Sonya yang melihat kilat kegelapan di mata Vanessa, tersenyum puas. Baginya, memiliki sekutu yang sama-sama membenci Evelyn Ashford adalah sebuah keuntungan besar. Ia meletakkan cangkir tehnya dengan kasar, lalu mencondongkan tubuhnya ke depan, merendahkan volume suaranya agar tidak terdengar oleh para pelayan butik yang sibuk membersihkan pecahan porselen di lantai."Kau tahu, Vanessa? Kita tidak bisa hanya diam dan merutuki nasib," desis Sonya, matanya menyipit penuh intrik. "Besok pagi adalah pembukaan Arden International Academic Olympiade. Kudengar itu adalah kompetisi tahunan antar sekolah elite itu akan dihadiri oleh banyak media, pejabat tinggi kota, dan para investor besar, termasuk Alexander Sterling yang bertindak sebagai penyokong dana utama."Mendengar nama kompetisi itu, jemari Vanessa yang semula mengepal perlahan melonggar. Namun, alih-alih langsung menyambut ide itu dengan menggebu-gebu, Vanessa justru memundurkan tubuhnya. Semburat keraguan sengaja ia tampilkan di wa
Last Updated : 2026-07-13 Read more