Pada hari pemeriksaan lanjutan, Justin mengaku harus mengurus pekerjaan di perusahaan sehingga hanya menyuruh sopir mengantarkanku ke rumah sakit.Aku menjalani semuanya seorang diri, mulai dari mengurus pendaftaran, mengantre, menjalani USG, hingga menunggu hasil pemeriksaan.Dokter mengernyit sambil memeriksa rekam medisku."Pemulihanmu setelah operasi belum terlalu baik. Masih ada sisa darah di dinding rahim yang belum bersih. Minum obatnya sesuai jadwal, jangan terlalu capek, dan usahakan jangan terlalu banyak pikiran.""Mana keluargamu? Kenapa nggak ada yang menemani?""Mereka sedang sibuk," jawabku pelan.Dokter hanya menatapku sekilas sebelum kembali menuliskan resep tanpa bertanya lagi.Setibanya di rumah, Justin sudah menunggu di ruang tamu.Begitu melihatku masuk, dia langsung berdiri dan mengambil kantong obat dari tanganku."Bagaimana hasil pemeriksaannya?""Pemulihannya masih dalam proses," jawabku.Dia mengangguk pelan.Namun, kalimat berikutnya membuat seluruh tubuhku se
続きを読む