Hening.Permintaan Helena untuk "kelembutan" tidak dijawab dengan kata-kata. Tidak ada janji, tidak ada bantahan. Hanya ada keheningan yang mencekam, yang justru membuat detak jantung Helena berpacu lebih liar.Namun, keheningan itu pecah oleh satu suara.Hhh...Sebuah embusan napas berat, panas, dan dalam tepat di ceruk lehernya. Suara napas itu terdengar begitu lapar, begitu primitif, hingga membuat bulu kuduk Helena meremang seketika.Pria itu tidak bicara, namun napasnya yang menderu di telinganya mengatakan segalanya: bahwa ia menginginkan Helena, dan ia akan mengambilnya.Tangan pria itu bergerak. Tanpa suara, ia menyibak pakaian tidur Helena dengan gerakan yang efisien namun penuh tekanan. Saat kulit mereka bersentuhan, Helena merasakan panas yang membakar.Pria itu mulai menciumi leher dan bahunya, bukan dengan kelembutan yang diminta, melainkan dengan hisapan-hisapan posesif yang meninggalkan tanda. Helena mengerang, kepalanya terkulai ke belakang, sementara satu-satunya hal
Terakhir Diperbarui : 2026-06-10 Baca selengkapnya