Pertumpahan Darah – PART 1 Menurut catatan sejarah, meskipun tragedi berdarah di ibu kota sangat mengerikan, kekacauan itu sebenarnya hanya berlangsung satu malam. Pagi harinya, berbagai pengumuman mulai ditempel di jalanan ibu kota. Isinya sangat singkat: “Sudah puas mainnya?” “Kalau sebelum tengah hari belum balik ke markas, siap-siap mampus.” — Di Lin 27 Maret Para sejarawan di masa berikutnya sangat senang mengkritik pengumuman itu. Mereka menganggap isi perintah tersebut penuh masalah. Pertama, targetnya tidak jelas. Siapa sebenarnya yang dimaksud dengan “kalian bajingan”? Kedua, istilah “tengah hari” terlalu ambigu. Apakah maksudnya jam dua belas tepat? Atau setelah matahari naik tinggi?
Read more