Novel 'Hasrat Terlarang' memang meninggalkan kesan yang dalam bagi banyak pembaca, terutama dengan ending yang cukup terbuka. Aku ingat dulu sempat mencari-cari info tentang sequelnya karena penasaran apakah karakter utama benar-benar menemukan kebahagiaan atau justru terjerumus lebih dalam. Dari beberapa forum diskusi yang kubaca, sepertinya belum ada kabar resmi tentang lanjutannya. Tapi justru ini yang bikin menarik – ending ambigu itu memicu banyak teori fan-made di komunitas. Ada yang nge-fanfic tentang kemungkinan reunion, ada juga yang bikin alternate ending lebih gelap. Mungkin penulis sengaja biarkan pembaca berimajinasi sendiri?
Kalau dari sisi penerbit, biasanya mereka bakal ngeluarin sequel kalau novel pertama laris banget. 'Hasrat Terlarang' emang populer sih, tapi kadang penulis juga punya alasan kreatif untuk nggak nerusin. Bisa jadi mereka merasa cerita sudah cukup kuat berdiri sendiri. Atau jangan-jangan... penulisnya lagi sibuk ngumpulin bahan buat twist yang lebih epik di sequel? Aduh, jadi pengen ngejar-ngejar kabar terbaru nih!
Setelah ngecek ke beberapa sumber terpercaya, sepertinya 'Hasrat Terlarang' memang dirancang sebagai standalone novel. Awalnya aku agak skeptis karena beberapa plot terasa belum tuntas, tapi semakin kupikir-pikir, mungkin itu maksud penulisnya. Ending yang nggak jelas itu bikin kita terus kepikiran bahkan bertahun-tahun setelah baca. Karya yang bikin nagih gitu justru lebih memorable daripada yang semua dijelasin detail.
Beberapa temen di grup literasi pernah bilang bahwa terkadang ketiadaan sequel malah jadi berkah. Bayangin aja kalau ternyata lanjutannya ngecewain? Lebih baik ending misterius daripada dipaksa-paksain ceritanya. Tapi kalau emang pengen eksplor lebih jauh, coba cari karya lain dari penulis yang sama – biasanya ada easter egg atau tema serupa yang bisa ngobatin kangen sama atmosfer 'Hasrat Terlarang'.
Beberapa bulan lalu sempat heboh rumor tentang adaptasi film 'Hasrat Terlarang', dan biasanya kalau sudah sampai tahap itu, kemungkinan besar sequel novelnya akan menyusul. Tapi setelah kutelusuri lebih jauh, ternyata itu cuma harapan fans aja. Aku sendiri termasuk yang agak kecewa karena merasa masih banyak benang merah yang belum terurai. Misalnya nasib tokoh antagonisnya yang kabur, atau rahasia keluarga si protagonis yang cuma disinggung sekilas di chapter akhir.
Justru karena nggak ada sequel, novel ini sering jadi bahan diskusi seru di klub buku online. Ada yang interpretasi endingnya sebagai metafora, ada yang bilang itu sindiran sosial terselubung. Keren sih karya yang bisa memicu banyak pembacaan berbeda gitu. Mungkin suatu hari nanti bakal ada surprise announcement, tapi untuk sekarang, lebih baik nikmati aja misterinya. Siapa tahu malah lebih puas dengan ruang untuk berimajinasi sendiri?
2026-07-10 12:06:51
2
Lihat Semua Jawaban
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Buku Terkait
Pemuas Hasrat Atasanku
Atieckha
10
441.6K
“Aku akan memberimu pinjaman itu, asal kau mau menjadi budak nafsuku.”
“Tapi, Pak—”
“Kalau kau menolak, aku tidak akan memberi pinjaman sepeserpun untuk suamimu.”
Aku dipaksa meminjam uang oleh suamiku yang kejam pada tetangga kami yang kaya raya. Bahkan aku harus merelakan tubuhku dijadikan budak hasrat pria itu. Akankah aku berhasil melepaskan diri dari masalah rumit ini? Atau justru aku akan terperangkap semakin dalam?
“Ini hari ulang tahun Ibuku, kamu malah bawa cinta sejatimu datang dan bilang mau cerai? Sudah sebegitu nggak sabarnya?”
“Iya!”
“Baiklah, aku setuju perceraian ini! Mulai sekarang, hubungan kita sudah putus!”
Setelah bercerai, direktur cantik, superstar dan putri kerajaan mulai mendekatiku.
Setelah cerai, aku menjadi ahli pengobatan dan bela diri, punya kekuataan tak terbatas.
Setelah cerai, keluargamu hancur lebur dan kamu menyesal hingga terpuruk. Tapi apa gunanya berlutut menangis di depanku sekarang?
"Pak Argan, jangan baca novel ini!"
Menjadikan dosen sendiri sebagai inspirasi novel erotis adalah ide gila. Dan sialnya, novel itu jadi trending 1 di aplikasi hingga Sang Dosen yang killer dan dingin itu jadi pembaca setianya. Pak Argan menatap bibirku sekilas, lalu kembali ke mataku.
"Novelmu bagus, tapi alangkah lebih bagus lagi, kamu bisa menghidupkan feelnya, melakukannya denganku!"
Ketika kesepian seorang istri bersua dengan tatapan terlarang, berenang tanpa busana di bawah langit malam menjadi awal dari godaan yang mematikan, menjanjikan sentuhan terlarang yang tak lagi ditemukan di ranjang pernikahan.
