Lobi utama Aditama Group tampak seperti sebuah kuil kemegahan yang dingin. Tangan Anya yang menggenggam tumpukan berkas sedikit gemetar. Ia terus menarik bagian bawah roknya yang sangat pendek, mencoba menutupi pangkal pahanya yang terpampang jelas. Namun, setiap gerakannya hanya membuatnya semakin sadar betapa tidak nyamannya pakaian ini. Kainnya tipis, transparan di beberapa bagian, dan didesain bukan untuk bekerja, melainkan untuk dipajang.“Jangan ditarik terus, An. Nanti malah kelihatan aneh,” bisik Bulan yang berdiri di sampingnya. Nada suaranya datar, namun ada peringatan keras di sana.Anya menoleh, menatap sahabatnya itu dengan mata yang memohon pengertian. “Gue merasa telanjang, Bul. Ini kantor, bukan tempat tidur.”Bulan mendesah pelan, ia melirik sekeliling untuk memastikan tidak ada orang yang mendengar. “Dengar, Anya. Di sini, cara pandang orang tentang ‘pakaian kerja’ berbeda. Kalau lu mau bayaran yang cukup untuk rumah sakit Arka, lu harus berhenti berpikir sebagai de
Last Updated : 2026-07-01 Read more