“Cepat, Indah! Dandani dia!”Suara Darsono memerintah Indah, istrinya, dengan kasar.Indah tersentak. Tangannya yang keriput menggenggam lengan Arumi, menarik gadis itu berdiri dari kursi ruang tamu. Arumi terhuyung.Matanya masih sayu, belum sepenuhnya sadar dari lamunan tentang buku-buku sekolah yang ia tinggalkan dua tahun lalu.“Bu, ada apa ini?” Arumi bertanya, suaranya parau. “Kenapa aku harus berdandan jam segini?”Indah tidak menjawab. Hanya desahan berat yang keluar dari bibirnya yang mengering.Ia menyeret Arumi masuk ke kamar sempit di belakang rumah.Arumi duduk di depan cermin. Ia menatap pantulan wajahnya. Rambut panjang tergerai, wajah bulat dengan mata besar yang kini dipenuhi tanda tanya. “Bu, tolong jawab. Aku takut.”Dari balik pintu, suara Darsono kembali berteriak.“Kamu akan menikah dengan Juragan Gatot!”Arumi membeku.Juragan Gatot. Nama itu membuatnya takut.Saudagar kaya di desanya, Kanigara. Usianya sudah melewati angka lima puluh tahun. Dan reputasinya, Aru
最後更新 : 2026-07-09 閱讀更多