Mobil berbelok tajam, memasuki sebuah gerbang besar berbentuk mulut naga emas yang tampak norak namun mengintimidasi. "Dengar, Kiara," suara Darius berubah serius. Dia memutar tubuhnya menghadap Kiara, meletakkan satu tangan di sandaran kursi gadis itu, mengurungnya. "Tempat ini berbeda dengan The Elysium. Kasinoku adalah bisnis. Tempat ini adalah rumah jagal. Di sini, orang mempertaruhkan bukan cuma uang, tapi jari, istri, bahkan nyawa." Darius menatap mata Kiara tajam. "Tugasmu sederhana. Kamu adalah trophy woman-ku. Hiasan cantik di lenganku. Jangan bicara kecuali ditanya. Jangan menatap mata siapa pun lebih dari dua detik. Dan..., jangan lepaskan lenganku." "Aku mengerti," cicit Kiara. "Tersenyumlah," perintah Darius, jarinya menyentuh dagu Kiara, memaksanya mendongak. "Kamu sedang bersama Darius Gan, Raja Kasino Makau. Kamu harus terlihat seolah kamu memiliki dunia, bukan seolah kamu takut padanya." Mobil berhenti. Pintu dibuka oleh valet yang terlihat kasar dan ber
Last Updated : 2026-07-30 Read more