsung menghentikannya. “Jangan dirobek lagi, Om. Ini bajunya Alea,” ujarnya mengingatkan. Meski Nathan sempat berdecak tapi dia akhirnya meminta Salsa untuk membuka baju itu sendiri, “makanya buka sekarang,” desisnya. Dengan setengah hati Salsa melepaskan baju tidur yang dipakainya. K
続きを読む