CHAPTER 17: The Fever RemedyElena terperanjat. Dia berusaha menegakkan tubuhnya kembali meski cengkeraman tangan Julian di pinggangnya terasa begitu kukuh menahannya."Julian, jangan bercanda! Kamu sedang sakit demam tinggi, lebih baik kamu segera minum obat dan istirahat," ucapnya setengah panik, menatap netra pria itu yang tampak sayu tetapi berkilat tajam.Julian menarik sudut bibirnya, membentuk seringai tipis. "Siapa bilang aku sedang bercanda? Aku serius, Sayang," bisik Julian, suaranya merendah, sarat akan getaran gairah.Meski kondisi tubuhnya masih lemas dan suhunya terasa membakar kulit, Julian mengerahkan kekuatannya untuk menarik Elena. Gadis itu pun masuk ke dalam pelukan hangatnya di atas ranjang besar itu.Elena seketika didera rasa gugup yang luar biasa. Jantungnya berdegup kencang, bukan hanya karena kedekatan mereka, melainkan karena kesadaran yang menampar akal sehatnya.Ini adalah kamar utama penthouse itu. Kamar yang juga ditempati oleh Veronica."Julian, lepaska
Huling Na-update : 2026-06-28 Magbasa pa