"Maaf, aku nggak bisa kasih tahu," jawab Valerie, akhirnya. Setelah ia menoleh ke arah Bianca dan menahan pintu yang sudah terbuka.Bianca mengerutkan kening. "Emangnya kenapa?""Kalau aku kasih tahu, kamu pasti bakal datang buat lihat Ethan. Terus kalau sampai ketahuan dan mengganggu aktifitas dia, pasti aku yang akan kena batunya."Bianca langsung tertawa kecil. "Emang, bisa ketahuan ya?"Valerie menggedikkan bahu pelan. "Bisa saja, kan? Masa depan tidak ada yang tahu, Bi."'Seperti sekarang. Bisa-bisanya aku berada dalam tubuh perempuan ini!' batin Valerie. "Ya ampun, Ser... Kamu serius amat sih?! Aku kan cuma pengen liat Ethan dari jauh...," tanya Bianca, seraya memohon kepada Valerie. Dengan cepat, Valerie menggelengkan kepala. "Lain kali saja! Kalau memang ada kesempatan, pasti akan aku kasih tau. Untuk sekarang, aku benar-benar harus pergi."Bianca menghembuskan napas pelan dan mengangkat kedua tangan, seolah menyerah dengan permintaan tadi. "Baiklah! Hati-hati, di jalan!""
Last Updated : 2026-07-22 Read more