Jleeb…blessss…!“Auww…pelan-pelan donk, main tusuk ajaaah, pelatuk kamu gede banget tauuu,” bisik Naura, sambil gigaii baju Lintang.“M-maaf sayang, habisnya enak bangeetttt, dueehh mana sesak!” bisik Lintang tak mau kalah.Setelah mendiamkan sebentar, barulah Lintang mulai menggerakan pinggul kokohnya, yang lama-lama makin lancar serta makin yahud daaah.Kini…Lintang dan Naura tak segan-segan berganti-ganti gaya aduhai d gazebo ini, mau gaya apa ajaaaah, Naura ho oh terus.“Habiss enaaak siiiih?” serunya mendesah nyaring.Saat melakuakn gaya berdiri, Naura yang sudah klimaks hingga 2X kini kembali mengejan dan bertepatan dengan itu, Lintang pun ikut mengejan.Srett….sreeeetttt…sretttt…3X semprotan kencang masuk ke rahim Naura. Namanya juga sama-sama masih abege, keduanya nggak mikir akibatnya, bisa saja semprotan Lintang akan menjadi janin.Namun… Seorang wanita yang wajahnya sangat cantik jelita terjengkang saat lakukan ritual itu.“Bangsaattt, kenapa pejuh anak harimau dan anak seri
Read more