“Eh kamu, Galih, bikin aku kaget saja?” ucap Andhika menyadari adiknya sudah berada di belakangnya, tentu saja dirinya merasa tertangkap basah, namun dia berusaha tenang menghadapinya dan sebisa mungkin menyembunyikan keterkejutannya.“Mau apa Kak Ndik masuk ke ruangan Ayah? Bukankah Ayah sedang meeting di luar kantor?” tegas Sugalih menatap penuh curiga pada kakaknya.“Jangan berpikiran macam-macam, dong, Galih... aku hanya ingin membereskan ruangan Ayah, kamu kan tahu sendiri sekarang aku karyawan bawahan. Kerja ku kan sekarang serabutan, apa saja yang disuruh Ayah pasti akan aku kerjakan, termasuk menyikat closet di ruang kerjanya,” jelas Andhika mencari-cari alasan, Sugalih pun langsung mempercayainya.“Oh iya, tadi aku sudah ketemu menantumu, Marlon, aku cukup kaget melihat perubahan dirinya dan dia juga punya attitude yang sangat baik, saat berpapasan denganku dia sangat ramah, bahkan baru beberapa menit saja ngobrol dengannya, aku bisa merasakan kalau menantumu itu orang yang c
Read more