“Sakit!” keluh Erin sambil mengusap dahinya yang baru saja disentil oleh Melvin. “Iiihh kenapa kamu menyentil ku, sakit tahu!” pekiknya kesal dengan raut wajah merah padam.“Itu cara supaya isi kepalamu kembali normal,” Balas Melvin seolah bisa menebak apa yang sementara dipikirkan oleh Erin. “Memang apa isi kepalaku, memang kamu tahu?” tentang Erin, meminta Melvin mengatakan apa yang dia pikirkan sampai Melvin seenaknya mengatakan seperti itu padannya, tangannya masih terus mengusap dahinya untuk menghilangkan rasa sakit akibat ulah Melvin. Melvin tersenyum miring, lalu dengan pelan kembali mendekati Erin sambil mendudukkan kepalanya menatap wajah kesal wanita yang sudah menjadi istrinya. “Ingin aku realisasikan saja apa yang tadi kamu pikirkan. em?”.Erin seketika panik dan menggeleng cepat, paham maksud dari ucapan Melvin “Tidak!”. “Kalau begitu cepat ganti bajumu dan tidur, besok pagi kita akan kembali ke partemanku”.“Apartemen? Maksudnya kita berdua. Eh tunggu, aku tidak meng
Terakhir Diperbarui : 2026-07-29 Baca selengkapnya