"Bagaimana kalau ketahuan?" ucapnya terengah.
"Apakah suamimu peduli?"
TRIGGER WARNING:
Mengusung isu trauma kekerasan (fisik/finansial/psikologis), hubungan yang intens tetapi bermasalah, serta ketimpangan/penyalahgunaan kuasa. Dahulukan kesehatan mental Anda.
***
"Apakah jawabanku akan membuatku ditahan, Detektif Evans?”
“Mungkin saja. Tapi, tidak seperti yang kau pikirkan.”
***
Detektif Gregory Alistair Evans terpikat pada wanita cantik yang bertabrakan dengannya di depan stasiun kereta bawah tanah.
Tabrakan itu meninggalkan noda kopi di mantelnya dan selembar judul naskah fiksi milik sang wanita.
Ketertarikan yang begitu mengganggu, membuatnya menyimpan lembaran itu, sekaligus bertekad untuk menemukan kembali pemiliknya.
Benar saja. Hanya dalam hitungan jam, mereka saling terhubung. Sayangnya, pertemuan mereka kali ini dilatarbelakangi kasus kriminal yang melibatkan naskah milik wanita itu, Tara Elizabeth Bradley alias Violet Crow.
Batas antara penyelidik dan saksi/tersangka menjadi samar. Greg harus memilih. Menjadi penegak hukum yang profesional dan mempertahankan lencananya, atau menjadi pria yang melindungi dan memiliki Tara sekaligus mempertaruhkan kariernya.
"Enak nggak?"
"Hmm... suamiku saja nggak pernah memperlakukan aku seperti ini!"
Malam itu, di sebuah bioskop privat, aku sengaja menggoda suamiku, membiarkan tangannya yang besar meraba pinggang dan bokongku. Namun, ketika menoleh, aku baru menyadari bahwa aku salah orang, dia ternyata pria asing. Pria itu bahkan lebih perkasa daripada suamiku, dan berhasil menaklukkan aku sepenuhnya...
Aku ingat betul ketika pertama kali menyelesaikan 'Belahan Jiwa yang Hilang', rasanya seperti kehilangan teman dekat. Ceritanya begitu menyentuh dan karakter utamanya sangat relatable. Setelah mencari tahu, ternyata memang ada sequelnya berjudul 'Pulang'. Novel ini melanjutkan perjalanan emosional sang protagonis, dan menurutku, justru lebih dalam dari yang pertama. Aku sempat menangis beberapa kali saat membacanya.
Yang menarik, 'Pulang' tidak sekadar melanjutkan cerita tapi juga mengeksplorasi tema-tema baru yang membuatku berpikir panjang tentang arti keluarga dan pengorbanan. Kalau kamu suka yang pertama, kemungkinan besar akan jatuh cinta pada sequel ini juga. Aku sendiri sampai harus beli tissue box khusus setiap kali baca chapter tertentu!
Aku adalah penggemar berat karya-karya Indonesia, sehingga penasaran dengan kelanjutan 'Lelaki yang Tak Terlihat Itu' karya Eka Kurniawan. Sayangnya, sampai saat ini belum ada kabar resmi tentang sequel-nya. Eka Kurniawan lebih dikenal dengan karya-karya lain seperti 'Cantik Itu Luka' dan 'O' yang juga punya ciri khas magis-realisme seperti novel ini.
Kalau kamu suka gaya penulisannya, aku rekomen banget baca 'Cantik Itu Luka' yang juga punya atmosfer gelap dan kompleks. Atau coba 'Laut Bercerita' dari Leila S. Chudori untuk cerita dengan nuansa misterius yang sama dalam. Meski belum ada lanjutan, novel ini tetap layak dibaca ulang untuk menangkap detail-detail halus yang mungkin terlewat.
Ada kabar menarik buat penggemar 'Yang Telah Lama Pergi'! Novel ini memang belum punya sequel resmi, tapi menurut beberapa forum diskusi, penulisnya sempat menyinggung konsep lanjutan cerita dalam sebuah wawancara tahun lalu. Aku sendiri pernah mencari info sampai ke akun media sosial penulis, dan ada petunjuk samar tentang kemungkinan proyek tersebut.
Yang bikin penasaran, beberapa elemen di akhir novel seolah menyiapkan landasan untuk kelanjutan. Misalnya, nasib karakter A yang masih ambigu atau misteri kota B yang belum terpecahkan. Kalau dilihat dari pola karya penulis sebelumnya yang suka membuat trilogi, kecil kemungkinan cerita ini benar-benar selesai begitu saja.
Baru-baru ini sempat penasaran juga soal kelanjutan 'Pengantin Tertukar'. Setelah cek-cek di beberapa forum buku lokal, kayaknya belum ada kabar resmi tentang sequelnya. Tapi penulisnya sering banget kasih subtle hints di media sosial tentang kemungkinan lanjutan cerita. Mungkin masih proses atau malah bikin surprise besar? Pengen banget sih lihat karakter-karakter itu berkembang lagi, apalagi ending pertama cukup bikin penasaran!
Kalau dari pengalaman baca novel lokal lainnya, kadang sequel muncul tiba-tiba setelah beberapa tahun. Jadi mungkin worth it untuk terus pantau akun penulis atau penerbitnya. Siapa tahu tahun depan jadi dapat kabar gembira!