Bab 2“You're a virgin?”"Shut up! Ini sangat sakit, Ian."Killian tersenyum lebar, hatinya berdegup begitu cepat. Ada perasaan luar biasa yang berbeda saat ini—sebuah kepuasan yang mendadak meletup di dadanya. Dokter sedingin es yang biasanya abai pada sekitar itu kini merasakan posesif yang begitu pekat.Ia memandangi wajah Irina yang berkerut menahan perih, lalu berbisik dengan suara rendah yang begitu menenangkan, "Serahkan padaku, hmm?"Ia kembali melumat bibir Irina. Mereka berciuman sangat intens, lidah saling melilit, menularkan sisa rasa manis alkohol dan pekatnya gairah. Killian mulai menggerakkan pinggulnya dengan tempo yang perlahan namun dalam, memberikan waktu agar tubuh wanita di bawahnya terbiasa.Pekikan kecil lolos dari bibir ranum Irina, "I-ian... Ini... Ah..."Rasa sakit itu perlahan mengikis, berganti dengan desahan yang memabukkan saat sentuhan Killian menuntut akal sehatnya semakin jauh ke dasar jurang kenikmatan. "Oh my, rasanya luar biasa Ian."Killian terus m
Last Updated : 2026-07-13 Read more