Ibu menarik rambut panjang Elsa dengan kasar, membuat wanita itu meringis kesakitan. "Ah!" Elsa berusaha memegangi tangan ibunya demi mengurangi rasa sakit di kulit kepala, sementara air mata kembali membanjiri wajahnya yang memanas. "Mamah enggak pernah merasa cukup sama semua yang Elsa kasih... Elsa enggak akan lupa sama semua kebaikan Mamah, jasa-jasa Mamah karena sudah membesarkan Elsa sampai detik ini, hiks..." Elsa tercekat, suaranya patah oleh isak tangis. "Tapi enggak gini caranya, Mah." Ibu melepaskan cengkeramannya dengan sentakan kasar. Dia menegakkan tubuh, lalu menyilangkan tangan di depan dada dengan angkuh, seolah kekerasan yang baru saja dia lakukan adalah hal yang wajar. "Transfer uang yang Mamah minta, berhenti menangis, dan jangan banyak ngeluh." Elsa terpekur dengan lelehan air mata yang membasahi wajah. Semua pengorbanan yang dia lakukan selama delapan tahun ini ternyata tidak ada artinya. Tidak ter
Huling Na-update : 2026-07-07 Magbasa pa