Yudha terdiam cukup lama, ia masuk ke kamar berganti pakaian sambil menyiapkan lilin dan obor sebagai penerang jalan. "Kamu mau ke mana, Yudha?" tanya Sari Penas, Yudha tidak menjawab. Dia cuma tersenyum sambil mengemas tas dari kulit lalu menuju pintu. "Yudha!" suara Sari meninggi seolah takut ditinggal sendirian di rumah. "Mbak, aku akan kembali sebelum fajar tiba. Biar aku siapkan umpan untuk mendapatkan tangkapan yang lebih besar," sahut Yudha dengan senyum penuh misteri.Berjalan tergesa-gesa, bukannya ke pantai justru ke tepi hutan menemui seseorang yang mengirim pesan untuknya. Setelah cukup lama berjanji, ia sampai pada sebuah gubuk yang di sampingnya ada pohon rebah. Pintu gubuk tampak terbuka, aroma wangi yang khas berhembus bisa ia cium dari jarak lima meter."Yudha, aku kira kamu enggak datang," suara itu lembut terdengar, dari balik pintu gubuk Sumiyati berdiri. Gaun sutera longgar yang tipis membuat Yudha bisa melihat lekuk tubuh wanita kaya tersebut meski hanya diteran
Last Updated : 2026-07-12 Read more